Langsung ke konten utama

Film Panggil Aku Ayah Ditonton 273.645 Penonton,  Jadi Ungkapan Sayang Anak ke Orangtua Secara Langsung,  Bikin Penulis Film Pawn Nangis


 

Jakarta, 12 Agustus 2025—Setelah rilis sejak 7 Agustus, film Panggil Aku Ayah telah mendapat perolehan 273.645 penonton dalam empat hari tayang. Film ini telah menyentuh hati banyak orang dan menjadi ungkapan sayang dari anak ke orangtua, seperti yang banyak dirasakan penonton. Usai menonton film ini, banyak di antara penonton yang ingin segera mengatakan sayang ke ayah dan yang sudah dianggap seperti keluarga.

 

CNN Indonesia menulis dalam ulasannya, "Panggil Aku Ayah merupakan hasil adaptasi yang apik dan sukses menggambarkan trope found family yang menghangatkan hati dan mata seperti film originalnya, Pawn"

 

Diadaptasi dari film box office produksi CJ ENM Korea Selatan, Pawn, Panggil Aku Ayah juga mendapat dukungan secara penuh dari kreator film asli. Seperti yang disampaikan oleh Shon Joo Yeon, penulis asli film Pawn, ia merasa senang dan antusias melihat kisahnya hadir kembali lewat Panggil Aku Ayah.




Baginya, meski dibalut nilai dan budaya Indonesia, pesan tentang kasih sayang dan emosinya tetap bisa menyentuh hati. Karena dimanapun latarnya, rasa sayang itu bahasa yang universal—selalu bisa kita pahami. Baik di Korea Selatan maupun Indonesia, kisah ini sama-sama mampu menghangatkan hati.

 

“Berkat arahan sutradara yang lembut dan aktor yang tulus dan menyentuh, saya kembali meneteskan air mata. Saya diingatkan bahwa dimanapun kita berada di dunia ini, meskipun negara, budaya dan bahasanya berbeda, pesan tentang cinta dan emosi tetap menyentuh hati. Saya berharap film ini bisa menjadi sumber penghiburan, cinta, dan kebahagiaan bagi penonton Indonesia. Ini film yang indah untuk ditonton sambil bergandengan tangan dengan orangtua,” kata Shon Joo Yeon, penulis film Pawn tentang Panggil Aku Ayah.

 

Sejalan dengan ungkapan Shon Joo Yeon, film Panggil Aku Ayah menjadi wadah bagi orang tua dan anak yang setelah nobar saling memeluk dan mengungkapkan secara langsung kasih sayang mereka. Seperti yang terjadi di beberapa kegiatan nonton bareng, penonton yang menonton bersama ayahnya tak sungkan mengungkapkan rasa sayang dan membagikannya ke media sosial.





 

“Aku sayang banget sama Ayah..”, kata seorang penonton perempuan yang menonton bareng ayahnya, kemudian dibalas juga kata-kata sayang oleh ayahnya.

 

Banjir air mata juga terjadi saat nobar bersama teman-teman yatim yang digelar di Epicentrum XXI, yang merasa film ini menjadi bahasa cinta untuk orang terdekat mereka yang sudah penuh kasih merawat dan menemani. Bagi penonton lain, film ini juga menjadi tontonan yang mengundang kerinduan pada sosok ayah. Penonton yang memberikan testimoni langsung mengungkapkan kerinduannya akan ayahnya yang telah tiada setelah menonton film Panggil Aku Ayah.




Seorang penonton perempuan yang telah ditinggal ayahnya berkata, “Rasanya campur aduk, yang pasti sedih banget, terutama buat kita yang nggak punya bapak. Ngena dan menyentuh banget.”

