Langsung ke konten utama

Mengangkat Kisah Perjuangan Perempuan, Reza Rahadian Menyiapkan Debut Film Panjang Pertama


Jakarta, 29 Oktober 2024 – Setelah berkarya di industri film sebagai aktor dengan beragam penghargaan, Reza Rahadian akhirnya memulai debutnya sebagai sutradara film cerita panjang. Lewat konferensi pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Reza Rahadian mengumumkan film cerita panjang pertamanya berjudul Pangku. Skenario film bergenre drama ini ditulis oleh Felix K. Nesi bersama Reza Rahadian, dan diproduseri oleh Arya Ibrahim.

“Ide film Pangku sebenarnya sudah mengendap sejak lama. KeOka akhirnya bertemu dengan orang-orang tepat dan berbakat untuk berkolaborasi, saya pikir saatnya ide ini terwujud. Film ini tentang cinta, hubungan antar manusia, serta perjuangan hidup,” jelas Reza Rahadian, terkait film Pangku.


Pangku akan mengangkat kisah perjuangan hidup seorang perempuan di Pantai Utara Jawa, yang menampilkan deretan pemain, antara lain Claresta Taufan, Devano Danendra, Fedi Nuril, Shakeel Fauzi, dan ChrisOne Hakim. Sebelumnya, Reza pernah menyutradarai sebuah film pendek berjudul Sebelah (2011) yang memenangkan penghargaan film pendek terbaik di LA Lights Movie Award 2012, dan terlibat dalam sebuah film antologi berjudul Wanita Tetap Wanita (2013). Pada tahun 2020, ia juga pernah menyutradarai miniseri berjudul Sementara, Selamanya.


Claresta Taufan, salah satu pemeran utama film Pangku, mengungkapkan kegembiraannya terlibat di film Pangku. “Aku bersyukur dan bahagia sekali bisa menjadi bagian dari project film Pangku ini. Bisa bertemu dengan orang-orang hebat, berdiskusi, dan mendapat ilmu baru. Aku bisa merasakan semua yang terlibat begitu excited dan antusias. Disutradarai Kak Reza juga menyenangkan sekali. Kak Reza tahu secara detail apa yang mau di sampaikan dari film ini dan dari Oap karakternya, bahkan dari awal proses persiapan,” ujar Claresta Taufan. 

Hal senada diungkapkan oleh Fedi Nuril, “Rasanya seneng banget diajak bergabung di film Pangku yang menjadi film panjang pertama Reza sebagai sutradara. Ada rasa gugup juga karena cerita film ini sangat personal buat Reza. Tapi, gue merasa tenang disutradarai Reza karena dia sudah tahu pasO apa yang dia mau dan itu sangat penOng dalam mengarahkan aktor. Semoga performa gue bisa sesuai harapan Reza.”


Film Pangku akan diproduksi oleh Gambar Gerak, sebuah rumah produksi yang diinisiasi oleh Reza Rahadian dan Arya Ibrahim sejak tahun 2020. Sejak diinisiasi, film cerita panjang telah menjadi salah satu agenda produksi Gambar Gerak dan Pangku akan menjadi produksi film cerita panjang perdananya. Film ini juga didukung oleh Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Kementerian Kebudayaan RI. 

Arya Ibrahim, selaku produser sekaligus salah satu pendiri Gambar Gerak, menyampaikan rasa antusiasnya dengan produksi ini. “Setelah perjalanan yang panjang, kami dengan suka haO menyampaikan Gambar Gerak akhirnya akan memulai produksi film pertamanya. Film Pangku dipilih sebagai langkah awal karena kisahnya yang sangat personal bagi kami, mencerminkan berbagai realitas yang jarang terlihat tapi sangat relevan. Menjelang syuOng film Pangku, saya mewakili Gambar Gerak beserta seluruh pemain dan kru yang terlibat memohon doanya agar diberi kelancaran. Semoga kita bisa segara bertemu di tahun depan,” ujar Arya Ibrahim.


Film Pangku direncanakan akan tayang pada tahun 2025 di bioskop tanah air. Ikuti terus informasi terkini film Pangku melalui akun-akun media sosial resminya. 


AKUN MEDIA SOSIAL

Instagram   : @gambargerakfilm @filmpangku , 

Twitter (X)       : @gambargerakfilm

Hashtag    : ##GambarGerakFilm #FilmPangku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...