Langsung ke konten utama

Film “EVA: Pendakian Terakhir” memadukan elemen horor, drama emosional, & budaya siap tayang di bioskop 16 Januari 2025

 


Jakarta, 10 Januari 2025 - Rumah produksi Citra Visual Sinema (CVS) berkolaborasi fengan Titah Cita Kreasi menghadirkan kisah pendakian gunung yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat dalam film “EVA: Pendakian Terakhir”. Disutradai oleh Dedy Mercy, film ini siap tayang di bioskop mulai 16 Januari 2025.

Bertempat di Epicentrum XXI Jakarta, pada hari Rabu, 8 Januari 2025, telah digelar gala premiere film “EVA: Pendakian Terakhir” yang dihadiri oleh produser eksekutif Niken Septikasari & Anwar Mattawape, produser Marsya Doeni, sutradara Dedy Mercy, script writer Imam Salimy, serta jajaran cast Bulan Sutena, Kiesha Alvaro, Axel Matthew Thomas, Ashira Zamita, Ilham Aji Santoso, Hanna Kinasih.


Film “EVA: Pendakian Terakhir” terinspirasi dari kisah nyata pendakian gunung yang berubah jadi tragedi yang pernah terjadi di daerah Makassar, Sulawesi Selatan. Namun filmnya sendiri bersetting di daerah Jawa termasuk bahasa yang digunakan pun Bahasa Jawa. Produser eksekutif Anwar Mattawape menungkapkan alasannya, “Sengaja kami sajikan demikian sebagai bentuk apresiasi terhadap Nusantara, bentuk kearifan yang kita miliki, apa yang terjadi di Makassar bisa juga terjadi di daerah lain.”

Film “EVA: Pendakian Terakhir” menceritakan perjalanan pendakian gunung yang dilakukan oleh Pasha (Kiesha Alvaro) yang mengajak pacarnya, Eva (Bulan Supena), serta teman-teman mereka yaitu Nisa (Ashira Zamita), Vicky (Ilham Aji Santoso), dan Joni (Axel Matthew Thomas). Selama dalam pendakian gunung, ada yang melanggar patangan saat mendaki gunung sehingga membuat mereka berada dalam masalah. Mereka juga mendapat gangguan dari para penghuni ghaib di gunung. Keadaan semakin mencekam saat mereka bertemu dengan Tentri (Hanna Kinasih).


Saksikan kisah lengkapnya dalam film “EVA: Pendakian Terakhir” yang tayang di bioskop mulai 16 Januari 2025.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...