Film Sore: Istri dari Masa Depan Raih 1,3 Juta Lebih Penonton Sebuah Pencapaian Drama Romantis di Tahun 2025
‘Konser’ dadakan Sheila Dara, Barasuara, dan Maya Hasan membawakan Terbuang dalam Waktu & Pancarona mendapat sambutan meriah.
Jakarta, 21 Juli 2025 — Film Sore: Istri dari Masa Depan berhasil mencetak 1,393,072 penonton pada Minggu, 20 Juli 2025, tepat
pada hari ke-11 penayangan film. Sejak pertama kali tayang pada 10 Juli 2025,
angka 1 juta penonton Sore: Istri dari Masa Depan telah ditorehkan pada 19 Juli 2025, atau dalam kurun 10 hari tayang.
Hal itu sekaligus mengukuhkan sebagai film Indonesia ke-10 yang berhasil meraih
angka 1 juta lebih penonton pada tahun ini.
Sore: Istri dari Masa Depan juga menjadi film bergenre drama romantis kedua tahun ini yang sukses
mencapai 1 juta lebih penonton. Sebuah pencapaian yang patut dirayakan karena
tak dalam tahun-tahun terakhir, genre ini cukup kurang diminati penonton
Indonesia.
Kesuksesan Sore: Istri dari
Masa Depan juga meneruskan sukses Yandy Laurens
bersama produser Suryana Paramita dan Cerita Films, yang tahun ini juga merilis
film 1 Kakak 7 Ponakan,
bekerjasama dengan Mandela Pictures. Film tersebut dirilis pada awal tahun dan
telah berhasil mendapat 1,237,043 penonton saat tayang di jaringan bioskop.
Kini, perjalanan manis tahun 2025 Yandy bersama Mita dan Cerita Films berlanjut
lewat film Sore: Istri dari
Masa Depan, yang telah melewati jumlah capaian
penonton 1 Kakak 7 Ponakan.
Meski harus bersaing dengan judul-judul
film besar Hollywood, Sore: Istri dari Masa Depan membuktikan sebagai film yang memiliki kualitas tinggi. Terbukti, dari
jumlah layar yang diberikan pada saat Opening Day yang tidak mencapai 300 layar, kini dengan dukungan penonton Indonesia
yang ikut menonton film ini, layar untuk Sore: Istri dari
Masa Depan terus bertambah.
“Capaian ini adalah berkat dukungan
seluruh penonton Indonesia yang telah percaya dengan karya independen perdana
Cerita Films. Merasa film ini digendong oleh jutaan penonton Indonesia sehingga
bisa berjalan sampai saat ini dan masih akan terus berlanjut,” kata produser film Sore: Istri
dari Masa Depan Suryana Paramita.
“Ini adalah pengalaman yang surreal.
Perasaan senang yang sulit dicerna, saking besar dan tulusnya respons penonton.
Senang sekali film ini menjadi milik bersama, dan terharu,” kata sutradara film Sore: Istri dari Masa Depan Yandy
Laurens.
Ko-produser film Sore: Istri dari Masa Depan dari Kroasia,
Spomenka Saraga, menyatakan rasa syukurnya film ini telah sukses ditonton lebih
dari 1 juta penonton. Terlebih, proses syuting selama di Kroasia, di kota
Grožnjan dan Zagreb, memberikan inspirasi baginya dan seluruh kru dan pemeran.
“Kami belum pernah bekerja dalam
lingkungan yang begitu tenang, tanpa teriakan, dengan tawa sepanjang hari, dan
tidak ada satupun anggota tim yang mempertanyakan jam kerja, karena bekerja
dengan mereka sungguh menyenangkan. Semua pemeran dan saya bangga sebagai
produser Kroasia dengan tim kami yang luar biasa, termasuk Zdenka Gold, Bobby
Grubic, Kristina Nefat, Zoran Živković, Jadranko Bagaric, semua driver kami
yang luar biasa dan sabar, para aktor kami yang luar biasa Goran Bogdan, Lara
Nekić, Livio Badurina, Borko Peric, Vanda Winter, Sandra Lončarić, Slavica
Knežević, Tea Harčević, Igor Galo. Terima kasih dari lubuk hati kami kepada
semua orang,” ujar
produser Spomenka Saraga.
