Langsung ke konten utama

Sinemaku Pictures Umumkan Slate 2025: "Tumbal Darah", "Hanya Namamu dalam Doaku", "Patah Hati Paling Sengaja", dan "Siksa Sampai Mati" di Sinemaku Day 2025 x Festival Perayaan Mati Rasa

 Sukses dengan Sinemaku 2024, Sinemaku Pictures kembali menghadirkan Sinemaku Day 2025 sebagai ajang untuk mengumumkan slate terbaru sekaligus menyambut tayangnya film terbaru "Perayaan Perayaan Mati Rasa" pada 29 Januari 2025 lewat Festival "Perayaan Perayaan Mati Rasa"



Jakarta, 19 Januari 2025 — Sinemaku Pictures tak pernah habis untuk berinovasi! Sukses dengan berbagai film dan serial sepanjang 2024, rumah produksi yang digawangi Umay Shahab dan Prilly Latuconsina tersebut kini siap memasuki 2025 lewat deretan judul-judul film terbaru mereka yang diumumkan dalam Sinemaku Day 2025 x Festival Perayaan Mati Rasa di Senayan park, Jakarta.

Sinemaku Day 2025 sekaligus meneruskan kesuksesan Sinemaku Day yang pertama kali dihadirkan pada tahun 2024, sebagai ajang para kreator bertemu dengan para fan dan penonton. Tahun ini, Sinernaku Day hadir dengan kemasan yang lebih fresh: menggabungkan konser Festival Perayaan Mati Rasa yang dimeriahkan oleh para musisi ternama Indonesia seperti Nadin Amizah, Sal Priadi, Hindia, Romantic Echoes, Pesta Band, Oomleo Berkaraoke, dan band yang terlahir dari film "Perayaan Mati Rasa", Midnight Serenade.

Festival Perayaan Mati Rasa sekaligus menjadi rangkaian Sinemaku Pictures untuk menyambut tayangnya film "Perayaan Mati Rasa" yang disutradarai Umay Shahab pada 29 Januari 2025 di bioskop. Iqbaal Ramadhan, Devano Danendra, Dul Jaelani, dan Randy Danistha, yang turut bermain di film tersebut sekaligus menjadi anggota band Midnight Serenade membawakan lagu-lagu mereka, yang juga akan bisa dinikrnati di film.

Sinemaku Pictures Slate 2025

Pada Sinemaku Day 2025, Sinemaku Pictures mengumumkan Slate terbaru: "Tumbal

Darah", "Hanya Namamu dalarn Doaku", "Patah Hati Paling Sengaja", dan "Siksa Sampai Mati". Deretan film ini sekaligus memperkaya produksi Sinemaku Pictures dengan genre yang lebih beragam. Mulai dari horor, drama, hingga crime-horror.



Film "Tumbal Darah" disutradarai oleh Charles Gozali, yang belakangan karya-karya horornya mendapat tempat di hati penonton Indonesia. Film ini sekaligus menjadi kolaborasi perdana Sinemaku Pictures bersama Charles Gozali dan Magma Entertainment. Film "Tumbal Darah" akan dibintangi oleh Sallum Key dan aktor pemenang 2 piala Citra FFI Marthino Lio.



Sementara itu, film "Hanya Namamu dalarn Doaku" akan menjadi kolaborasi ke-2 sutradara Reka Wijaya bersama Sinemaku Pictures, setelah kesuksesan "Bolehkah Sekali Saja Kumenangis" akhir tahun lalu. Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Nirina Zubir, Naysila Mirdad, dan Anantya Kirana. Ini sekaligus menandai pertama kalinya para bintang berkolaborasi dengan Sinemaku Pictures.



Film "Patah Hati Paling Sengaja" akan disutradarai oleh Danial Rifki, serta menjadi reuni bintang Bryan Domani dan Prilly Latuconsina. Sebelumnya, keduanya membintangi bersama film produksi Sinemaku Pictures, "Ketika Berhenti di Sini" yang juga meraih kesuksesan di bioskop dengan raihan 1,6 juta lebih penonton.



