SIAP-SIAP! FILM ACTION BOX OFFICE MALAYSIA BLOOD BROTHERS: BARA NAGA TAYANG DI INDONESIA MULAI 11 JUNI 2025
Jakarta, 27 Mei 2025 – Aksi laga dari negeri jiran siap membakar layar bioskop Indonesia. Blood Brothers: Bara Naga, film box office
asal Malaysia, akan resmi tayang eksklusif di seluruh jaringan CGV
Indonesia mulai 11 Juni 2025. Diproduksi oleh rumah
produksi legendaris Skop Productions dan disutradarai oleh Syafiq Yusof bersama
Abhilash Chandra, film ini merupakan sajian aksi brutal yang telah mengguncang
box office Malaysia dengan raihan pendapatan lebih dari RM76 juta atau lebih
dari Rp292 miliar. Di Internet Movie Database (IMDb), film ini meraih rating
impresif sebesar 8.3. Di balik kesuksesan ini, berdiri pula produser ternama
Datuk Dr. Yusof Haslam yang turut mengawal kualitas produksi film ini dari awal
hingga akhir.
Film Malaysia Blood Brothers: Bara Naga berkisah tentang Ghaz (Sharnaaz Ahmad) yang
merupakan sosok yang terlatih, disiplin, dan mematikan. Ketika sang mentor,
Dato’ Zul (Wan Hanafi Su), ditemukan tewas secara brutal, semua berubah. Bukti
yang ada menunjuk pada satu nama, Ariff (Syafiq Kyle), sahabat sekaligus rekan
satu tim yang dulu ia anggap seperti saudara. Hancur karena dikhianati oleh
orang yang paling ia percaya, Ghaz justru menerima satu tugas: memburu dan
menghabisi Ariff.
Namun pelariannya membawa Ghaz ke dalam labirin pengkhianatan yang jauh lebih kelam dari yang ia bayangkan. Ariff tidak sendiri. Ia bersekutu dengan Jaki (Syazwan Zulkifly), sosok yang penuh amarah dan pernah berurusan dengan dunia kriminal. Misi pribadi ini berubah menjadi perang batin. Di tengah pertarungan brutal dan konspirasi berdarah, Ghaz harus memilih: menuntaskan dendam demi kehormatan, atau membuka luka masa lalu yang bisa menghancurkan segalanya.
Dengan aksi laga penuh darah dan
koreografi pertarungan jarak dekat yang intens, Blood Brothers: Bara
Naga menawarkan atmosfer ketegangan yang mengingatkan
pada film aksi The Raid. Gaya
sinematik yang rapi, ritme cerita yang cepat, serta atmosfer dunia kriminal
yang suram menjadikan film ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengalaman.
Tak hanya menampilkan laga tanpa henti, film ini juga memastikan pengembangan
karakter, alur, dan konflik dirancang dengan mendalam dan terstruktur sejak
awal proses produksi.
Karakter-karakter dalam film ini turut
menyumbangkan lapisan emosional yang memperkaya ketegangan. Ghaz dengan aura
dingin dan mematikannya, Ariff sang protagonis yang menunjukkan tekadnya untuk
bertahan. Sosok Jaki yang liar dan emosional, menghadirkan dinamika yang
kompleks. Serta Dato’ Zul, yang menjadi titik pusat konflik, hadir dengan penuh
kharisma. Di luar itu, hadirnya Amelia Henderson pun turut memperkuat cerita
sebagai Sheila, karakter misterius yang menyimpan banyak rahasia.
Di Malaysia, Blood Brothers: Bara Naga disambut meriah.
Media sosial dibanjiri testimoni dari penonton yang menyebut film ini sebagai
film laga lokal terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Bagi sebagian besar
penonton, film ini sukses mengajarkan tentang arti dari kepercayaan dan harus
tetap waspada akan adanya pengkhianatan di sekitar kita. Seperti yang ditulis
oleh akun TikTok m’s edit, “dalam hidup ni jangan percaya kepada sesiapa sebab
bila bila masa dia boleh tikam kita dalam diam. Dengki dan pengkhianatan itu
bukan hanya daripada orang luar tetapi juga dengan orang yang kita rapat bahkan
keluarga sendiri.”
