Kisah Abang Adik Penuh Tawa dan Air Mata, Film My Annoying Brother Tayang di Bioskop Mulai 24 Oktober 2024
Jakarta, 16 Oktober 2024 – Setelah mendapat sambutan hangat sejak peluncuran trailer dan poster resminya, film My Annoying Brother akhirnya akan tayang di bioskop tanah air mulai minggu depan, tanggal 24 Oktober 2024. Mengangkat tema drama keluarga, film ini bercerita tentang hubungan dua kakak beradik, Jaya dan Kemal Solihin yang diperankan oleh Vino G. Bastian dan Angga Yunanda. Film ini disutradarai oleh Dinna Jasanti, diproduseri oleh Sheila Timothy, Justin Kim, dan Aoura Lovenson Chandra, dan diproduksi oleh CJ ENM, Lifelike Pictures, dan BASE Entertainment.
Diadaptasi oleh Sheila Timothy, Deliesza Tamara, dan Tumpal Tampubolon dari film Korea dengan judul yang sama produksi tahun 2016, film ini bercerita tentang Kemal (Angga Yunanda), seorang atlet nasional yang kehilangan penglihatannya karena cedera saat bertanding. Kerumitan bertambah ketika abangnya, Jaya (Vino G Bastian), yang sudah lama pergi dari hidupnya kembali ke rumah. Jaya, yang seorang narapidana, menggunakan kondisi Kemal untuk mengajukan pengurangan masa tahanannya. Tanpa mereka sadari reuni penuh drama ini mengembalikan lagi rasa rindu atas masa lalu persaudaraan mereka yangg indah. Hidup mereka pun kembali penuh tawa. Namun, takdir berkata lain, tawa pun mulai menjadi air mata. Selain Vino G. Bastian dan Angga Yunanda, film ini juga dibintangi oleh Caitlin Halderman dan Kristo Immanuel.
Justin Kim, Head of International Film Production, CJ ENM, mengungkapkan rasa antusias dan keyakinannya pada produksi ini, “My Annoying Brother adalah salah satu IP Korea favorit kami dan, jika kami mengadaptasinya di Indonesia, kami ingin melakukannya dengan partner yang tepat. Film ini memiliki semua elemen penting yang dapat ditawarkan oleh dramedi (drama komedi) Indonesia yang bagus, dan kami sangat yakin film ini bisa menjadi koproduksi internasional terbaik, karena kami juga melakukan upaya terbaik untuk memperkuat hubungan budaya lewat kerja sama ini dengan memahami lebih banyak tentang sinema Indonesia. Kami berterima kasih kepada Lifelike Pictures dan BASE Entertainment karena telah memulai perjalanan ini bersama kami, dan berharap dapat mewujudkan lebih banyak produksi bersama di masa mendatang.”
“Sinema selalu punya cara ajaib untuk bisa menyatukan banyak orang. My Annoying Brother dengan cerita yang sangat dekat dengan keseharian kita pun memiliki kekuatan itu. Dengan seluruh kerja keras dari kru dan pemain di baliknya, My Annoying Brother menyuguhkan cerita yang mengaduk emosi, menginspirasi dan mengingatkan kita pada orang-orang tersayang kita dan makna hidup sesungguhnya. Terima kasih untuk Justin, CJ ENM, yang telah berjuang bersama sejak awal dan juga partner kami, BASE Entertainment. Terima kasih untuk dedikasi seluruh kru yang terlibat dan special shout out to all the amazing casts, Vino, Angga, Kristo, dan Caitlin. Kalian hebat!” ujar Sheila Timothy, produser Lifelike Pictures.
Terkait kolaborasinya dengan CJ ENM dan Lifelike Pictures, Shanty Harmayn, produser eksekutif BASE Entertainment, juga mengungkapkan, “Saya sangat berterima kasih dan bersyukur dengan kolaborasi kami bertiga. Saya berharap semoga film ini mendapat sambutan yang baik dari penonton Indonesia karena film ini bercerita tentang healing dan kebersamaan, tentang bagaimana dua orang yang sedang berada di posisi yang sangat sulit dalam hidupnya, hadir untuk saling membantu dan menjadi tempat bersandar di masa-masa sulit. Film ini juga akan jadi pengingat di saat-saat terberat hidup, bahwa kita masih punya keluarga yang akan membantu kita keluar dari masalah hidup yang kita hadapi.”
“Film ini sangat spesial buat saya karena film ini merupakan kado kejutan dari saya untuk semua penonton Indonesia. Semoga film ini menjadi awal bagi semua kakak adik agar bisa memulai perbincangan yang selama ini terpendam atau bisa menikmati film ini bersama dan memulai hubungan saudara yang lebih hangat,” tutur Dinna Jasanti, menyambut perilisan film My Annoying Brother.
