Langsung ke konten utama

Kenalan Sama Geng Kantor Paling Absurd dari Film “Tinggal Meninggal”: Siapakah yang Sering Kamu Temui di  Sekitarmu?

 




Jakarta, 20 Juni 2025 — Film Tinggal Meninggal atau TingNing kembali menghadirkan kejutan dengan merilis poster karakter-karakter dalam filmnya. Kali ini, TingNing memperkenalkan jajaran karakter yang disebut sebagai “Geng Kantor”, rekan kerja Gema (diperankan Omara Esteghlal). Mereka adalah orang-orang absurd dengan sifat yang beragam, tapi familiar di sekitar kita.

Setiap karakter “Geng Kantor” ini layaknya cerminan dari tipikal rekan kerja yang mungkin ada atau malah sering kita temui di dunia nyata. Dengan pendekatan “komedi getir”, enam karakter “Geng Kantor” ini diperkenalkan lewat serangkaian poster dengan gaya visual yang unik, menyesuaikan gaya masing-masing platform media sosial: dari LinkedIn, Twitter, Instagram, TikTok, Pinterest, hingga CV digital.



Pak Cokro (Muhadkly Acho), si bos agensi yang ingin terlihat gaul dan relevan, tampil dengan background LinkedIn dan bio sok asik, lengkap dengan jargon-jargon korporat yang terasa cringe. Dengan profile yang edgy abis, nggak mungkin kan kalian nggak mau jadi karyawan belio?



Kemudian ada Kerin (Mawar de Jongh), teman kantor yang “anak Jaksel banget”, selalu aware dengan isu-isu sosial dan mental health, dan pinter banget ngeles dengan bahasa Inggris. Hadir dengan gaya profil Twitter yang witty. Dari gaya bicaranya, kayaknya dia tim bubur dikumur, eh bukan, diaduk? Ya, nggak sih?



Danu (Mario Caesar), si tukang flex yang personal brandingnya si doyan liburan biar keliatan vibes elitnya. Danu hadir dalam poster ala profil Instagram dengan story highlight bendera dari negara-negara yang pernah ia kunjungi (katanya). Prinsipnya, kalau bisa tiap weekend harus ke luar negeri buat healing. Katanya lagi, saking seringnya keluar negeri, baginya I dalam WNI itu, international!



Adriana (Shindy Huang), teman kantor paling skena dan sangat percaya konspirasi, yang selalu update tempat ngopi, musik indie, dan tren fashion, muncul dengan visual Pinterest yang artsy dan estetik. Apapun kegiatannya, pokoknya harus ada kopi. Gak ngopi, gak yoi.



Ilham (Ardit Erwandha), pegawai paling santai, gemar menunda kerja dan gemar numpang gosip, tampil dengan CV seadanya. Isinya acak tapi entah kenapa tetap disayang tim. Mungkin karena kekurangannya cuma satu, yaitu kurang ayah, alias anak yatim, seperti yang tertulis di CV-nya.



Terakhir ada Naya (Nada Novia), social media specialist si paling Gen Z yang suka ngonten, ngedance, dan bawa vibes TikTok ke kantor, sampai-sampai followernya sedikit lagi bisa lah 10k! Poster-nya tentu saja berbentuk profil TikTok yang playful. Segala jenis konten viral udah dia bikin, mau collab atau endorse bisa langsung japri.

Keunikan poster “Geng Kantor” ini ternyata mendapatkan respons yang cukup berwarna. Sebagian besar mengomentari keunikan posternya. Poster karakter Ilham yang diperankan Ardit Erwandha salah satu yang cukup banyak mendapat response kocak, termasuk dari Ardit sendiri. Ia tak kuasa melihat CV-nya sebagai Ilham dibuat “apa adanya”. “SINI GUA AJA YANG BIKIN PROFIL GUA,” komentar Ardit menggunakan akun pribadinya. Tentu saja Ardit nggak tahan berkomentar, karena siapa yang tahan, melihat CV dengan foto gepeng seperti punya Ilham?

 

Selain itu, poster Danu juga cukup banyak mendapat respons. Sebagai orang dengan persona; branding suka healing ke luar negeri, fotonya dianggap kurang totalitas. “Harusnya kovernya mangap dong biar keliatan minum aer Merlion,” komentar influencer Dwi Handayani Syah Putri. Sementara komentar yang lainnya tertuju kepada tim kreatif TingNing, pasalnya cuma lewat poster, orang-orang langsung bisa menebak kepribadian dari karakternya. “Ini gimana sih, cuma dari ekspresi and bio Linkedin bikin kita tau karakternya gimana. Luar biasa betul,” komentar akun Doddy Pratama Surbakti.

Melalui pendekatan visual yang sarkastik, jahil, tapi relatable, poster karakter ini bukan cuma promosi, tapi juga bagian dari bahan merenung dan tertawa karena teman kantor kayak gini pasti ada deh! Tentunya dengan memperkenalkan mereka, harapannya penonton akan semakin familiar dengan kisah TingNing, yang akan tayang mulai 14 Agustus 2025 nanti.

Tinggal Meninggal  atau TingNing, merupakan film drama komedi dari Imajinari setelah Agak Laen dan Kaka Boss. Diproduseri oleh Dipa Andika dan Ernest Prakasa, film TingNing menjadi debut Kristo Immanuel sebagai sutradara film panjang. Uniknya lagi, TingNing adalah cerita orisinil yang benar-benar lahir dari ide jahil Kristo, yang kini menjelma jadi karya layar lebar yang siap mengundang tawa sekaligus renungan di bioskop.

Apakah kamu bisa menemukan rekan kantor kamu di antara Geng Kantor ini? Atau malah kamu sendiri salah satunya? Setelah Geng Kantor, apa lagi ya yang akan dispil TingNing? Pantau terus update film Tinggal Meninggal di Instagram dan TikTok @tingning.official.

*****

 

TENTANG IMAJINARI

Imajinari adalah studio film muda di Indonesia yang menitikberatkan pada cerita yang segar dan berpijak pada visi kreatif sutradara. Rekam jejak Imajinari diantaranya adalah film mega box office “AGAK LAEN” yang meraih lebih dari 9,1 juta penonton dan "Jatuh Cinta Seperti Di Film Film" yang memenangkan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Utama Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2024.

 

Didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa Andika, Imajinari memulai debutnya melalui film “Ngeri-Ngeri Sedap” (2022), sebuah film yang kemudian menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy Awards 2023.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...