Langsung ke konten utama

Film “Glenn Fredly The Movie” Rilis Official Trailer & Poster Sajikan Kisah Cinta Haru Glenn Fredly! Tayang 25 April 2024

 Film drama “Glenn Fredly The Movie” yang dibintangi Marthino Lio akan tayang di seluruh bioskop pada 25 April 2024


Jakarta, 25 Maret 2024 – Bersiaplah untuk terhanyut dalam kisah cinta dan keluarga sang legenda musik Indonesia, dalam film drama yang disutradarai Lukman Sardi, “Glenn Fredly The Movie.” Film persembahan dari Time International Films dan Adhya Pictures yang diproduksi oleh DAMN! I Love Indonesia Pictures ini siap membawa penonton menyelami perjalanan hidup Glenn, mulai dari masa perjuangannya di dunia musik, hingga kisah cintanya yang menyentuh hati. Official trailer dan poster film menjanjikan visual yang memukau dan cuplikan kisah yang penuh emosi. Film “Glenn Fredly The Movie” akan rilis di bioskop pada 25 April 2024.

Aktor pemenang Piala Citra FFI 2022 dan 2023 Marthino Lio memerankan Glenn dengan penuh penghayatan. Penampilannya membangkitkan kenangan dan membawa kembali sosok Glenn yang penuh talenta dan kharisma.

Soundtrack film ini juga menghadirkan kembali lagu-lagu hits Glenn Fredly yang tak lekang oleh waktu. Lebih istimewa lagi, film ini juga akan menampilkan lagu baru ciptaan Bung Glenn yang belum pernah dirilis, berjudul “Keluarga” yang dinyanyikan oleh sahabat Glenn, Yura Yunita, pemenang Piala Citra FFI 2023 untuk pencipta lagu tema terbaik. Di film ini, juga akan memperkenalkan Eldhy Victor, sosok yang akan turut mengisi suara di dalam film. Eldhy merupakan musisi yang dikenal lewat karya cover-nya, dengan karakter vokal yang mirip dengan Bung Glenn.

Film “Glenn Fredly The Movie” bukan hanya kisah tentang seorang musisi, tetapi juga tentang cinta, keluarga, dan nilai-nilai kemanusiaan yang selalu diajarkan Glenn. Film ini diharapkan dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berkarya dan menyebarkan kebaikan. Produser Daniel Mananta berharap film ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Semoga film ini dapat menjadi pengingat tentang sosok Glenn Fredly yang luar biasa dan menginspirasi banyak orang,” ujar produser “Glenn Fredly The Movie” Daniel Mananta.


“Glenn Fredly The Movie” adalah persembahan istimewa bagi para penggemar dan seluruh masyarakat Indonesia. Film ini mengajak kita untuk kembali mengenang karya dan nilai-nilai positif yang diwariskan oleh Glenn Fredly. Dibintangi oleh pemenang Piala Citra FFI 2022 untuk Pemeran Utama Pria Terbaik Marthino Lio, Bucek, Ruth Sahanaya, Zulfa Maharani, Alyssa Abidin, Sonia Alyssa, Sahira Anjani, dan Winky Wiryawan.

“Film ini dibuat dengan penuh cinta dan rasa hormat kepada Glenn. Kami ingin menghadirkan kisah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh hati dan memberikan inspirasi,” kata sutradara Lukman Sardi.

“Memainkan peran Glenn Fredly adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab besar. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk membawakan karakternya dengan penuh dedikasi,” tambah pemeran Glenn Fredly, Marthino Lio.



Tentang TIME International Films

Bermula dari sebuah misi untuk menyoroti industri perfilman Indonesia di kancah global, Time International Films kini menjelma sebagai salah satu rumah produksi prominen dengan ragam karya yang memikat perhatian audiens lintas generasi dan latar belakang. Dengan tim kreatif yang terdiri dari sineas lokal dan internasional, sejumlah film Indonesia peraih penghargaan dan nominasi bergengsi karya Time International Films pun telah dinikmati oleh jutaan penonton layar lebar.

Tak hanya sukses memproduksi film penuh aksi, seperti The Raid (2011), The Raid 2 (2014), dan Foxtrot Six (2019), Time International Films juga menghanyutkan para penikmat karya sinema ke dalam kisah inspiratif melalui Susi Susanti: Love All (2019). Di bawah pimpinan Irwan D. Mussry selaku President & Executive Director, Time International Films berfokus di bidang pendanaan, penempatan ekuitas, sponsorship oleh brand, pemuatan produk, dan distribusi film secara global.
Merupakan bagian dari Time International Group, pengembang merek dan perusahaan ritel terdepan di bidang produk jam tangan, mode, dan gaya hidup di Indonesia, Time International Films berkomitmen untuk mengapresiasi tinggi perfilman Indonesia dan membawanya ke level selanjutnya.

Tentang DAMN! I Love Indonesia Pictures

DAMN! I Love Indonesia Pictures adalah rumah produksi berbasis di Jakarta, Indonesia yang telah sukses memproduksi film biopik Susi Susanti: Love All yang mendapat 13 nominasi di Festival Film Indonesia 2020. Bermula dari brand fashion DAMN! I Love Indonesia yang dikenal dengan desain yang menampilkan budaya, tradisi, dan keindahan alam Indonesia, kini DAMN! I Love Indonesia mengembangkan bisnisnya ke sektor entertainment dengan menghadirkan rumah produksi DAMN! I Love Indonesia Pictures. Melalui film Glenn Fredly The Movie, DAMN! I Love Indonesia Pictures kembali menghadirkan film tentang sosok berpengaruh Indonesia yang memberi inspirasi.

Tentang Adhya Pictures

Adhya Pictures merupakan anak perusahaan multi-bisnis Adhya Group, yang secara khusus berkiprah di dalam hulu ke hilir industri film, mulai dari Film Financing, Distributor & Content Aggregator, Marketing & Promotion Service, hingga produksi Visual Effects & CGI. Adhya Pictures berkomitmen untuk mendukung dan memajukan industri film Indonesia di panggung lokal dan internasional melalui karya film berkualitas yang bisa dinikmati oleh audiens Indonesia.

Adhya Pictures melalui dua talenta di dalam proyeknya berhasil meraih Piala Citra dalam Festival Film Indonesia 2023: Reza Rahadian sebagai pemeran pria terbaik dalam Berbalas Kejam dan Kalvin Irawan (Lumine Studio) penata visual efek terbaik dalam Sri Asih. Afiliasi dari Adhya Pictures: Kathanika Films, Lumine Studio, DAMN! I Love Indonesia Pictures, Satria Dewa Studio, Peregrine Studios, Wong Vardha.

Hasil karya dari Adhya Pictures antara lain: Berbalas Kejam (2023, Prime Video), Mantra Surugana (2023), Gampang Cuan (2023), dan yang akan datang segera: Tulang Belulang Tulang, Romeo Ingkar Janji, Goodbye Farewell.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...