 

Rasakan sendiri hangat ceritanya, ajak orang tersayang, dan Panggil Aku Ayah mengingatkan kita pada #ArtiKeluargaSebenarnya dapatkan promo Beli 1 tiket gratis 1 tiket!  Beli tiket film Panggil Aku Ayah, adaptasi film Pawn karya  CJ Entertainment, di aplikasi Mtix-XXI, CGV dan Cinepolis atau langsung di bioskop Cinepolis, Flix Cinema, Rajawali Cinema, KCM Jatiasih , New Star Cineplex, dan Platinum Cineplex. Selain itu ada promo cashback 20% untuk kamu yang melakukan transaksi pembelian tiket Panggil Aku Ayah menggunakan QRIS di aplikasi myBCA hingga 17 Agustus 2025, untuk pembelian di tempat. Jangan sampai kelewatan kesempatan dengan kuota terbatas ini!

Ajak keluarga, sahabat, dan orang terdekatmu untuk merasakan sendiri hangatnya cerita film Panggil Aku Ayah. Film yang bukan hanya menghibur, tapi juga menggugah dan menyembuhkan. Ikuti terus kabar terbaru melalui Instagram @panggilakuayahfilm dan @visinemaid.

***


Catatan Produksi

 


Judul                 

: Panggil Aku Ayah

Produksi           

: Visinema Studios & CJ ENM

Durasi               

: 120 menit

Sutradara          

: Benni Setiawan

Produser           

: Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari, Justin Kim

Genre                 

: Drama, Komedi, Keluarga

Tanggal Tayang

: 7 Agustus 2025

Adaptasi dari 

: Pawn (2020), film Korea Selatan produksi CJ ENM

Pemain Utama

: Ringgo Agus Rahman - Dedi

  Tissa Biani - Intan 

  Boris Bokir - Tatang

  Myesha Lin - Intan Kecil

  Sita Nursanti - Rossa

Sinopsis            

:Seorang ibu harus menitipkan anaknya sebagai jaminan utang,  dua pria dewasa yang awalnya hanya ingin menyelesaikan urusan pekerjaan justru tanpa sengaja menjadi figur ayah bagi anak tersebut. Lewat petualangan dan kehangatan yang tumbuh, Panggil Aku Ayah mengajak penonton menyelami arti keluarga yang dibentuk oleh kasih sayang, bukan garis keturunan.

 


TENTANG VISINEMA GROUP

Didirikan pada tahun 2008 oleh sineas Indonesia, Angga Dwimas Sasongko, Visinema Group (Visinema) memiliki visi untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk storytelling di Indonesia dengan ekosistem storytelling yang komprehensif. Visinema berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan dan melahirkan konten, cerita, serta film yang menarik untuk dapat dinikmati oleh para pecinta film dan publik di berbagai saluran dan platform. 

 

Visinema memiliki Visinema Pictures yang menghasilkan film-film layar lebar yang menghadirkan cerita-cerita yang menarik dan impactful serta memberikan pengalaman sinematik terbaik bagi para pecinta film; BION Studios yang menghadirkan cerita-cerita hyperlocal dan trending di masyarakat; Visinema Studios yang fokus menghadirkan konten berkualitas untuk anak dan keluarga, serta animasi dan puppet show; Visinema Content yang melahirkan konten berkualitas yang dapat dinikmati di platform streaming; dan Skriptura yang memberikan layanan script development dan scriptwriting. 

 

Visinema sudah melahirkan sejumlah portofolio IP (Intellectual Property) yang telah dinikmati oleh publik, diantaranya adalah Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Keluarga Cemara, Generasi 90an: Melankolia, Nussa, Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di Jakarta, Heartbreak Motel dan sejumlah IP box office lainnya yang telah ditayangkan di layar bioskop, Nussa Official Series dan Domikado yang dapat dinikmati di kanal YouTube, serta Pertunjukkan Panggung Musikal Keluarga Cemara yang telah mendapatkan sambutan hangat dari publik. Visinema semakin memperkuat posisinya dalam industri film dan kreatif Indonesia untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk karya yang dihasilkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...