Tak hanya sukses secara raihan jumlah
penonton, film Sore: Istri dari Masa Depan juga berhasil membuat soundtrack film ini didengarkan oleh banyak
orang. Salah satunya, terbukti dengan masuknya lagu Terbuang dalam Waktu
dari Barasuara ke dalam Top 1 Chart Viral 50 Indonesia
Spotify.
Sebagai ucapan terima kasih untuk
seluruh penonton, Cerita Films bersama Sheila Dara, Barasuara, dan Maya Hasan
pun hadir di Main Atrium Street Gallery Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta
Selatan pada Minggu, 20 Juli 2025. Mereka tampil membawakan 2 lagu soundtrack
film Sore Istri dari Masa Depan, yaitu Terbuang dalam Waktu dan Pancarona.
‘Konser’ dadakan ini disambut meriah antusias oleh pengunjung mal, yang
memadati area Main Atrium Street Gallery PIM, hingga terlihat di beberapa
lantai di bagian atas.
Film Sore Istri dari Masa Depan diproduksi oleh Cerita Films dan didukung oleh Melyana Tjahyadikarta, Queen Yeap, Slingshot Pictures, Imajinari, Miles Films, Studio Artemis, Jagartha, Trinity Entertainment Network, dan Dwidaya Amadeo Gemintang sebagai jajaran produser eksekutif dan kolaborator. Serta para partner resmi Artotel Wanderlust, SukkhaCitta, dan HMNS.
Tonton film SORE: Istri dari
Masa Depan di bioskop. Ikuti perkembangannya melalui
akun Instagram resmi @cerita_films.
***
TENTANG CERITA FILMS
CERITA FILMS adalah rumah produksi di Indonesia yang
pertama kali diperkenalkan kepada publik melalui web series
berjudul Mengakhiri Cinta Dalam 3 Episode (2018)
yang direspon dengan antusiasme tinggi hingga mencapai total 5 juta penonton
per episode di platform YouTube. Melanjutkan kesuksesan kolaborasinya untuk
video musik berjudul Mercusuar pada 2018,
rumah produksi Cerita Films kemudian resmi bernaung di bawah nama PT. Tetapi
Imajinasi Tidak pada 2019.
Rumah produksi yang dikelola oleh Suryana Paramita
sebagai produser dan Yandy Laurens sebagai penulis dan sutradara ini dikenal
dengan karya-karyanya yang memiliki kekuatan narasi. Cerita-cerita yang
diangkat begitu dekat dengan keseharian namun dikemas dalam teknik bertutur
yang unik dan meninggalkan rasa yang dalam bagi penontonnya. Di antaranya
adalah deretan series dan film pendek hasil kolaborasinya dengan brand dan
pihak-pihak lain seperti Janji the Series (2019), The
Power of Sharing (2020), Sepuluh Meter (2020), Perjalanan
Terbaik Sepanjang Masa (2021), dan Yang
Hilang Dalam Cinta (2022).
Bekerjasama dengan rekan rumah produksi lain, Cerita
Films memproduksi film layar lebar pertamanya, Jatuh Cinta Seperti di Film-Film
(2023), yang meraih penghargaan Piala Citra sebagai Film Terbaik di Festival
Film Indonesia 2024. Pada awal 2025, Cerita Films kembali berkolaborasi untuk
memproduksi film 1 Kakak 7 Ponakan, yang berhasil mencetak box office
dengan meraih 1,2 juta penonton. Sore Istri dari Masa Depan
adalah film layar lebar pertama Cerita Films yang diproduksi secara mandiri dan
akan tayang 10 Juli 2025 di bioskop Indonesia.







Komentar
Posting Komentar