Langsung ke konten utama

Mempersembahkan film horor terbaru berjudul "Pemandi Jenazah". Sebagai Kolaborasi Hadrah Daeng Ratu dan Lele Laila serta Totalitas Aghniny Haque dan Djenar Maesa Ayu


  Jakarta, 18 Januari 2024 - Visual Media Studio  mempersembahkan film horor terbaru berjudul "Pemandi Jenazah". Film ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan naskahnya ditulis oleh Lele Laila. Keduanya merupakan sutradara dan penulis box office dari banyak film horor, seperti "KKN di Desa Penari", “Sijjin”, dan "Makmum", Untuk menghilangkan rasa penasaran para pecinta film horor, rumah produksi Visual Media Studio secara resmi merilis trailer film Pemandi Jenazah. Di dalam Trailer berdurasi kurang dari 2 menit ini, dihadirkan adegan-adegan menakutkan berdasarkan cerita dari seorang pemandi jenazah sesungguhnya.

  Produser Visual Media Studio, Tony Ramesh mengungkapkan, meski ini film perdana, dirinya ingin menghadirkan sebuah film horor berkualitas.” Sebagai film pertama, kami ingin menghadirkan standart tertinggi untuk film ini. Untuk itulah, kami telah menyatukan penulis skenario Lele Laila dan sutradara Hadrah Daeng Ratu, yang sudah terbukti berhasil melahirkan film-film horor berkualitas. Selain itu, dalam pemilihan pemain kami juga berusaha menghadirkan pemain-pemain terbaik di genre horor, hingga terpilih Djenar Maesa Ayu, Aghniny Haque dan Ibrahim Risyad yang sudah melewati proses pendalaman karakter yang tidak main-main. Untuk itulah Visual Media Studio berharap, film Pemandi Jenazah, menjadi tolak ukur film horor berkualitas di awal tahun 2024 ini,” ujarnya.

  Dengan standar film yang tinggi, Aghniny Haque dan Djenar Maesa Ayu telah berusaha memberikan akting yang totalitas. Aghniny Haque bahkan sampai melakukan riset hingga belajar tentang tata cara memandikan jenazah yang baik, dengan melakukan praktek secara langsung yang dibimbing oleh pemandi jenazah profesional. 

  "Banyak banget hal yang diambil dari film ini, saya jadi tau prosesi yang benar memandikan jenazah. Karena masih awal, selesai workshop mandiin jenazah, badan kaya berat banget, kata orang yang bantu, katanya semacam ketempelan", kata Aghniny mengutarakan pengalamannya.

  Hal senada juga disampaikan oleh Djenar Maesa Ayu. "Kami disini memberikan totalitas dalam berakting. Bahkan sampai mengalami kejadian-kejadian mistis. Mudah-mudahan nanti penonton film Pemandi Jenazah juga bisa merasakan ketakutan seperti yang kami alami ketika mendalami film ini di proses syuting," tambah Djenar Maesa Ayu.

  Hadrah Daeng Ratu, yang didapuk untuk menyutradarai film "Pemandi Jenazah" mengungkapkan, film ini memiliki pesan mendalam tentang kematian. "Film Pemandi Jenazah akan membuat penontonnya ingat kematian dan akan mengajak penonton untuk membayangkan bagaimana rasanya dimandikan, dikafani, dan dikubur. Jadi saya berharap, karya terbaru saya ini, akan membuat penontonnya berpikir ulang tentang kematian," jelas Hadrah Daeng Ratu.

  Selain Aghniny Haque dan Djenar Maesa Ayu, film yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 22 Februari 2024 ini, juga dibintangi oleh Ibrahim Risyad, Amara Sophie, Nola B3, Mian Tiara dan Ruth Marini.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...