Langsung ke konten utama

Feby Putri, Prilly Latuconsina dan Dikta Ajak Ribuan Peserta Olah Rasa Bersama di Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis

 Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis merupakan acara sharing support group bersama ahli profesional untuk menyambut rilisnya film terbaru Sinemaku Pictures, “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis”




Jakarta, 6 Oktober 2024 — Menjelang rilisnya film drama “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis”, Sinemaku Pictures menggelar event Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis yang turut dimeriahkan sekitar 2000 peserta pada Minggu, 6 Oktober 2024 di Smesco, Jakarta Selatan. Dalam acara tersebut, para pemeran film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis”, seperti Prilly Latuconsina, Dikta Wicaksono, Ummi Quary, Kristo Immanuel, Antonio Blanco, Gracia JKT48, Surya Saputra, dan Dominique Sanda turut hadir.

Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis menjadi inovasi terbaru Sinemaku Pictures dalam mempromosikan film terbaru mereka. Bukan saja sekadar mengenalkan film “Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis”, di acara tersebut para peserta juga diajak untuk melakukan sesi olah rasa bersama, yang dipandu oleh konselor profesional Azima Rais.

Dalam sesi Melepas Luka Bersama, Azima Rais, seorang trainer, motivator, dan hipnoterapi profesional menjelaskan tentang kondisi mental yang dialami oleh manusia serta bagaimana menangani trauma-trauma yang dialami serta mengenali gejala serta dampak yang muncul. Di sesi itu, Azima mengajak Ummi Quary dan Prilly Latuconsina untuk membagikan perasaan dan pengalaman yang dialami oleh keduanya. Bukan saja Ummi dan Prilly, Azima juga mengajak dua penonton untuk membagikan apa yang dialami selama menjalani hidup.



“Seperti halnya film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” yang ingin mengajak penonton untuk mengutarakan apa yang mereka rasakan, event Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis juga ingin menjadi ruang aman bagi yang datang hari ini untuk bisa membagikan perasaan dan apapun yang dihadapi saat ini oleh peserta. Kami berharap, ini menjadi momen baik untuk semua yang datang bisa mengidentifikasi permasalahan mental, dan mau datang ke profesional untuk meminta bantuan, dan tentu saja, di event ini, kita semua boleh menangis,” kata pemeran dan produser eksekutif film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” Prilly Latuconsina.

Selain sesi olah rasa bersama, para peserta Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis mendapat kejutan dari solois Feby Putri, yang menyanyikan “Kembali Pulang” dan “Runtuh”. “Runtuh” merupakan lagu yang menginspirasi film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis”, yang merupakan bagian potongan lirik dari lagu tersebut. Ia juga turut mengenalkan lagu barunya, “Hitam Putih”.

“Rasanya senang sekali bisa berbagi bersama teman-teman di Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis. Senang juga lagu “Runtuh” memiliki medium baru untuk menyampaikan cerita yang juga baru, dan semoga spirit dari lagu ini akan terus hidup melalui kisah di dalam filmnya,” kata Feby Putri.



Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis ditutup dengan sesi karaoke para peserta bersama seluruh pemeran film “Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis”. Film “Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis” yang disutradarai Reka Wijaya akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 Oktober 2024.

Ikuti informasi terbaru film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” melalui Instagram resmi @sinemaku_pictures. Film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” tayang mulai 17 Oktober 2024 di seluruh bioskop Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...