Iblis Dalam Kandungan 2: Deception Siap Menjawab Pertanyaan Setelah Ending Menggantung Pada Film Pertama
Jakarta, 24 Januari 2025 – Setelah kesuksesan dari
film Iblis Dalam Kandungan (2022) yang berhasil menarik perhatian sekitar
500.000 penonton dan meraih popularitas di Asia Tenggara, DHF Entertainment
sebagai rumah produksi kini siap meluncurkan kelanjutan yang sangat dinantikan,
Iblis Dalam Kandungan 2: Deception.
Film sekuel ini menjawab berbagai pertanyaan yang
muncul setelah ending menggantung pada film pertama. Penonton yang telah
menyaksikan film pertama tentu memiliki banyak teka-teki yang ingin dipecahkan,
dan Iblis Dalam Kandungan 2: Deception akan memberikan jawaban yang memuaskan.
Bagi penonton baru yang belum menonton film pertama, tidak perlu khawatir,
karena alur cerita sekuel ini tetap linier dan dapat dinikmati tanpa mengetahui
detail dari film sebelumnya.
Sekuel ini kembali ditulis oleh penulis skenario film
pertama, Asaf Antariksa dan Dharma Putra. Asaf Antariksa, yang sebelumnya
dikenal lewat karya-karya sukses seperti Qodrat 1 & 2, Dear Nathan, dan
sejumlah film ternama lainnya, turut membawa keahlian menulis yang tajam dalam
menyusun jalan cerita yang lebih menegangkan.
Ada beberapa perubahan signifikan pada film kedua
ini, terutama dalam posisi sutradara dan pemeran karakter Ibu Amelia. Johansyah
Jumberan, sutradara film Saranjana Kota Ghaib (2023), yang berhasil mencatat
lebih dari 1,2 juta penonton, kini dipercaya untuk menyutradarai Iblis Dalam
Kandungan 2: Deception. Peran Amelia yang sebelumnya dimainkan oleh Nafa
Urbach, kini diperankan oleh Widi Mulia, dan memberikan nuansa baru pada
karakter ini.
Para pemain lama seperti Denira Wiraguna, Muhammad
Adhiyat, Ananda George, dan Rendy Herpy tetap hadir, membawa kembali
karakter-karakter ikonik yang membuat film pertama begitu disukai. Sementara
itu, beberapa wajah baru turut meramaikan film ini, antara lain Munggaran
Meldrat, Dayu Wijanto, Pipien Putri, Gusti Gina, Alvaro Axela, dan Fuad Idris.
DHF Entertainment berharap Iblis Dalam Kandungan 2:
Deception akan diterima dengan antusiasme tinggi oleh penonton. Setelah tayang
di bioskop Indonesia, Iblis Dalam Kandungan 2: Deception juga akan tayang di
beberapa negara di Asia Tenggara.
Siapkan diri Anda untuk merasakan teror yang lebih
mendalam dan mencekam dari Iblis Dalam Kandungan 2: Deception, yang akan tayang
perdana pada 27 Februari 2025 di bioskop kesayangan Anda.
SINOPSIS
Judul Film: Iblis
Dalam kandungan 2: Deception
Setelah kepergian suaminya, Ferdi, Amelia (Widi
Mulia) kembali ke rumah lama mereka, ditemani oleh kedua anak angkatnya, Alani
(Denira Wiraguna) dan Vito (Muhammad Adhiyat). Kehidupan mereka mulai kembali
berjalan normal dan penuh harapan, terutama dengan kehamilan Amelia yang
semakin mendekati hari kelahiran.
Jelang persalinan, dokter Imam (Rendy Herpy)
menyarankan Amelia untuk menjalani opname demi mengurangi risiko yang mungkin
terjadi saat proses kelahiran. Meskipun harus berpindah rumah sakit, Amelia
mengikuti saran dokter dengan harapan besar demi keselamatan dirinya dan bayi
yang dikandungnya.
Namun, harapan akan keselamatan justru berubah
menjadi ancaman mengerikan ketika terungkap adanya konspirasi antara dokter
Imam dan pihak rumah sakit.
Di tengah teror yang terus mengancam, Alani, Vito,
dan Bara (Munggaran), kakak kelas Alani, terjebak dalam perjuangan hidup dan
mati untuk menyelamatkan Amelia dan bayi dalam kandungannya. Mereka harus
melawan waktu dan kekuatan jahat yang tidak hanya mengancam jiwa, tetapi juga
membongkar sebuah kebenaran kelam yang tak terduga.
|
Genre Film |
: Horor, Thriller |
|
Produser Eksekutif |
: Johansyah Jumberan, Nicki RV, Arianisti Zulhanita Putri
Basry, Daniel Haposan Marbun, Lily Laurenz lo, Heru sutanto, |
|
Produser |
: Johansyah Jumberan, Victor G. Pramusinto |
|
Sutradara |
: Johansyah Jumberan |
|
Penulis |
: Asaf Antariksa, Dharma Putra |
|
Produksi |
: DHF entertaiment |
|
Casts |
: Denira wiraguna,
Widi Mulia, Muhammad Adhiyat, Munggaran Meldrat, Ananda George, Rendy Herpy,
Dayu Wijanto, Alvaro Axela, Gusti Gina, Pipien Putri, Fuad idris. |


.jpg)
Komentar
Posting Komentar