MVP Pictures Merilis First Look Dia Bukan Ibu: Brutal dan Misterius Adaptasi Thread Viral JeroPoint, Comeback Epik Artika Sari Devi! Tayang 25 September 2025 di Bioskop
“Menjadi seorang Ibu adalah pengorbanan paling menyakitkan di dunia.” -Nella Larsen.
Jakarta, 21 Juli 2025 — MVP Pictures merilis official first look film horor terbaru berjudul Dia Bukan Ibu yang menampilkan adegan di meja makan dan sosok perempuan misterius
yang menyimpan hasrat brutal di pikirannya. Film ini diadaptasi dari thread viral @JeroPoint di Twitter/X pada
tahun 2023 yang telah mencapai lebih dari 5,8 views. Thread tersebut
dapat dibaca di: Dia sudah bukan Ibu. Tolong aku.” -A Thread- #bacahorror https://t.co/sU90JnH7pX” / X. Thread
tersebut juga telah mendapat 44 ribu likes, 13
ribu retweet, dan
seribu lebih komentar.
Dalam official first look film horor Dia Bukan Ibu,
menyiratkan sebuah nuansa yang penuh misteri namun brutal. Sosok Ibu yang duduk
di meja makan, tampak tengah terganggu pikirannya, dengan kilasan-kilasan
kejadian brutal seperti daging yang dicabik-cabik, tangan menggenggam batu dan
berlumur darah, serta pisau yang diasah tajam. Gambar-gambar tersebut
menyiratkan apa yang ada di dalam pikiran sang Ibu, sementara anggota keluarga
yang lainnya tengah berbincang di depannya. Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Disutradarai oleh sutradara berbakat Randolph
Zaini, film Dia Bukan Ibu diproduseri
oleh Raam Punjabi dan Amrit Punjabi. Randolph juga menulis skenario film ini
bersama Pemenang 2 Piala Citra FFI untuk Penulis Skenario Terbaik Titien
Wattimena. Film ini akan dibintangi oleh Artika Sari Devi, yang menjadi momen
kembalinya ke layar lebar sejak 2019. Bersama Artika, juga hadir bintang muda
berbakat Aurora Ribero dan Ali Fikry. Film ini juga turut dibintangi oleh Iskak
Khivano dan Sita Nursanti.
“Film Dia Bukan Ibu membawa kesegaran baru dari genre horor Indonesia. Dengan pendekatan
yang tak biasa dari Randolph, film ini akan memberikan pengalaman menonton yang
bukan hanya horor, namun juga nilai tentang hubungan keluarga antara anak dan
ibu,” kata produser film horor Dia Bukan Ibu Amrit Punjabi.
Film horor Dia Bukan Ibu akan mengikuti kisah
Vira (Aurora Ribero) bersama sang adik, Dino (Ali Fikry) yang menghadapi
situasi berbahaya. Keduanya tinggal bersama Ibunya (Artika Sari Devi), yang
tidak lagi menjadi dirinya sendiri, dan
Vira mencari tahu sebab yang membuat Ibunya berubah.
“Penonton akan melihat dinamika yang
menegangkan dan penuh misteri dari keluarga ini. Bagaimana Ibu memiliki rahasia
yang tidak diketahui oleh kedua anaknya. Saya sangat senang akhirnya bisa
kembali ke layar lebar melalui peran yang menantang ini,” kata Artika Sari Devi.
Sebelumnya, MVP Pictures juga sukses dengan
film horor yang diadaptasi dari thread viral @JeroPoint, Di Ambang Kematian (2023). Film tersebut
berhasil meraih predikat blockbuster dengan raihan 3,3 juta lebih penonton dan menjadi film Indonesia
terlaris kedua pada tahun 2023.
Ikuti terus perkembangan film horor terbaru
persembahan MVP Pictures, Dia Bukan Ibu melalui akun Instagram @mvppictures_id. Film Dia Bukan Ibu tayang tahun ini di bioskop!
***
Tentang PT Tripar Multivision Plus Tbk (MVP)
PT Tripar Multivision Plus Tbk (MVP) adalah
salah satu perusahaan terdepan di industri hiburan Indonesia. Selama lebih dari
50 tahun, perusahaan ini telah berkembang dan membangun berbagai bisnis,
termasuk produksi film dan televisi, distribusi konten, serta jaringan bioskop.
Didirikan oleh Raam Punjabi, seorang tokoh visioner di industri ini, MVP terus
berkomitmen untuk menghadirkan hiburan yang menarik bagi masyarakat di seluruh
Indonesia.
Keberhasilan MVP didorong oleh divisi
produksinya yang produktif. Perusahaan ini memiliki perpustakaan konten film
dan televisi yang beraneka ragam, mencakup lebih dari 683 judul film dan lebih
dari 15.000 jam tayangan serial televisi. Koleksi yang luar biasa ini
mencerminkan dedikasi MVP dalam menghasilkan hiburan berkualitas tinggi yang
relevan dengan masyarakat Indonesia. Dari drama yang menyentuh, komedi yang
menghibur, hingga dokumenter yang menggugah pikiran, produksi MVP telah menjadi
bagian tak terpisahkan dari lanskap budaya Indonesia.
Multivision Plus (MVP) juga menjadi pilar
utama industri perfilman Indonesia. Perusahaan ini merupakan salah satu rumah
distribusi film terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. MVP telah membangun
jaringan distribusi Bollywood dan Hollywood di berbagai negara seperti
Filipina, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Kamboja, memperkuat reputasinya
sebagai pemimpin dalam kolaborasi sinematik global.
Selain unggul dalam produksi, MVP juga secara
strategis memperluas bisnisnya ke bidang eksibisi film melalui anak
perusahaannya, PT Platinum Sinema. Beroperasi di bawah merek Platinum Cineplex,
perusahaan ini telah membangun jaringan 16 bioskop di berbagai kota di
Indonesia. Dengan fasilitas modern dan pilihan film yang beragam, mulai dari
blockbuster Hollywood, film Bollywood, hingga sinema Asia yang diakui secara
internasional, MVP berperan penting dalam menumbuhkan budaya perfilman di
Indonesia.

Komentar
Posting Komentar