Langsung ke konten utama

Film “Siksa Kubur” Mendapatkan Nominasi Terbanyak FFI 2024! 17 Nominasi Termasuk Film Cerita Panjang Terbaik

 Joko Anwar mengulang kesuksesan pada ajang penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) 2024 dengan meraih 17 nominasi. Sebelumnya, jumlah yang sama juga didapatkan lewat film “Perempuan Tanah Jahanam”



Jakarta, 18 Oktober 2024 — Film persembahan rumah produksi Come and See Pictures dari sutradara Joko Anwar dan produser Tia Hasibuan, “Siksa Kubur” menjadi film yang meraih nominasi terbanyak pada Festival Film Indonesia (FFI) 2024. Diumumkan secara daring melalui akun Instagram dan kanal YouTube FFI, “Siksa Kubur” mendapatkan 17 nominasi, termasuk untuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik.

“Siksa Kubur” juga berhasil masuk nominasi pada kategori utama. Sutradara Terbaik
(Joko Anwar), Pemeran Utama Wanita Terbaik (Faradina Mufti), Pemeran Utama Pria Terbaik (Reza Rahadian), 2 Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Slamet Rahardjo & Arswendy Bening Swara), Pemeran Pendukung Wanita Terbaik (Widuri Puteri), dan Penulis Skenario Asli Terbaik (Joko Anwar).

Pada aspek teknis, “Siksa Kubur” mendapatkan nominasi untuk Pengarah Sinematografi Terbaik (Ical Tanjung I.C.S.), Pengarah Artistik Terbaik (Allan Sebastian), Penata Suara Terbaik (Mohamad Ikhsan, Anhar Moha), Penata Efek Visual Terbaik (Lumine Studio, TheCutShop, Canary Studios, The Organism No3G Visual Effect, dan Abby Eldipie), Penata Busana Terbaik (Monika Paska), Penata Rias Terbaik (Novie Ariyanti), Penata Musik Terbaik (Aghi Narottama), dan 2 Pencipta Lagu Tema Terbaik (Bemby Gusti, Tia Hasibuan, dan Tony Merle, Tia Hasibuan).

“Setiap membuat film, kami selalu berusaha menawarkan kebaruan dan menjaga kualitas dari karya kami. Mendapatkan 17 nominasi untuk film Siksa Kubur merupakan kabar yang menggembirakan” ungkap Sutradara Joko Anwar.

”Kami bersyukur sekali hasil kerja kami bersama para pemain dan kru mendapatkan apresiasi dari para juri, ini memberikan semangat baru kepada kami semua” kata Produser Tia Hasibuan.

Setelah kedua orangtuanya jadi korban bom bunuh diri, Sita (Faradina Mufti) jadi tidak percaya agama. Sejak saat itu, tujuan hidup Sita hanya satu: mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, Sita ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan bahwa Siksa Kubur tidak ada dan agama tidak nyata. Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tak percaya.

Film “Siksa Kubur” menghadirkan akting yang sempurna dari pemeran utama Faradina Mufti sebagai Sita dan Reza Rahadian sebagai Adil. Ditambah jajaran ansambel yang mayoritas merupakan pemenang dan peraih nominasi Piala Citra FFI, serta para pendatang baru yang menjanjikan. Mereka di antaranya adalah Christine Hakim, Fachri Albar, Happy Salma, Slamet Rahardjo, Arswendy Bening Swara, Niniek L Karim, Jajang C. Noer, Djenar Maesa Ayu, Putri Ayudya, Runny Rudiyanti, Haydar Salishz, Afrian Arisandy, Ramadhan Al Rasyid, Tony Merle, Mian Tiara, Henry Manampiring, Widuri Puteri dan Muzakki Ramdhan.

“Siksa Kubur” tayang di bioskop pada Lebaran 2024 dan berhasil mencatatkan jumlah penonton 4 juta lebih. Saat ini, “Siksa Kubur” dapat disaksikan di Netflix.

TENTANG COME AND SEE PICTURES

Come and See Pictures adalah production house yang didirikan Joko Anwar dan Tia Hasibuan pada tahun 2020 yang berkomitmen untuk memproduksi film-film berkualitas dengan cara bercerita yang unik serta craftsmanship yang tinggi. Film pertama yang mereka produksi adalah Pengabdi Setan 2: Communion untuk Rapi Films. Selain Siksa Kubur, Come and See Pictures juga telah merampungkan series original Netflix berjudul Nightmares and Daydreams yang akan tayang tahun ini, serta memproduksi film panjang untuk Amazon Studios bertajuk The Siege.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...