Langsung ke konten utama

Lebih dari Sekadar Horor, Film 'Godaan Setan yang Terkutuk' Angkat Cerita Strategi Iblis Hancurkan Keluarga Dari Pintu Kerapuhan Ibu

 


Jakarta, 9 Mei 2025 -  Di tengah maraknya film horor dengan penampakan dan jumpscare, rumah produksi Maxima Pictures dan Sinergi Pictures, berkolaborasi dengan VLP Indonesia dan Ben Films, menawarkan pendekatan berbeda lewat karya terbarunya, Godaan Setan yang Terkutuk yang akan rilis pada tanggal 15 Mei 2025 di seluruh bioskop Indonesia. 

 

Sebagai sebuah drama horor, Godaan Setan yang Terkutuk  hadir lebih dari sekadar menakuti dengan penampakan dan suara mengagetkan. Film ini mempunyai premis yang menarik dan menyajikan teror yang lebih intim dan personal, menyingkap strategi halus iblis dalam meruntuhkan keluarga dengan memanfaatkan kerentanan seorang ibu sebagai fokus utama dalam balutan drama keluarga yang kuat.

 

Dengan tagline yang kuat dan menohok, “Jika Kau Ingin Merusak Sebuah Keluarga, Rusaklah Dulu Ibunya”, film ini mengajak penonton melihat bagaimana rapuhnya seorang ibu bisa menjadi celah bagi iblis untuk masuk dan memecah belah keluarga dengan segala tipu dayanya. Lewat film ini, penonton akan diajak berkenalan dengan sebuah keluarga Ustadz Ruqyah yang harus menghadapi cobaan besar dalam hidup ketika godaan-godaan setan mulai mengintai keluarga mereka.

 

Film yang disutradarai oleh Fahmi J. Saad bersama para produser eksekutif Marcel Hartawan, Vera Lasut, Lulu Ningrum, M.Husni, dan Reyno Anggoro.  serta produser

Yoen K dan Philip Lesmana,  film ini mengisahkan cerita Ustadz Ahmad, seorang ustadz Ruqyah yang harus menghadapi kejadian mengerikan dalam hidupnya dimana anggota keluarganya satu persatu mendapat godaan setan yang menyesatkan. Setan perlahan demi perlahan mulai merusak keseimbangan keluarganya, dimulai dari titik paling lemah yakni Ibu mereka sendiri.  

 

Cerita ini tentu adalah cerita yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari di tengah konflik keluarga yang tanpa kita sadari akan terus datang dan bisa jadi sebagai peringatan jika godaan setan itu sangat dekat dan bisa datang kapan saja. 

 

Mewakili Maxima Pictures, Produser Yoen K menjelaskan bagaimana film ini akan mudah terhubung dengan penonton dan akan diterima dengan baik oleh masyarakat.

 

“Kami berharap 'Godaan Setan yang Terkutuk' tidak hanya menyajikan kengerian, tetapi juga memicu renungan mengenai betapa krusialnya ketahanan mental dan emosional, terutama bagi seorang ibu dalam keluarga. Sudut pandang iblis yang memanfaatkan kerapuhan ini adalah angle yang kuat dan kami percaya akan relevan dengan dinamika keluarga yang ada di masyarakat kita.” jelas Yoen K.

 

Bersamaan dengan hal tersebut, selain cerita yang menarik, kolaborasi antar rumah produksi ini juga menjadi penguat jika film Godaan Setan yang Terkutuk dikerjakan dengan serius agar mendapatkan hasil yang maksimal. Philip Lesmana, produser Sinergi Pictures, menambahkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. 

 

“Kolaborasi antara keempat rumah produksi ini meningkatkan kepercayaan diri Sinergi Pictures terutama dalam mewujudkan visi kami untuk menghadirkan film dengan cerita yang kuat dan berkualitas. Pertukaran ide kreatif serta beragam pendekatan produksi dari tim Maxima Pictures, VLP Indonesia, dan Ben Films menjadi kesempatan emas untuk memperkaya wawasan kami, sehingga kami yakin 'Godaan Setan yang Terkutuk' akan menjadi tontonan yang memberikan dampak lebih bagi penonton.” ungkap Philip. 




 

Film Godaan Setan yang Terkutuk dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Donny Alamsyah, Poppy Sovia, Azela Putri, Aline Fauziah, Claresta Taufan, Jefan Nathanio, dan Aden Bajaj.  Mereka pun turut menyampaikan antusiasme dan pandangan mereka mengenai film ini. 

 

Donny Alamsyah, yang memerankan karakter Ustadz Ahmad, mengungkapkan jika film ini adalah film horor yang berbeda. “Menurut saya, film ini menawarkan sesuatu yang berbeda dalam genre horor. Premis tentang bagaimana iblis bekerja melalui kerapuhan seorang ibu adalah sebuah ide yang sangat menarik dan bisa membuat penonton merenungkan tentang pentingnya menjaga keharmonisan dalam keluarga. Saya berharap film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan insight dan renungan bagi penonton.” jelas Donny. 

 

Senada dengan Donny, Poppy Sovia, yang memerankan karakter Ibu Sri, istri Ustadz Ahmad, menambahkan, “Sebagai seorang perempuan dan seorang ibu, saya merasa tema film ini sangat dekat dengan realita yang mungkin dihadapi banyak perempuan. Tekanan dan tantangan dalam keluarga terkadang bisa membuat seseorang merasa rapuh dan sering mengeluh dengan keadaan. Saya harap film ini bisa menjadi sarana refleksi dan mungkin juga memicu diskusi yang positif antar perempuan khususnya ibu-ibu serta para keluarga di luar sana” tambah Poppy. 

 

Film Godaan Setan yang Terkutuk akan mulai menghantui layar bioskop di seluruh Indonesia pada tanggal 15 Mei 2025. Lebih dari sekadar menyajikan tontonan drama horor yang menegangkan, film ini diharapkan dapat menjadi sebuah refleksi bagi seluruh anggota keluarga baik ayah, ibu, hingga anak-anak. Melalui penggambaran strategi iblis yang licik dalam memecah belah keharmonisan keluarga, film ini mengajak penonton untuk lebih memahami betapa pentingnya kewaspadaan, komunikasi yang kuat, dan fondasi keluarga yang kokoh dalam menghadapi berbagai godaan setan dan tantangan hidup. 

Sebuah tontonan yang menghibur sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi keutuhan rumah tangga. Semua informasi film Godaan Setan yang Terkutuk bisa diakses melalui kanal resmi Instagram @official_godaansetan. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...