Langsung ke konten utama

Sita Nursanti Tampil Memukau! Menyanyi, Menari, hingga Naik Motor di Atas Panggung Musikal Keluarga Cemara 2025 

 


Jakarta, 21 Juli 2025 — Sita Nursanti unjuk kebolehan baru sebagai aktris dalam Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara 2025. Memerankan karakter Ceu Salmah, ia tak hanya menyanyi dan menampilkan koreografi tari bersama para ansambel pemeran, namun juga naik motor di atas panggung!

 

Adegan Sita Nursanti naik motor pun menjadi momen yang mengundang gelak tawa dan takjub. Adegan tersebut terjadi saat Ceu Salmah menghampiri warga Kampung Cinangneng yang tengah berkumpul sembari memamerkan skill-nya. Ini adalah pengalaman baru bagi

Sita.




 

“Ada tegangnya, ada serunya, dan aku memang harus hati-hati saat mengendarai motor di atas panggung. Namun karena motornya pun tidak terlalu berat, dan enggak ada bunyi, jadi cukup smooth juga sebenarnya saat naik motor di atas panggung,” kata Sita Nursanti tentang pengalamannya mengendarai motor di atas panggung Musikal Keluarga Cemara 2025.

 

Produser Cristian Imanuell menambahkan, untuk menambah adegan baru yang lebih menambah daya tarik aksi panggung tersebut, Musikal Keluarga Cemara 2025 mendapat dukungan dari salah satu brand elektronik dan otomotif ternama Indonesia, Polytron, yang memberikan salah satu produk motor listrik terlaris yaitu Polytron FOX-R untuk digunakan selama latihan dan pertunjukan.

 

“Keterlibatan Polytron di Musikal Keluarga Cemara 2025 ini merupakan upaya kami dalam mendekatkan berbagai produk kami kepada keluarga Indonesia. Semangat yang dibawa oleh Musikal Keluarga Cemara 2025 kami percaya sejalan dengan komitmen kami dalam mempermudah hidup keluarga Indonesia melalui berbagai kategori produk baik elektronik maupun kendaraan listrik yang kami miliki,” ungkap Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo. 

 

Musikal Keluarga Cemara 2025 mencoba menghadirkan hiburan berkualitas untuk keluarga Indonesia, dengan menjelajahi sisi artistik baik dari tata panggung dan adegan-adegan baru. Hal ini juga terwujud berkat dukungan Polytron sehingga adegan-adegan baru yang mengundang tawa bisa tercipta,” tambah Produser Musikal Keluarga Cemara 2025 Cristian Imanuell.

 

 

Tak hanya menghadirkan kisah yang hangat tentang kesederhanaan keluarga Abah dan Emak, Musikal Keluarga Cemara 2025 juga berupaya untuk menciptakan seni pertunjukan yang lebih ramah lingkungan melalui berbagai inovasi yang dilakukan. Beberapa di antaranya adalah dengan memberikan air putih gratis selama pertunjukan berlangsung secara free flow. Di beberapa titik, tersedia dispenser yang memudahkan penonton untuk mengisi ulang air minum, sehingga bisa menghemat sampah botol air mineral. Tersedianya layanan air minum gratis juga berkat dukungan dari Polytron, yang turut menjadi mitra sponsor Musikal Keluarga Cemara 2025.

 

Musikal Keluarga Cemara 2025 telah berlangsung pada 20 Juni—13 Juli 2025. Musikal Keluarga Cemara 2025 dipersembahkan oleh Visinema Studios dan Indonesia Kaya, bekerja sama dengan Ciputra Artpreneur. Pertunjukan ini menjadi salah satu pertunjukan musikal terbesar tahun ini yang menghadirkan berbagai kejutan panggung, termasuk kolaborasi dengan para musisi Duta Musikal Keluarga Cemara 2025 di antaranya Ruth Sahanaya, GAC Gamaliél, Audrey, Cantika), dan RAPOT.

 

***

 

TENTANG VISINEMA GROUP

Didirikan pada tahun 2008 oleh sineas Indonesia, Angga Dwimas Sasongko, Visinema Group (Visinema) memiliki visi untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk storytelling di Indonesia dengan ekosistem storytelling yang komprehensif. Visinema berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan dan melahirkan konten, cerita, serta film yang menarik untuk dapat dinikmati oleh para pecinta film dan publik di berbagai saluran dan platform. 

 

Visinema memiliki Visinema Pictures yang menghasilkan film-film layar lebar yang menghadirkan cerita-cerita yang menarik dan impactful serta memberikan pengalaman sinematik terbaik bagi para pecinta film; BION Studios yang menghadirkan cerita-cerita hyperlocal dan trending di masyarakat; Visinema Studios yang fokus menghadirkan konten berkualitas untuk anak dan keluarga, serta animasi dan puppet show; Visinema Content yang melahirkan konten berkualitas yang dapat dinikmati di platform streaming; dan Skriptura yang memberikan layanan script development dan scriptwriting. 

 

Visinema sudah melahirkan sejumlah portofolio IP (Intellectual Property) yang telah dinikmati oleh publik, diantaranya adalah Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Keluarga Cemara, Generasi 90an: Melankolia, Nussa, Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di Jakarta, Heartbreak Motel dan sejumlah IP box office lainnya yang telah ditayangkan di layar bioskop, Nussa Official

Series dan Domikado yang dapat dinikmati di kanal YouTube, serta Pertunjukkan Panggung Musikal Keluarga Cemara yang telah mendapatkan sambutan hangat dari publik. Visinema semakin memperkuat posisinya dalam industri film dan kreatif Indonesia untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk karya yang dihasilkan.

 

TENTANG INDONESIA KAYA

Indonesia Kaya adalah sebuah inisiatif budaya dari Bakti Budaya Djarum Foundation, yang mengemban peran untuk memperkenalkan, melestarikan, dan menghidupkan kembali kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan yang modern dan interaktif. Sejak awal berdirinya, Indonesia Kaya telah menjadi ruang yang mempertemukan seni, tradisi, dan masyarakat dalam satu wadah yang inklusif dan inspiratif. 

 

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Indonesia Kaya menghadirkan tiga entitas utama yang menjadi pilar dalam melestarikan dan merayakan budaya bangsa yang dapat diakses dan digunakan secara gratis oleh masyarakat Indonesia, antara lain:

1.       Galeri Indonesia Kaya di West Mall Grand Indonesia lt 8, Jakarta yang diresmikan pada 10 Oktober 2013,

2.       Taman Indonesia Kaya di Semarang, ruang publik yang didedikasikan untuk masyarakat dan dunia seni pertunjukan yang diresmikan pada 10 Oktober 2018 yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang,

3.       Indonesiakaya.com, Portal digital yang menyajikan lebih dari 2.000 informasi budaya yang terbagi menjadi empat elemen, yaitu pariwisata, kesenian, tradisi dan kuliner Indonesia.

 

www.indonesiakaya.com juga merupakan rumah digital bagi program-program lainnya, seperti Ruang Kreatif, Indonesia Menari dan juga senantiasa menghadirkan berbagai kegiatan menarik bagi para penikmat seni yang sedang di rumah. Salah satunya #MusikalDiRumahAja yang mengangkat cerita rakyat Indonesia dengan adaptasi dari segi cerita dan penggunaan teknologi secara online pada 2020 yang lalu. Penikmat seni juga dapat menikmati Serial Musikal Nurbaya yang terinspirasi dari novel Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli dan Serial Musikal Payung Fantasi yang terinspirasi dari kisah dan karya Ismail Marzuki yang dapat diakses di akun YouTube IndonesiaKaya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...