Langsung ke konten utama

Aghniny Haque Terkunci di Kamar Mandi Selama 40 Menit Saat Syuting Film Selepas Tahlil  

 



Jakarta, 9 Juli 2025 Kejadian tak terduga dialami oleh aktris Aghniny Haque saat menjalani proses syuting film horor Selepas Tahlil. Dalam sesi wawancara bersama awak media pada Gala Premiere yang digelar di XXI Epicentrum Jakarta, 6 Juli 2025, Aghniny mengungkapkan bahwa dirinya pernah terkunci di dalam kamar mandi selama 40 menit—pada pukul dua dini hari—saat sedang berada di lokasi syuting.

“Enggak tahu lagi sial atau apa, tahu-tahu aku terkunci di toilet, jam 02.00 dini hari pula,” ujar Aghniny sambil tertawa mengingat kejadian tersebut. Yang membuat momen itu semakin aneh dan menegangkan, menurutnya, adalah kenyataan bahwa pintu kamar mandi tidak bisa dibuka—baik dari dalam maupun luar. “Akhirnya, kru memutuskan untuk mendobrak pintu toilet tersebut sampai jebol,” tambahnya.

Aghniny Haque


Kejadian ini pun sempat memunculkan spekulasi di antara para kru tentang kehadiran “penghuni lain” di lokasi syuting. Namun Aghniny sendiri tidak langsung mengaitkannya dengan hal mistis. “Mungkin orang itu dibawa local man kita ya. Sejujurnya, saya enggak tahu menahu soal pawang hantu itu. Karena biasanya kalau pakai pawang hantu, kami akan minta izin dengan bikin doa bersama dan tumpengan,” jelasnya.

Selepas Tahlil adalah film horor drama produksi BION Studios yang akan tayang di bioskop pada 10 Juli 2025. Film ini bercerita tentang dua saudara yang diteror oleh jenazah ayah mereka sendiri yang bangkit dan berjalan dari Surabaya ke Lamongan, setelah wasiat terakhirnya tidak dipenuhi. Cerita film ini terinspirasi dari episode viral podcast horor Lentera Malam, dan dibintangi oleh Aghniny Haque, Bastian Steel, dan Epy Kusnandar.

Disutradarai oleh Adriano Rudiman, film Selepas Tahlil tak hanya menghadirkan horor supranatural, tetapi juga drama emosional tentang rasa bersalah, rahasia keluarga, dan warisan kelam yang diturunkan secara diam-diam. Insiden yang dialami Aghniny saat syuting menjadi salah satu dari banyak cerita di balik layar yang membuat proyek ini terasa semakin “hidup”—baik secara teknis maupun spiritual.

Film Selepas Tahlil akan segera tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 10 Juli 2025.




CATATAN PRODUKSI

 

Judul                

: Selepas Tahlil

 

Sutradara         

: Adriano Rudiman

 

Penulis             

: Husein M. ATmodjo

 

Produser          

: Taufan Adryan 

 

Rumah Produksi 

: Bion Studios

 

Tanggal Tayang 

: 10 Juli 2025 (Bioskop)

 

Pemain            

: Aghniny Haque          

sebagai Saras 

                         

  Bastian Steel             

sebagai Yudhis

                         

  Epy Kusnandar          

sebagai Hadi 

                         

  Adjie N. A.                  

sebagai Setyo

                         

  Vonny Anggraini        

sebagai Ambar 

                         

  Diandra Agatha          

sebagai Dyah 

                         

  Abdul Rachman Hidayat

sebagai Ustad Zuhri

 

 


LOGLINE

 

Setelah ayah mereka menghilang di malam kematiannya, Saras dan Yudhis memulai perjalanan ke kampung halamannya, berharap memahami apa yang sebenarnya terjadi dan tidak mereka ketahui tentang masa lalu sang Ayah.

 

 

SINOPSIS 

 

Di malam kematian ayah mereka, Yudhis dan Saras bersiap untuk perpisahan yang tenang. Namun saat sang ayah tiba-tiba menghilang keesokan paginya, keduanya dihadapkan pada lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Perjalanan yang membawa mereka kembali ke kampung halaman sang ayah. Di tengah usaha mereka memakamkan sang Ayah, perlahan rahasia yang selama ini tersembunyi justru terungkap. Perjalanan menguburkan sang ayah pun berubah menjadi pencarian akan pemahaman dan penerimaan.

 

 

 

TENTANG BION STUDIOS

 

BION Studios merupakan salah satu unit bisnis dari Visinema Group (Visinema) yang berfokus untuk memproduksi konten hyperlocal. Studio ini memiliki misi untuk menangkap ide-ide segar yang tumbuh dari budaya populer, tren yang sedang berkembang, dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. BION Studios memberikan ruang bagi cerita-cerita yang mungkin belum terdengar namun memiliki potensi besar untuk menggugah hati penonton.

 

BION Studios berkomitmen untuk memproduksi konten yang mengangkat cerita dari masyarakat untuk masyarakat sehingga penonton merasa lebih terhubung dengan apa yang mereka tonton.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...