“Air Mata di Ujung Sajadah 2” Resmi Rilis First Look, Lanjutkan Kisah Tentang Cinta Ibu Tanpa Batas dan Arti Keluarga
Jakarta, 22 Agustus 2025 – Setelah sukses
besar dengan Air Mata di Ujung Sajadah
(2023) yang berhasil meraih lebih dari 3,1
juta penonton di bioskop Indonesia, Beehave
Pictures kini menghadirkan kabar gembira bagi para pecinta film drama
keluarga. First look resmi dari sekuel berjudul Air Mata di Ujung Sajadah 2 akhirnya dirilis, menandai kembalinya
salah satu kisah keluarga paling menyentuh di layar lebar.
Disutradarai
kembali oleh Key Mangunsong, film
ini melanjutkan perjalanan emosional dari Aqilla
(Titi Kamal) dan Yumna (Citra
Kirana), dua sosok ibu yang sama-sama berjuang demi cinta dan kebahagiaan Baskara (Faqih Alaydrus). First look
yang baru dirilis memperlihatkan dua stills
eksklusif yang menunjukkan Baskara merayakan ulang tahunnya ke-9 dengan Aqilla,
namun di stills lain juga
memperlihatkan Baskara yang sedang merayakan ulang tahun tersebut dengan Yumna
dan keluarga angkatnya di Solo. First look ini melahirkan pertanyaan apakah
Baskara kembali kepada ibu kandungnya Aqilla? Atau tetap tumbuh bersama
keluarga angkatnya di Solo?
Di balik
kebahagiaan yang ditampilkan dalam first look film Air Mata di Ujung Sajadah 2, first look ini menggambarkan
kompleksitas dari situasi dan kehidupan karakter-karakter yang kita kenal dari
film Air Mata di Ujung Sajadah.
Melalui first look ini, Air Mata di
Ujung Sajadah 2 menjanjikan nuansa penuh emosi, kehilangan, namun juga
harapan, melanjutkan cerita film pertama yang berpegang teguh kepada cinta
kasih keluarga.
Selain Titi
Kamal, Citra Kirana, dan Faqih Alaydrus, film ini juga dibintangi oleh Daffa Wardhana, Jenny Rachman, serta Mbok
Tun, yang semakin memperkaya lapisan drama emosional dalam cerita.
Melanjutkan kisah dari film pertama, penonton akan diajak mengikuti perjalanan
hidup Aqilla setelah merelakan anak kandungnya, Baskara, untuk diasuh oleh
pasangan Arif dan Yumna di kota Solo. Ketika kontaknya dengan Baskara melalui
Yumna putus selama berbulan-bulan, Aqilla memutuskan untuk mengunjungi kota
Solo untuk mencari kebenaran tentang kondisi anaknya, membawanya menuju
perjalanan emosional yang tak terlupakan.
“Film “Air Mata
di Ujung Sajadah 2 tidak hanya menawarkan sebuah sekuel, namun menyajikan
pengalaman menonton film dengan konflik berlapis yang menyentuh hati dan layak
disaksikan setiap keluarga.” ungkap Ronny Irawan selaku produser dari film Air Mata di Ujung Sajadah 2.
Film ini
dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2025, mengajak penonton untuk kembali menemukan arti
keluarga dan merasakan kasih ibu yang tak pernah pudar.
Untuk informasi
terbaru, ikuti media sosial resmi @beehavepictures
dan nantikan perjalanan emosional terbaru dari kisah keluarga yang telah
menyentuh jutaan hati.
***
TENTANG BEEHAVE PICTURES
Beehave Pictures
merupakan rumah produksi kreatif yang didirikan oleh 2 (dua) sahabat yakni
Ronny Irawan dan Nafa Urbach, dengan latar belakang pengalaman yang panjang di
dunia entertainment. Masing-masing sudah menorehkan karya yang berhasil merebut
hati penonton film Indonesia. Berdasar semangat kolaborasi, Beehave Pictures
berkomitmen untuk menghadirkan produk audio visual yang inspiratif dan sesuai
dengan tujuan produksi serta target audiensnya.
PRODUCTION
NOTES - AIR MATA DI UJUNG SAJADAH 2
Title Film : AIR MATA DI UJUNG SAJADAH 2
Production House : Beehave Pictures
Genre : Drama
Duration : 112 menit
Color : Color
Production year : 2025
Release : 23 Oktober 2025
Producer : Ronny Irawan & Nafa Urbach
Line Producer : Age A. Maulana
Script Writer : Eginina Oey, Henovia Rosalinda, Key Mangunsong, Ronny Irawan
Director : Key Mangunsong
Director of Photography : Ipung Rachmat Syaiful, ICS.
Editor : Kelvin Nugroho
Art Director : Antoinette Louise S.
Wardrobe : Evitri Gultom
Make Up : Dian Anggraini
Casting : Donis Pratama
Visual Effect : Capluk
Sound Recordist : Madunazka
Sound Designer : Crossfade
Music : Andi Rianto
Cast : Titi Kamal, Citra Kirana, Faqih Alaydrus, Jenny Rachman, Daffa Wardhana, Mbok Tun

Komentar
Posting Komentar