Langsung ke konten utama

Adaptasi dongeng Timun Mas menjadi film horor mencekam. Gandhi Fernando, Celine Evangelista, & Valerie Thomas turut meramaikan.

 


Jakarta, 19 Juli 2024 - Creator Pictures dan SeruJuga Film Studio dengan bangga memproduksi film horor terbaru berjudul ‘Penunggu Rumah: Buto Ijo’ yang diproduseri oleh Gandhi Fernando dan Adnan Djani. Film ini menawarkan pengalaman horor yang baru dengan menghadirkan sosok terkenal dari dongeng Timun Mas, yaitu Buto Ijo. Kali ini Buto Ijo hadir dalam versi horor modern yang kelam dan berlatar tahun 2024.


‘Penunggu Rumah: Buto Ijo’ bercerita tentang Srini (Celine Evangelista), seorang janda dengan satu anak yang mulai dihantui oleh sosok raksasa menjelang ulang tahun anaknya yang ke-6. Dalam usaha mencari bantuan, Srini menghubungi Ali (Gandhi Fernando) mantan pacarnya yang merupakan content creator horor uji nyali. Ali dan Lana (Valerie Thomas) adiknya, yang terdesak kebutuhan ekonomi pun setuju untuk membantu Srini. Situasi berubah menjadi kelam ketika sosok Buto Ijo mulai menampakan diri di hadapan Ali. Perlahan teror demi teror muncul & mulai menguak rahasia gelap di rumah tersebut.

Film ini disutradarai oleh Achmad Romie, yang sebelumnya merupakan co-director di film produksi Renee Pictures berjudul “Mantan”. Selain itu, Romie turut menjadi sutradara film omnibus ‘Dongeng Mistis’ (segmen “Pocong”). Saat ini, Romie baru saja menyelesaikan film musikal keluarga berjudul “Iyus Jenius".


“Penunggu Rumah: Buto Ijo” juga menampilkan Celine Evangelista sebagai Srini, Meryem Hasanah sebagai Tisya, Gandhi Fernando sebagai Ali, Valerie Thomas sebagai Lana, Adnan Djani sebagai Indra, dan Arie Dwi Andhika sebagai Riza. Film ini ditulis oleh Gandhi Fernando & diproduseri bersama Adnan Djani.

Proses syuting telah rampung sejak 16 Juli 2024 dengan rencana rilis di bioskop pada tahun 2025 mendatang. Film ini menawarkan sesuatu yang berbeda dari teror hantu yang biasa hadir di film Indonesia pada lainnya. Buto Ijo yang awalnya hadir dalam kisah legenda dongeng Indonesia diintrepetasikan secara kreatif oleh Creator Pictures & SeruJuga Film Studio dengan memberikan sentuhan elemen dua dimensi mencekam serta kombinasi kelamnya tren konten media sosial yang marak terjadi di masyarakat saat ini. Sebuah petaka yang berawal dari bantuan tulus tokoh utamanya yang ingin membantu lewat konten media sosial, namun justru menjadi awal petaka penuh adrenalin serta sajian horor dengan visual dan warna baru.

Lebih jauh tentang Penunggu Rumah: Buto Ijo tunggu update selanjutnya serta kehadirannya di bioskop 2025.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...