Tak Ingin Usai di Sini Rilis Poster dan Trailer Resmi, Rossa Persembahkan OST “Aku Baik Saja” Tayang 5 Juni 2025
Cinta yang tak pernah terucap, kisah tentang cinta yang paling tulus: yang justru membiarkan dia bahagia
Jakarta, 30 April 2025 — Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment
hari ini secara resmi merilis poster dan trailer utama film Tak
Ingin Usai di Sini, sebuah kisah cinta sejati yang penuh kehangatan.
Film ini mempertemukan kembali Vanesha Prescilla dan Bryan Domani sebagai Cream
dan K, dua sahabat sejak SMA yang selalu ada satu sama lain dalam suka dan
duka, namun tak pernah saling mengucap cinta.
Dalam
trailer yang baru dirilis, kita menyaksikan bagaimana K dan Cream tumbuh
bersama, saling melengkapi, namun menyimpan pergulatan batin masing-masing. Di
balik tawa dan kedekatan, tersimpan kenyataan bahwa K menyimpan rahasia besar:
ia mengidap penyakit serius dan diam-diam mempersiapkan kepergiannya—termasuk
mendorong Cream untuk menemukan cinta lain. Bertemulah Cream dengan Armand
(Rayn Wijaya), seorang dokter yang juga tengah dilanda kalut setelah
tunangannya, Vero (Davina Karamoy) pergi.
Tak Ingin Usai di Sini ditulis dan disutradarai oleh
Robert Ronny, yang sebelumnya sukses lewat The
Most Beautiful Girl in the World—film komedi romantis nomor satu di
Indonesia dengan 4,1 juta penonton dalam dua minggu penayangan, serta masuk
dalam jajaran Top 4 film global kategori Non-English Movies di Netflix. Di film
ini, Robert Ronny juga mengambil peran sebagai produser.
“Tak Ingin Usai di Sini menunjukkan bahwa
kehilangan bisa menjadi bagian dari cinta sejati. Saya ingin penonton memahami
bahwa cinta tak selalu tentang memiliki, tapi kadang tentang melepaskan,”
ujar Robert Ronny.
Film
ini juga menandai keterlibatan diva Indonesia, Rossa, yang bukan hanya tampil
sebagai pemeran pendukung, tetapi juga mempersembahkan lagu terbarunya “Aku
Baik Saja” sebagai original soundtrack. Lagu ini dikomposisi oleh Andi
Rianto dengan lirik dari Monty Tiwa. Keduanya kembali berkolaborasi setelah
menciptakan lagu “Melangkah”, yang
meraih Piala Citra 2022. Lagu “Aku Baik
Saja” memperkaya atmosfer emosional dalam kisah ini.
Selain
Bryan Domani, Vanesha Prescilla, dan Rossa, film ini juga dibintangi oleh
Davina Karamoy, Rayn Wijaya, Indian Akbar, Asha Assuncao, Jinan Safa, Anya Zen,
Tanta Ginting, dan Rukman Rosadi. Tak
Ingin Usai di Sini mengisahkan cinta yang tak sempat diucapkan, kisah
tentang cinta yang paling tulus: yang justru membiarkan dia bahagia dan
kerinduan yang tak pernah benar-benar selesai. Ini adalah kisah tentang memilih
bahagia untuk orang yang kita cinta, meski bukan bersama kita.
“Memerankan K, aku benar-benar memahami
perasaannya dan pilihan-pilihannya saat hidup bersama Cream. Ada kesedihan
karena cintanya tak pernah terucapkan, tapi saat menonton Tak Ingin Usai di
Sini, penonton akan mengerti bahwa dalam cinta, terkadang ada ketulusan dan
keikhlasan demi sebuah kebahagiaan,” kata Bryan Domani.
“Cream adalah sosok yang terlihat kuat,
ceria, tapi sesungguhnya rapuh. K adalah satu-satunya orang yang benar-benar
memahaminya. Film ini sangat personal buatku,” tambah Vanesha Prescilla.
Film
ini juga menjadi momen kembalinya Vanesha ke layar lebar sekaligus reuni
bersama Robert Ronny setelah film Backstage (2021).
Film
Tak Ingin Usai di Sini diproduksi
oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, dengan produser eksekutif
Andi Boediman.