Sementara itu akun TikTok Weebro yang
kerap mereview film ikut memuji film ini. Selain visual dan akting para
aktornya yang diakui luar biasa, akun ini juga mengungkapkan cara bercerita
film yang lengkap, mulai dari pengenalan tokoh, flash black hingga puncak cerita semua disajikan lengkap dalam fase yang cepat.
“Dia punya plot line cantik,
smooth,” ungkapnya. Komentar-komentar semacam ini terus mengalir,
memperkuat posisi film ini sebagai fenomena yang memicu adrenalin para penikmat
film aksi.
Sebagai bagian dari perilisan resminya
di Indonesia, akan diadakan Gala Premiere eksklusif pada 9
Juni 2025 di CGV Grand Indonesia, Jakarta. Acara ini
akan dihadiri oleh perwakilan tim produksi dan sejumlah bintang dari film,
serta diharapkan menjadi ajang selebrasi bagi pecinta film laga Indonesia yang
haus akan tayangan aksi berkualitas tinggi.
Bersiaplah menyaksikan pertempuran
antara darah, kehormatan, dan pengkhianatan dalam Blood Brothers: Bara
Naga. Film ini bukan sekadar adu otot dan senjata,
tapi juga pertarungan batin yang membakar. Tayang eksklusif di
CGV mulai 11 Juni 2025. Jangan lewatkan salah satu
film aksi paling mendebarkan tahun ini.
*****
PRODUCTION NOTES
BLOOD BROTHERS: BARA NAGA
|
Title Film |
|
: Blood Brothers: Bara Naga |
|
Production House |
|
: Skop Productions |
|
Genre |
|
: Action, Drama |
|
Duration |
|
: 128 menit |
|
Release (Indonesia) |
|
: 11 Juni 2025 |
|
Producer |
|
: Datuk Dr. Yusof Haslam |
|
Executive Producers |
|
: SKOP PRODUCTIONS | Shamin Yusof : ENOTECH | David Yap : KOMET PRODUCTIONS | Ahmad Izham Omar |
|
|
|
: ME REPUBLIC | Sean Sim : D’AYU PICTURES | Dato’ Rosmarayu Mokhtar : PRIMEWORKS STUDIOS | Nini Yusof |
|
Co-Producer |
|
: Abhilash Chandra |
|
Line Producer |
|
: Nana Azmi |
|
Script Writer |
|
:
Abhilash Chandra, Ghazwan Tomasi, Ayam Fared, Ashraf Modee Zain |
|
Director |
|
: Syafiq Yusof, Abhilash Chandra |
|
Director of Photography |
|
: Nicholas Chin |
|
Editor |
|
: Daniel Mahamad, Abhilash Chandra, Syafiq Yusof |
|
Art Director |
|
: Nazrul Asraff Mahzan |
|
Wardrobe |
|
: Nazirah Ramlan |
|
Make Up |
|
: Eds Arippin, Miszie Majid |
|
Casting |
|
: Aslam Yusoff |
|
Music Composer |
|
: Ricky
Lionardi, Teoh Eng Hooi |
TENTANG SKOP
Didirikan oleh tokoh legendaris
perfilman Malaysia, Datuk Yusof Haslam, pada Maret 1985, SKOP Productions
tumbuh menjadi salah satu rumah produksi paling berpengaruh di Asia Tenggara.
Dikenal akan konsistensinya dalam menghadirkan film-film komersial berkelas
yang meraih berbagai penghargaan, SKOP juga dikenal lewat deretan judul-judul
karya unggulan yang merajai rating di Malaysia.
Dengan semangat untuk menyampaikan
kisah-kisah yang unik, kuat dan menggugah, SKOP Productions mengekspresikan
narasi lintas genre yang menjadikan karya-karyanya tak hanya digemari di tanah
air, tetapi juga diapresiasi di mancanegara.
Jejak kesuksesan SKOP tak lepas
dari sejumlah franchise box office legendaris yang telah mereka lahirkan,
termasuk KL Gangster 1 & 2, trilogi Abang
Long Fadil, Munafik 1 & 2, hingga Polis
Evo 3. Semua ini menegaskan posisi SKOP sebagai pionir hiburan
layar lebar yang mampu menyatukan kekuatan aksi, emosi, dan cerita yang relevan
bagi penonton luas.




Komentar
Posting Komentar