Langsung ke konten utama

Film Animasi Ejen Ali The Movie 2: Memukau Penonton Indonesia 340  Ribu Lebih Penonton Rayakan #AnimaSEA! Selanjutnya ke Jepang

 


Jakarta, 21 Juli 2025—Setelah hampir sebulan tayangnya film animasi Malaysia, Ejen Ali The Movie 2 di Indonesia, perjalanan misi Ejen Ali bersama para agen MATA kini telah disaksikan lebih dari 340 ribu penonton! Angka yang mengesankan ini dicapai meskipun dengan jumlah layar dan jadwal tayang yang terbatas, membuktikan antusiasme tinggi masyarakat Indonesia terhadap petualangan Ejen Ali. Saat ini, Ejen Ali The Movie 2 juga masih tayang di bioskop Indonesia.

 

Perjalanan Ejen Ali The Movie 2 di Indonesia bertepatan dengan momen liburan sekolah, menjadikannya salah satu pilihan utama bagi keluarga yang mencari hiburan berkualitas. Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyajikan kisah penuh aksi dan nilai-nilai positif yang menjadi refleksi dengan penonton.

 

“Kami sangat terharu dan bangga melihat respons luar biasa dari penonton Indonesia terhadap Ejen Ali The Movie 2. Ini adalah bukti bahwa Ejen Ali memiliki tempat spesial di hati penggemar di sini. Dukungan yang tiada henti ini memotivasi kami untuk terus menciptakan karya-karya terbaik,” ujar sutradara Ejen Ali The Movie 2 dan CEO WAU Animation Usamah Zaid Yasin. 

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penonton yang telah menjadikan film kami bagian dari pengalaman liburan mereka. Kami berharap Ejen Ali dapat terus menjadi inspirasi dan tontonan yang menyenangkan bagi seluruh keluarga Indonesia dan Asia Tenggara,” tambah produser eksekutif Ejen Ali The Movie 2 dan CEO Primeworks Studios Nini Yusof.

 

Setelah sukses di Malaysia dan ditayangkan di Indonesia, kini Ejen Ali The Movie 2 tengah direncanakan untuk melanjutkan perjalanannya ke Jepang. Menjadi perayaan kesuksesan animasi Asia Tenggara (#AniSEA) yang saat ini berjaya di layar lebar.

 

Ejen Ali The Movie 2 mengikuti kisah Ejen Ali, yang ditunjuk sebagai pilot Project SATRIA, baju zirah berteknologi baru dengan bantuan program kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan kinerja fisik dan keterampilan mental agen MATA saat menjalankan misi rahasia mereka.

 

Tonton Ejen Ali The Movie 2 di bioskop Indonesia. Ikuti perjalanan Ejen Ali di Instagram: @ejen_ali.

 

***

 

 

Tentang PRIMEWORKS Studios

Primeworks Studios adalah perusahaan produksi terkemuka di Asia Tenggara yang beroperasi di bidang bisnis konten kreatif di seluruh jaringan media, termasuk produksi TV dan film, penjualan konten, distribusi dan pemasaran film, animasi, konten bermerek, serta lisensi dan merchandise. Primeworks Studios merupakan perusahaan konten pemenang penghargaan yang memproduksi lebih dari 3.000 jam konten menarik setiap tahun untuk berbagai platform, termasuk televisi, bioskop, dan digital. Rumah produksi ini merupakan kekuatan kreatif di balik berbagai genre konten, termasuk hiburan, animasi, majalah, dokumenter, olahraga, dan drama.


Tentang WAU Animation

WAU Animation adalah studio animasi CG yang didirikan pada 18 Maret 2013 oleh sekelompok talenta kreatif dengan pengalaman hingga 17 tahun dalam memproduksi serial animasi CG dan film feature yang memenangkan berbagai penghargaan. WAU Animation dikenal karena proses penciptaan dari naskah hingga layar untuk Ejen Ali. Di balik WAU Animation, terdapat keinginan untuk menciptakan animasi yang dapat menggerakkan penonton. Kami bercita-cita untuk menceritakan kisah-kisah luar biasa yang menghibur namun bermakna dan menginspirasi, sekaligus dipenuhi dengan esensi lokal, karena kami sangat percaya pada penegasan identitas Malaysia yang unik. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...