Film ¯Siksa Sampa' Mati" akan dibintangi oleli Prilly Latuconsina, Luna Maya, Yasamin Jasem, dan Taskya Namya. Film ini sekaligus menjadi kolaborasi perdana Sinemaku Pictures bersarna Luna Maya dan Taskya Namya.

Produser Eksekutif & CEO Sinemaku pictures Yahni Damayanti mengatakan tahun 2025 menjadi babak baru Sinemaku Pictures yang sejak didirikan pada 2019 dan merilis film layar lebar pada 2022 selalu meraih kesuksesan box office. Tahun ini, Sinernaku Pictures akan lebih banyak berkolaborasi dengan para sineas dan aktor berbakat, serta menghadirkan tema dan genre yang juga lebih beragam.

"Sinemaku Pictures kembali menghadirkan Sinemaku Day sebagai ajang perayaan bagi para penggemar dan penonton film Indonesia untuk lebih dekat dengan para filmmaker dan cast dari slate Sinemaku Pictures. Ini juga bentuk rasa syukur dan terima kasih kami kepada kalian yang selalu setia dengan karya-karya Sinemaku Pictures. Tahun ini. Sinemaku Day hadir dengan format baru, menggabungkannya dengan Festival Perayaan Mati Rasa untuk sekaligus menyambut tayangnya film terbaru kami tahun ini, "Perayaan Mati Rasa" yang akan tayang mulai 29 Januari 2025 di bioskop," kata produser eksckutif & CEO Sinemaku Pictures Yahni Damayanti.

Founder dan CMO Sinemaku Pictures Prilly Latuconsina menambahkan, dengan mengumumkan judul-judul baru, menjadi bukti bahwa Sinemaku Pictures terus bertumbuh dan selalu berupaya untuk tetap relevan.

"Sejak film pertama kami rilis pada 2022 hingga tahun 2024, Sinemaku Pictures dapat memberikan kontribusi bagi industri perfilman Indonesia melalui raihan jumlah penontonnya hingga menawarkan tema-tema dan cerita baru. Tahun lalu juga menjadi perjalanan yang lebih bermakna, karena series kami, "Sehati Semati" bersama MAXStream masuk kompetisi Series of the Year di Jakarta Film Week 2024. Ini semakin memberikan kami semangat untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik. Melalui judul-judul baru yang kami umumkan, kami berharap karya Sinemaku Pictures bisa selalu relevan dan membawa penyegaran baru," kata Founder & CMO Sinemaku Pictures Prilly Latuconsina.

Founder dan CCO Sinemaku Pictures Umay Shahab menjelaskan, Sinemaku Pictures ingin mevntjudkan visi untuk bisa terus berevolusi bersama para sineas dan talenta terbaik Tanah Air, menghadirkan karya-karya yang lebih eksploratif.

"Tahun 2025 akan menjadi perjalanan penting dan babak baru bagi Sinemaku Pictures untuk berevolusi. Kami berkolaborasi dengan nama-nama sutradara yang pertama kalinya bekerja sama dengan Sinemaku Pictures, serta para aktor-aktor terbaik yang ada di Indonesia. Tahun ini kami akan memproduksi film-film baru, dengan cerita yang lebih eksploratif serta genre yang lebih beragam," tutup Founder & CCO Sinemaku Pictures Umay Shahab.

Ikuti terus perkernbangan informasi film-film persembahan Sinemaku Pictures di akun Instagram resmi @sinemaku_pictures.

Tentang Sinemaku Pictures

Sinemaku Pictures adalah rumah produksi yang didirikan pada 15 Oktober 2019 oleh Umay Shahab dan Prilly Latuconsina. Pada tahun 2020, Sinemaku Pictures mulai menjalankan proyek pertamanya dalam memproduksi film panjang berjudul Kukira Kau Rumah yang tayang di bioskop pada bulan Februari 2022, serta proyek keduanya pada bulan Juli 2023 yang berjudul Ketika Berhenti di Sini.

Kontak

POPLICIST Publicist
publicist@poplicist.com
Talitha: 0815-1573-5880
Nova: 0857-7121-8534

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...