“Sebagai partner, kami percaya
Paragon Pictures selalu menyuguhkan cerita dengan lapisan makna. Film ini
menyentuh sisi cinta yang jarang dibicarakan: tentang cinta yang tulus dan
keikhlasan,”
ujar Andi Boediman.
Film
ini juga mendapat dukungan dari Legacy Pictures, KMIF, Netzme, Nuon, dan
Virtuelines.
Sebelumnya,
Paragon Pictures sukses dengan film Kuasa
Gelap dan serial Culture Shock,
yang keduanya menduduki peringkat satu di Netflix dalam minggu yang sama
bersama The Most Beautiful Girl in the
World. Kuasa Gelap juga sukses di
bioskop dengan jumlah penonton lebih dari 1 juta.
Ikuti
informasi terbaru tentang film drama romantis ini melalui akun Instagram resmi
@paragonpictures.id. Tak Ingin Usai di
Sini tayang di bioskop mulai 5 Juni 2025!
___________________________
AKUN MEDIA
SOSIAL
Instagram : paragonpictures.id
X :
paragonpics_
Tiktok :
paragonpictures.id
Youtube : Paragon Pictures
Facebook : Paragon Pictures
TENTANG PARAGON PICTURES
Berdiri pada tahun 2019, Paragon
Pictures fokus pada pengembangan, produksi, pemasaran, dan distribusi film
untuk pasar Indonesia dan global. Paragon Pictures telah sukses merilis film The Most Beautiful Girl in the World, Kuasa
Gelap, Losmen Bu Broto, Backstage dan Kalian Pantas Mati.
TENTANG IDEOSOURCE ENTERTAINMENT
Ideosource Entertainment adalah
perusahaan entertainment yang berinvestasi di industri film dan ekosistemnya.
Ideosource Entertainment telah berinvestasi di 19 film layar lebar, seperti Keluarga Cemara, Gundala, Bebas, dan Qodrat.
TENTANG LEGACY PICTURES
Berdiri sejak tahun 2011, Legacy
Pictures berkomitmen mendukung insan-insan kreatif perfilman Indonesia dalam
menghasilkan karya yang berkualitas. Sejumlah film nasional box office yang
turut didukung oleh Legacy Pictures di antaranya adalah Ada Apa dengan Cinta 2, Pengabdi
Setan 2: Communion, Agak Laen, The Architecture of Love, dan Siksa Kubur.
TENTANG KMIF
Kreasi Media Indonesia Fund (KMIF)
adalah perusahaan investasi yang berfokus pada industri media dan konten di
Indonesia. KMIF berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri media melalui
dukungan finansial dan sumber daya lainnya guna meningkatkan pertumbuhan
ekosistem dan berkontribusi pada perekonomian secara keseluruhan.
TENTANG NETZME
Netzme adalah platform pembayaran
digital inovatif melalui teknologi QRIS (Quick Response Code Indonesian
Standard). Selain fungsi keuangan, Netzme juga meningkatkan literasi dan
inklusi keuangan untuk UMKM serta mendukung program pemerintah dalam memperluas
penggunaan QRIS di seluruh Indonesia.
TENTANG NUON DIGITAL INDONESIA
Nuon Digital Indonesia merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang Digital Content dan
Entertainment dan merupakan anak
usaha dari Telkom group, perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Nuon
Digital Indonesia mengelola penukaran voucher layanan digital game, game
publishing, music streaming, digital music aggregator, events exclusive
ticketing, dan berbagai layanan konten berbasis digital lainnya.
TENTANG VIRTUELINES
Virtuelines adalah perusahaan
produksi film asal Indonesia yang didirikan oleh Arya dan Ardi Setiadharma,
investor di ekosistem startup Indonesia. Berbekal pengalaman sukses di dunia
teknologi, keduanya kini membawa semangat dan keahlian bisnis ke industri film.
Dalam 2 tahun terakhir, Virtuelines telah berinvestasi di berbagai film seperti
Pemukiman Setan, Kuasa Gelap, Ambyar Mak
Byar, dan Qodrat 2 yang berhasil
meraih 2 juta penonton.





Komentar
Posting Komentar