Vino G. Bastian, pemeran Jaya di film My Annoying Brother, mengakui film ini spesial untuknya, “Skrip My Annoying Brother adalah salah satu skrip remake terbaik yang saya terima, proses transfer ‘budaya’nya dari Korea ke Indonesia sangat menarik.” Sementara Angga Yunanda, pemeran Kemal, juga mengungkapkan rasa senangnya terlibat dalam film ini, “Senang dan bangga untuk pertama kalinya bisa bermain dengan bang Vino. Sosok yang menyenangkan dan rasanya seperti punya kakak laki-laki.”
Film My Annoying Brother akan tayang duluan serentak pada tanggal 19 Oktober 2024 di 15 kota besar Indonesia, antara lain Jakarta, Tangerang, Bekasi, Purwakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, Medan, Pekanbaru, Padang, dan Lampung. Tiket sudah dapat dibeli di platform daring bioskop-bioskop tertentu di kota-kota tersebut.
Rayakan kebersamaan kakak dan adik, Jaya dan Kemal Solihin, dengan menonton film My Annoying Brother mulai tanggal 24 Oktober 2024 di bioskop tanah air. Ikuti terus informasi terkini film My Annoying Brother melalui akun-akun media sosial resminya.
AKUN MEDIA SOSIAL
Instagram : base.id, lifelikepictures
Twitter : BaseEntID, LifeLikePictrs
Tiktok : base.id, lifelikepictures
Youtube : BASE Indonesia, Lifelike Pictures
Facebook : BASE Entertainment, LifeLike Pictures
Hashtag : #MyAnnoyingBrother
CJ ENM
Sebagai pemimpin industri di Korea, CJ ENM telah memproduksi dan mendistribusikan lebih dari 600 judul film yang tidak hanya menduduki peringkat 10 film Korea terlaris sepanjang masa, tapi juga mendapatkan banyak penghargaan internasional, termasuk PARASITE, film pemenang Oscar, dan DECISION TO LEAVE, pemenang penghargaan Cannes. CJ ENM secara aktif memproduksi film-film hit berbahasa lokal yang luar biasa di Asia Tenggara, khususnya di Vietnam dan Indonesia. Di Indonesia, CJ ENM telah memproduksi sepuluh film lokal, di antaranya SATAN'S SLAVES, DREADOUT, BEBAS: REMAKE OF SUNNY, IMPETIGORE, dan film horor hit JAILANGKUNG SANDEKALA. CJ ENM akan terus berkolaborasi dengan studio film, sutradara, dan talenta terkenal di seluruh dunia untuk menciptakan sensasi global di hiburan film.
LIFELIKE PICTURES
Rumah produksi yang didirikan pada tahun 2008 mempunyai misi untuk menghasilkan filmfilm Indonesia berkualitas yang menarik pasar lokal dan global. Didukung oleh tim yang berpengalaman di bidang produksi, pemasaran, dan industri hiburan, Lifelike Pictures telah memproduksi berbagai film Indonesia berkualitas, seperti PINTU TERLARANG, MODUS ANOMALI, TABULA RASA, dan BANDA THE DARK FORGOTTEN TRAIL. Pada tahun 2018 lalu, Lifelike Pictures bekerja sama dengan 20th Century Fox merilis film dengan genre ActionFantasy, WIRO SABLENG PENDEKAR KAPAK MAUT NAGA GENI 212, yang menandai koproduksi pertama Fox di Asia Tenggara. Wiro Sableng sukses secara komersial dan menjadi Top 10 Film Box Office Indonesia tahun 2018.
BASE ENTERTAINMENT
Studio film bertaraf global berbasis di Indonesia dan Singapura yang didirikan oleh produser film terkemuka Asia Tenggara; Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, Tanya Yuson, dan Ben Soebiakto. BASE Entertainment secara konsisten melahirkan film dan serial modern kelas dunia yang sukses mencatatkan prestasi di kancah nasional dan internasional, seperti PEREMPUAN TANAH JAHANAM (IMPETIGORE) karya Joko Anwar, yang diputar perdana di Sundance Film Festival dan memenangkan Festival Film Indonesia; GADIS KRETEK (CIGARETTE GIRL) hit pertama Netflix dari Indonesia yang mencapai posisi 10 besar dalam Serial Global; PETUALANGAN SHERINA 2 yang menjadi Top 10 Film Indonesia Terlaris 2023; TRESE, pelopor Anime dari Asia Tenggara untuk Netflix; dan MALAM PENCABUT NYAWA (RESPATI), film horor terbaru yang tayang di sepuluh negara.
BASE ENTERTAINMENT. Bringing Joy to The Fullest.
.jpg)


.jpg)
Komentar
Posting Komentar