Jakarta, 17 Juni 2025 —
Film horor terbaru bertajuk ‘Syirik: Danyang Laut Selatan’ siap meneror layar
lebar dengan pendekatan yang berbeda dari film horor kebanyakan. Tak sekadar
menyajikan adegan jumpscare, film ini justru menggali kedalaman kengerian dari
akar-akar budaya, kepercayaan kelam, dan praktik sesat yang masih eksis di
masyarakat. Dengan cerita yang menyentuh sisi emosional dan spiritual, Syirik
menghadirkan horor yang lebih personal dan mengusik batin penonton.
Kisah cinta tragis
antara Said dan Sari menjadi salah satu benang merah dalam narasi film ini.
Cinta mereka diuji oleh tradisi kuno, tekanan keluarga, serta ancaman dari
kekuatan gaib. Perjuangan mereka menggambarkan dilema berat dalam memilih
antara cinta, keluarga, dan kebenaran.
Tokoh Said, yang
digambarkan sebagai seorang santri yang kembali ke kampung halamannya dan
menemukan desanya telah jatuh dalam kesesatan, menjadi inti dari konflik utama
film ini. Cerita tersebut memunculkan pertarungan nilai antara iman dan
penyimpangan, serta menghadirkan dimensi moral dan spiritual dalam balutan
genre horor.
Intrik kekuasaan turut
memperkuat ketegangan film ini. Sosok antagonis Ki Dalang, yang terobsesi pada
ilmu hitam dan ritual tumbal, berhadapan dengan tokoh lurah yang harus memilih
antara menyelamatkan warganya atau menutupi rahasia kelam desa tersebut. Konflik
ini menjadi cerminan tentang pengorbanan, ambisi, dan kekuasaan yang
menyesatkan.
Film ini juga didukung
oleh deretan bintang papan atas, seperti Teuku Rassya, Donny Alamsyah,
Kinaryosih, Totos Rasiti, Richelle Skornicki, dan Nikita Mirzani. Kehadiran
para aktor ini menjadi jaminan kualitas dari sisi akting dan daya tarik yang
kuat bagi penonton.
Menariknya, film ini
juga menjadi salah satu titik balik karier Nikita Mirzani, yang selama ini
kerap menjadi sorotan media karena berbagai kontroversi. Dalam film ini, Nikita
menunjukkan dedikasinya sebagai aktris, dengan peran yang menantang dan emosional.
‘Syirik: Danyang Laut
Selatan’ juga mencuri perhatian dengan keberaniannya mengangkat berbagai mitos
dan legenda lokal, terutama dari Jawa. Mulai dari cerita Danyang penjaga desa,
pulung gantung, ritual pengorbanan, hingga konsep mengerikan seperti ‘wayang
kulit manusia’, semuanya dikemas secara sinematik dan otentik, menghadirkan
pengalaman horor yang terasa nyata dan dekat dengan budaya masyarakat
Indonesia.
Debut Richelle
Skornicki sebagai pemeran utama di genre horor juga menjadi salah satu sorotan.
Dalam perannya sebagai Sari, Richelle berhasil memerankan karakter yang penuh
dilema dan pergolakan batin.
Sisi visual film ini
pun tak kalah mencuri perhatian. Dengan mengambil lokasi syuting di Wonosari,
film ini menyuguhkan lanskap alam dan suasana pedesaan yang penuh nuansa
mistis. Keindahan visual dari pemandangan alam hingga elemen arsitektur lokal
memperkuat atmosfer mencekam dalam setiap adegannya.
Dengan proses produksi
yang memakan waktu cukup lama, Syirik dirancang bukan hanya untuk menakuti,
tetapi juga menggugah pemikiran penonton mengenai dampak dari keserakahan,
ambisi, dan penyimpangan keyakinan.
‘Syirik: Danyang Laut
Selatan’ akan tayang serentak pada 19 Juni 2025 di seluruh bioskop Indonesia.
Jangan lewatkan pengalaman horor yang tak hanya menegangkan, tapi juga sarat
makna budaya. Ajak teman, pasangan, dan keluarga untuk menyelami kisah mistis
ini di awal musim panas!


Komentar
Posting Komentar