Langsung ke konten utama

TAYANG 6 FEBRUARI 2025, PULUNG GANTUNG PATI NGENDAT SAJIKAN FENOMENA GANTUNG DIRI DI GUNUNGKIDUL

 



JAKARTA, 20 Januari 2025 - MAKARA Production bersama dengan Bravo Romeo Production mempersembahkan film horor terbaru berjudul “Pulung Gantung Pati Ngendat” yang akan tayang pada 06 Februari 2025. 

Mengangkat kisah urban legend, “Pulung Gantung Pati Ngendat” mengisahkan tentang Rian (Andrew Barrett) bersama kekasihnya, Alana (Nadia Bulan Sofya) dan dua temannya, Ben (Michael Russell) dan Elsa (Annisa Aurelia Kaila), mendatangi kampung halamannya setelah mendapat kabar kematian bapaknya yang disebabkan oleh kutukan Pulung Gantung. 

Tidak hanya menampilkan mitos tentang keberadaan Pulung Gantung, film besutan Chiska Doppert ini juga menyajikan visual yang indah dari lanskap pemandangan di Gunungkidul. Cerita yang ditawarkan tak melulu soal kisah seram, melainkan ada unsur petualangan, persahabatan, percintaan, dan kekeluargaan. 

Chiska Doppert selaku sutradara menyampaikan fakta menarik tentang pemilihan lokasi syuting yang memang jarang digunakan. Bahkan, warga sekitar tidak ada yang mau datang ke lokasi tersebut, sebab akses yang sulit. 

“Kami sengaja memilih untuk syuting di tempat yang belum terjamah, bahkan belum digunakan oleh film-film lain. Tujuannya, supaya film ini memiliki daya tarik dari segi visual yang menampilkan keindahan alam di Gunungkidul,” ungkap Chiska Doppert.

“Setiap detail dalam film ini, dari setting hingga tata suara, dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang mencekam dan tak terlupakan,” lanjutnya.

Produser Shankar R.S juga turut menambahkan pendapatnya soal film “Pulung Gantung Pati Ngendat” dalam acara Press Conference di Epicentrum.

“Melalui film ini, kami mau menyampaikan pesan kalau bunuh diri bukan jalan keluar untuk mengatasi masalah. Apalagi mengaitkan kenyataan yang terjadi dengan mitos yang belum tentu benar adanya. Jika kalian ada masalah, jangan dipendam sendiri hingga menimbulkan depresi,” ujarnya.

“Kita berharap lewat film Pulung Gantung, masyarakat bisa sadar untuk tidak terus menerus percaya dengan hal-hal negatif,” lanjutnya.

Rama B Tribudiman selaku Executive Producer juga memberikan tanggapannya tentang film “Pulung Gantung Pati Ngendat” yang mengambil mitos Pulung Gantung di Gunungkidul.

“Dari awal proses pengembangan ceritanya, dari kami memang sudah menekankan bahwa film ini tidak akan sepenuhnya mengikuti mitos yang dipercaya masyarakat. Kami ingin penonton bisa memperoleh nilai positif setelah menyaksikan film ini di bioskop,” ujarnya. 

Tak ketinggalan, ada Boy Rano dari Bravo Romeo Production yang juga menyampaikan harapannya untuk masyarakat yang ingin menonton film “Pulung Gantung Pati Ngendat

“Di balik genre horornya, film ini juga membawa pesan moral tentang menghormati aturan dan larangan yang ada di setiap daerah. Kami berharap film ini dapat menginspirasi penonton untuk lebih menghormati dan menjaga sikap saat berada di tempat baru,” ujarnya.

Selain Andrew Barrett, Nadia Bulan Sofya, Michael Russell, dan Annisa Aurelia Kaila, “Pulung Gantung Pati Ngendat” dibintangi Egi Fedly sebagai Karsidi, Indra Pacique sebagai Prasetyo, dan Adelia Rasya sebagai Marlina.


Film “Pulung Gantung Pati Ngendat” akan membawa penonton Indonesia ke dalam mitos tentang Pulung Gantung yang konon bisa menyebabkan orang melakukan bunuh diri! Tayang mulai 06 Februari 2025 di bioskop Indonesia. 

Ikuti informasi terbaru film horor persembahan Makara Production, “Pulung Gantung Pati Ngendat” di akun Instagram resmi @makaraproduction dan @filmpulunggantung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...