Omara Esteghlal: Co Executive Producer yang Merangkul Inner-Child dalam Film Komedi Getir “Tinggal Meninggal”
Jakarta, 4 Agustus 2025 — Dalam film
terbaru produksi Imajinari yang
disutradarai oleh Kristo Immanuel, Tinggal Meninggal, aktor Omara
Esteghlal memerankan karakter utama bernama Gema. Gema seorang pekerja agensi kreatif yang canggung, tidak
punya teman. Lewat karakter Gema, film
ini mengajak penonton untuk menghadapi kesepian, berdamai dengan inner-child, serta melihat bahwa
menjadi “berbeda” bukanlah hal yang harus ditakuti. “Gema itu kompleks banget,”
ujar Omara. “Tapi justru karena kompleksitas itu, aku merasa tertantang untuk
mengeksplorasi sisi anak-anak dalam diri Gema.”
Gema adalah
karakter unik. Cara ia berkomunikasi pun tidak biasa. Ia sering kali bicara ke kamera imajinasi, berbicara langsung ke
kamera untuk menyuarakan isi pikirannya. Teman satu-satunya? Sebuah foto masa
kecil dirinya sendiri.
Awalnya, sang
sutradara Kristo Immanuel bahkan tidak tahu siapa yang bisa memerankan karakter
serumit itu. Namun semuanya berubah setelah ia bertemu dengan Omara. “Nggak ada yang bisa meranin Gema selain
Omara,” tegas Kristo.
Tak hanya sebagai
aktor utama, Omara juga terlibat sebagai Co-Executive
Producer dalam film ini. Dalam unggahan Instagram-nya (@omara.esteghlal),
Omara menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini. “Kali ini aku terlibat
bukan hanya sebagai aktor tapi juga Co-Executive Producer. Aku berterima kasih
kepada Pak Dipa dan Ko Ernest karena sudah membolehkan aku ikut chip-in di film yang kita cintai ini.”
Sebagai lulusan
filsafat dan psikolog dari St. Olaf College, Amerika Serikat, Omara mengaku
menggunakan latar belakang ilmunya untuk membentuk sosok Gema, baik dari cara
berpikir, gestur tubuh, maupun dialog internal karakter tersebut. Tak heran
jika kemudian Omara mengungkapkan bahwa memerankan Gema adalah salah satu
proyek yang menantang baginya.
Film Tinggal Meninggal sendiri mengusung
genre komedi getir, yang
menggabungkan elemen humor, tragis, dan absurditas hidup modern. Selepas
kematian ayahnya, Gema mendadak mendapat perhatian dari orang-orang kantornya.
Ketika perhatian itu mulai menghilang, Gema terjebak dalam pikiran: “Siapa lagi
yang harus meninggal?” dan dari situlah rentetan konflik dimulai.
Usai special
screening serentak di 4 kota:
Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan
Lampung, publik langsung bereaksi.
Di media sosial, berbagai komentar bermunculan, termasuk memuji penampilan
Omara dan memuji film Tinggal Meninggal secara keseluruhan.
“Omara Esteghlal
gilaaaak. Bisa nih double nominations FFI,” komentar akun @djaycoholyc di X. Sementara MC kondang Indra Herlambang menyebut, “Tinggal Meninggal bagus sekali!!! The quirky, intriguing premise is executed
perfectly, with awfully relatable details that made the experience both painful
and enjoyable. A very impressive directorial debut! Terima kasih buat film
ini ya, @kristoimmanuel. Indra kecil senang, karena ternyata dia gak
sendirian."
Akun film @habisnontonfilm menulis, "kelar
nonton, pada teriak-teriak dan standing
applause. Apresiasi yang layak karena TINGGAL MENINGGAL memang sebagus
itu!"
Antusiasme juga
terus berlanjut dan untuk mengakomodirnya, film Tinggal Meninggal kini telah
membuka Advanced Ticket Sales (ATS) gelombang kedua untuk special screening tanggal 9 Agustus 2025 di kota-kota
berikut, Jakarta, Cinepolis The Park Pejaten Show 4 (18.00 WIB), Medan Cinepolis Lippo Plaza Medan
Show 4 (18.00 WIB), Denpasar Level
21 XXI Show 4 (19.00 WITA) dan Balikpapan
CGV Plaza Balikpapan Show 4 (18.00 WITA), yang bisa diakses melalui aplikasi TIX ID.
Film ini akan
resmi tayang di seluruh bioskop
Indonesia mulai 14 Agustus 2025. Jangan lewatkan kisah Gema dan semua
kebohongan yang ia bangun demi merasa “dianggap.” Siap-siap tertawa, terkejut,
sekaligus merenung. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi sosial media @imajinari dan @tingning.official.
***
TENTANG IMAJINARI
Imajinari adalah studio film muda di Indonesia yang menitikberatkan pada cerita yang segar dan berpijak pada visi kreatif sutradara. Rekam jejak Imajinari diantaranya adalah film mega box office “AGAK LAEN” yang meraih lebih dari 9,1 juta penonton dan "Jatuh Cinta Seperti Di Film Film" yang memenangkan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Utama Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2024.
Didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa
Andika, Imajinari memulai debutnya melalui film “Ngeri-Ngeri Sedap” (2022),
sebuah film yang kemudian menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy
Awards 2023.



Komentar
Posting Komentar