Langsung ke konten utama

GJLS: IBUKU IBU-IBU TEMBUS 621.054 PENONTON SETELAH SEBULAN TAYANG, YANG BELUM YUK NONTON, SEBELUM SEKUELNYA TAYANG!

 



Jakarta, 9 Juli 2025 - Setelah nyaris satu bulan tayang di bioskop, film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu telah berhasil mengumpulkan lebih dari 621.054 penonton di seluruh Indonesia. Di tengah derasnya pilihan tontonan, film komedi absurd yang disutradarai oleh Monty Tiwa ini justru berhasil mencuri perhatian dengan gaya yang tak biasa, menyuguhkan kombinasi konyol, drama keluarga yang menyentuh, serta bloopers yang justru sengaja dimasukkan ke dalam filmnya.

Selama sebulan terakhir, dukungan penonton tak hanya terasa di bioskop, tapi juga ramai di media sosial. Banyak yang mengaku nonton berkali-kali, ada yang mendoakan agar film ini segera tembus satu juta penonton, bahkan tidak sedikit yang mulai bertanya-tanya tentang kelanjutan kisah trio absurd GJLS: Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir.

Seperti salah satu komentar yang datang dari pengguna Instagram @Syf4..azhracay yang menulis, “ditunggu season 2 nyaaaaa!!!” dan komentar itu bukan isapan jempol semata. Produser film, Indra Yudhistira, telah memberi lampu hijau bahwa sekuelnya akan segera digarap. Para cast, termasuk Rigen, Rispo, dan Hifdzi pun tak kalah semangat merespons kabar tersebut dengan komentar penuh kode yang bikin netizen makin penasaran.

Sebelumnya, antusiasme tinggi penonton juga memicu tim GJLS untuk menepati nazar unik mereka. Ketika jumlah penonton mencapai angka 500 ribu, Rispo langsung mewujudkan janjinya membuatkan SIM gratis untuk 10 orang yang terpilih, terdiri dari lima pengemudi ojek online dan lima masyarakat umum. Momen pembuatan SIM tersebut berlangsung di Satpas Daan Mogot, dan disambut dengan respons hangat dari para pemenang, yang mengaku terbantu sekaligus terhibur dengan aksi nyata GJLS yang benar-benar di luar nalar.

Kini, meski film ini telah memasuki minggu kelima penayangannya, gelombang tawa dan cinta dari penonton masih membuat film ini bertahan. Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu masih tayang di sejumlah kota, total 12 layar bioskop dengan 29 waktu tayang, termasuk di jaringan XXI di Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, serta jaringan Cinepolis di Serang, Jember, Pekanbaru, dan Palembang.

Satu hal yang pasti, sebelum GJLS 2 resmi diumumkan, nggak ada salahnya nonton (atau nonton ulang) film pertamanya yang masih tayang di bioskop. Siapa tahu tawa kamu jadi bagian dari sejarah absurd menuju satu juta penonton, bukan begitu?

SCTV Tower – Senayan City Lt 18, Jl. Asia Afrika Lot 19 – Jakarta 10270

TENTANG AMADEUS SINEMAGNA

Amadeus Sinemagna adalah perusahaan produksi film di Jakarta yang dibangun untuk menghadirkan kisah-kisah bermakna melalui karya-karya series dan feature films. Dipimpin oleh dua sineas berpengalaman, Monty Tiwa dan Indra Yudhistira, tim kami memiliki rekam jejak yang solid dalam menghasilkan sejumlah judul series dan film tanah air.

Perkembangan pesat di industri hiburan dan meningkatnya popularitas layanan streaming digital, mendorong Amadeus Sinemagna terus beradaptasi dengan membawa keahlian sinematik kami ke ranah digital. Namun, kekuatan utama kami sebenarnya terletak pada komitmen untuk menyajikan cerita yang transformatif.

Melalui narasi yang memikat, Amadeus mempersembahkan karya-karya berkualitas bagi penggemar film Indonesia dari berbagai latar belakang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...