Langsung ke konten utama

Film Dokumenter “All Access to Rossa 25 Shining Years” Mengungkap Perjalanan Hidup & Karier Rossa yang Belum Pernah Terlihat Sebelumnya

 Film dokumenter “All Access to Rossa 25 Shining Years” akan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 01 Agustus 2024



Jakarta, 29 Juli 2024 – Film dokumenter persembahan Time International Films, “All Access to Rossa 25 Shining Years” yang disutradarai oleh Ani Ema Susanti akan mulai tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai tanggal 01 Agustus 2024. Film dokumenter yang diproduksi oleh Inspire Pictures dan Sinemaku Pictures ini menyorot perjalanan karier Rossa sebagai salah satu diva legendaris Indonesia.

Film dokumenter “All Access to Rossa 25 Shining Years” juga akan membawa penonton memasuki sisi lain dari sosok Rossa yang belum pernah terungkap sebelumnya. Mulai dari awal perjalanan karier Rossa, perjuangannya menjadi seorang ibu untuk anak laki-lakinya, hingga kisah di balik konser tunggal “25 Shining Years Concert” pada tahun 2022 yang menandai 25 tahun perjalanan karier Rossa di industri musik Indonesia.

“Melalui film dokumenter ini, masyarakat Indonesia akan melihat sosok Rossa dari berbagai macam sudut pandang. Rossa sebagai seorang diva, Rossa sebagai seorang ibu, hingga Rossa sebagai wanita entrepreneur,” kata sutradara “All Access to Rossa 25 Shining Years”, Ani Ema Susanti.

P. Intan S. selaku manajer Rossa sekaligus produser eksekutif film “All Access to Rossa 25 Shining Years” dari Inspire Pictures menambahkan, film dokumenter ini seakan melengkapi segala pencapaian yang telah Rossa raih selama lebih dari 20 tahun berkarya.

“Sebagai orang yang selalu berada di balik layar kesuksesan Rossa, melihat hasil dari film ini rasanya sangat luar biasa. Bagi saya, film dokumenter ini ibarat cherry on top dari legacy karier Rossa yang telah dia bangun lebih dari 20 tahun lamanya,” ungkap manajer Rossa, P. Intan S.

Melalui film ini, Rossa sekaligus ingin mengucap terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan setia mendukungnya sampai berada di titik sekarang. Rossa pun mempersembahkan film ini untuk para penggemarnya, Pecinta Rossa, dan berharap bahwa filmnya dapat menjadi inspirasi bagi siapa pun yang menontonnya.



“Semoga film ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi para talenta muda di industri musik Indonesia yang tengah berjuang membangun kariernya. Bahwa untuk bisa berada di titik ini, aku juga melalui perjuangan yang tidak mudah, penuh dedikasi, kerja keras, dan selalu berinovasi,” tambah Rossa.

Film “All Access to Rossa 25 Shining Years” juga mendapat dukungan dan apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf). Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan dukungan serta harapannya terhadap film “All Access to Rossa 25 Shining Years” supaya bisa membawa dampak positif tidak hanya bagi industri film, melainkan juga untuk industri musik Indonesia.

“Saya harap film dokumenter ini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor perfilman dan musik Indonesia, seperti dapat meningkatkan persentase okupansi film dokumenter di jaringan komersial serta menjadi inspirasi untuk para musisi lain agar mendokumentasikan perjalanan karier musik mereka,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.



Film “All Access to Rossa 25 Shining Years” diproduseri oleh Inarah Syarafina, Sugi Compros, Boy Rianto Latu, serta Alfreno Kautsar Ramadhan. Selain menjadi bintang utama, Rossa juga turut menjadi produser eksekutif bersama Irwan D. Mussry, P. Intan S., Yahni Damayanti, serta Umay Shahab dan Prilly Latuconsina.

Ikuti terus informasi dan perkembangan terbaru mengenai film dokumenter “All Access to Rossa 25 Shining Years” yang akan tayang di bioskop mulai 01 Agustus 2024 melalui akun Instagram @rossaconcert, @inspire_idn, dan @sinemaku.pictures.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...