Langsung ke konten utama

Tayang 29 Januari 2025, “Perayaan Mati Rasa” Rilis Poster & Trailer: Ketika Kehilangan Orang Tua Membuat Kakak Beradik Mati Rasa

 Film terbaru Sinemaku Pictures, “Perayaan Mati Rasa” tayang 29 Januari 2025 di seluruh bioskop Indonesia



Jakarta, 11 Desember 2024 — Menjelang perilisan film “Perayaan Mati Rasa”, Sinemaku Pictures merilis official poster dan trailer yang menghadirkan nuansa penuh pilu dari anak yang kehilangan orangtuanya. Ian Antono (Iqbaal Ramadhan), seorang kakak dan anak pertama yang sedang mengejar mimpinya, Uta Antono, seorang adik yang merasa kesepian, merasakan kehilangan yang begitu mendalam ketika keduanya harus ditinggalkan salah satu dari orangtuanya. Konflik antara kakak beradik laki laki dieksplor oleh Umay Shahab dalam film terbarunya ini.

Official Poster

Mengikuti kisah Ian, anak pertama yang berjuang meraih mimpinya bersama para sahabatnya dan berusaha keras memenuhi semua ekspektasi yang ia bangun hingga membuatnya jauh dari keluarga. Namun, ketika sebuah peristiwa besar membuat Ian kehilangan orang tuanya secara tiba-tiba, Ian berusaha selalu kuat dan mengubur semua perasaannya hingga ia mati rasa.

Jajaran cast, sutradara, produser, & produser eksekutif

Dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Umay Shahab, Randy Danistha, Devano Danendra, Dul Jaelani, Unique Priscilla, Dwi Sasono, Lukman Sardi, Sadha Triyudha, dan memperkenalkan musisi dan vokalis Priscilla Jamail, “Perayaan Mati Rasa” akan tayang di seluruh bioskop mulai 29 Januari 2025.

Film ini akan membuka perjalanan Sinemaku Pictures pada tahun 2025, sebagai sebuah karya yang akan menggali empati kita sebagai manusia melalui kisah-kisah pilu tentang memori terhadap duka kehilangan orang terkasih, sekaligus mengikuti perjalanan para karakter filmnya yang beresonansi tentang nilai perjuangan menggapai mimpi dan kegagalan-kegagalan yang menghampiri.

Di film ini, Umay Shahab bukan saja menjadi sutradara dan pemeran, namun ia sekaligus bertindak sebagai produser. Dalam film ketiganya, Umay tentu saja mengambil lompatan besar yang menantang. Sebagai sineas, ia mengutarakan selalu ada pertumbuhan yang ingin ia coba dengan tantangan-tantangan baru.

Umay Shahab - Produser/Sutradara/Pemeran Uta Antono

“Sebagai sineas, tentu penting untuk bisa terus bertumbuh dalam menghasilkan karya. Melalui “Perayaan Mati Rasa”, saya bersama Sinemaku Pictures juga mencoba memberikan bentuk-bentuk pendekatan yang berbeda dari yang kami ciptakan sebelumnya. Di film ini, saya menantang diri, yang juga menjadi bagian dari pembelajaran untuk terus bertumbuh dengan menjadi sutradara, pemeran, sekaligus produser. Tentu hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kerja sama yang baik dari seluruh kru dan pemeran. Semoga apa yang kami hadirkan akan menjadi karya yang diterima baik oleh penonton Indonesia pada awal tahun 2025,” kata produser, sutradara, dan pemeran Uta Antono, Umay Shahab.

Iqbaal Ramadhan, yang memerankan Ian Antono sekaligus menjabat produser eksekutif bersama Yahni Damayanti dan Prilly Latuconsina menambahkan, film “Perayaan Mati Rasa” akan menjadi drama yang memberikan rasa yang berbeda untuk penonton Indonesia.

Iqbaal Ramadan - Produser Eksekutif/Pemeran Ian Antono

“Di film ini, saya memerankan Ian Antono, anak pertama yang punya mimpi tapi membuatnya jauh dengan keluarganya. Ian selalu dibanding-bandingkan dengan adiknya, Uta, yang terlihat lebih sukses darinya. Sampai akhirnya, ketika Ian kehilangan orang tuanya, dia tidak tahu lagi mau apa selanjutnya di dalam hidup. Mimpinya seketika seperti terhempas, perasaan kehilangan orang tuanya juga selalu mengendap dan membuatnya mati rasa,” kata pemeran Ian Antono dan produser eksekutif “Perayaan Mati Rasa” Iqbaal Ramadan.

Perilisan official trailer dan poster “Perayaan Mati Rasa” juga diikuti dengan penampilan panggung perdana dari grup band Midnight Serenade yang beranggotakan Iqbaal Ramadhan, Randy Danistha, Devano Danendra, dan Dul Jaelani. Kini, Midnight Serenade telah merilis single “Laut” yang bisa didengarkan di seluruh platform streaming. Perjalanan dan penampilan Midnight Serenade, nantinya akan tersaji di film “Perayaan Mati Rasa.”
Produser eksekutif “Perayaan Mati Rasa” Prilly Latuconsina mengungkapkan, perjalanan Sinemaku Pictures sepanjang 2024 menjadi tahun yang lebih produktif. Selain merilis film yang sukses di bioskop, Sinemaku Pictures juga berkolaborasi dengan beberapa rumah produksi dalam merilis film.

Setiap perjalanan Sinemaku Pictures, tak lepas dari andil besar dari para fan dan penonton setia yang selalu mendukung karya-karya Sinemaku Pictures. Untuk itu, dalam mengawal perjalanan film “Perayaan Mati Rasa”, Sinemaku Pictures pun memberikan fanservice sebagai bentuk penghormatan.

Prilly Latuconsina - Produser Eksekutif

“Sinemaku Pictures senantiasa ingin memberikan yang terbaik untuk penonton Indonesia. Setelah untuk pertama kalinya kami menghadirkan gabungan antara film horor dan event lari lewat “Temu Run”, dilanjutkan sesi healing bersama lewat film “Bolehkah Sekali Saja Kita Menangis Event”, dan kali ini, kami akan menghadirkan “Festival Perayaan Mati Rasa”. Festival ini hadir untuk mewadahi teman-teman membagikan perasaan-perasaan mereka, sekaligus menikmati karya dari grup band Midnight Serenade,” kata produser eksekutif “Perayaan Mati Rasa” Prilly Latuconsina.

Untuk kamu yang merasa hilang arah, kamu yang juga merasakan pilunya kehilangan orangtua, perihnya berkali-kali gagal untuk mengejar mimpi dan memenuhi ekspektasi keluarga, film “Perayaan Mati Rasa” ini untuk kamu. Mari kita rayakan mati rasa ini sama-sama di bioskop mulai 29 Januari 2025.

Ikuti terus perkembangan informasi film persembahan Sinemaku Pictures “Perayaan
Mati Rasa” di akun Instagram resmi @sinemaku_pictures dan
@perayaanmatirasa.film.

Official Trailer

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...