Raihaanun Jadi Tumbal Kanibal Arifin Putra di Film Horor Labinak: Mereka Ada di Sini Jadi Horor Kanibalisme Berbalut Unsur Lokal yang Segar
Film horor kanibalisme Labinak: Mereka Ada di Sini tayang mulai 21 Agustus 2025 di bioskop.
Jakarta, 13 Agustus 2025 — Anami Films melalui film horor terbarunya, Labinak: Mereka Ada
di Sini akan menyajikan kisah yang mengerikan tentang
sebuah penganut sekte kuno, yang menjadikan kanibalisme sebagai ritual untuk
mewujudkan usia abadi di dunia. Disutradarai Azhar Kinoi Lubis dari produser
Prakash Chugani, Deepak Chugani, dan Dilip Chugani, film ini membawa pengalaman
sinematik yang menyegarkan dengan tema yang unik.
Dibintangi oleh Raihaanun, Arifin Putra,
Giulio Parengkuan, Nayla Purnama, Chantiq Schagerl, Jenny Zhang, Aimee Saras,
dan Ivanka Suwandi, Labinak: Mereka Ada di Sini akan mengeksplorasi tema kanibalisme yang berkelindan dengan kritik
sosial tentang ketimpangan yang melanggengkan status quo kaum elite.
Dikisahkan Najwa (Raihaanun) sebagai guru
honorer yang tinggal di kampung bersama anak semata wayangnya, Yanti (Nayla
Purnama). Keduanya hidup dengan kondisi ekonomi yang tidak layak. Suatu ketika,
keduanya didatangi oleh Diana (Jenny Zhang), dari Yayasan Payung Emas agar
mereka mau pindah ke kota. Najwa ditawari menjadi guru di sekolah milik yayasan
tersebut, dan Yanti bisa bersekolah dengan berbagai fasilitas yang lebih
baik.
Semula, situasi berjalan manis. Namun,
perlahan ada yang janggal di rumah dan sekolah yang kini menjadi kehidupan baru
Najwa. Najwa kerap dihantui oleh berbagai makhluk menyeramkan baik saat di
rumah, maupun di sekolah.
Sementara itu, keluarga pemilik yayasan,
Lucius (Arifin Putra) tengah merencanakan hal yang tak pernah terbayangkan oleh
Najwa sebelumnya. Najwa dan anaknya dipersiapkan oleh Lucius sebagai tumbal
dari praktik kanibalisme keluarganya yang menganut sekte Bhairawa. Sebuah sekte
yang menganut kepercayaan memakan daging manusia agar hidup mereka abadi.
Sepanjang film, penonton akan disuguhi kengerian berdarah. Mulai dari penampakan potongan-potongan tubuh, hingga wujud hantu baru yang dihadirkan Azhar Kinoi Lubis.
“Di film ini, kami menciptakan tampilan hantu
yang baru. Hantu pocong ‘malu’. Lalu ada potongan-potongan tubuh yang sudah
dibunuh, itu dijadikan makanan. Sementara sebagian lainnya seperti perut yang
sudah robek, atau tubuh yang kena cakar, itu ditutup dan diikat dengan kain,” kata sutradara film Labinak:
Mereka Ada di Sini Azhar Kinoi Lubis.
“Saya juga mencoba menggabungkan koreografi
gerakan tubuh dengan suara. Jadi, ketika saat melakukan ritual, ada gerakan
seperti koreografi tari, tetapi ada suara seperti mantra, yang membuatnya
terdengar sakral,” tambah Kinoi.
“Sebagai produser, kami ingin menjadikan cerita-cerita yang menarik menjadi pengalaman sinematik yang mendalam, yang dapat dipahami secara universal namun juga secara halus menyajikan pesan-pesan penting, menyoroti isu-isu sosial seperti keserakahan dan eksploitasi,” ujar produser film Labinak: Mereka Ada di Sini Dilip Chugani.
Raihaanun, mengungkapkan peran di film ini
memberinya dimensi yang sebenarnya bertolak belakang. Pada satu sisi, ia adalah
seorang guru fisika, yang percaya pada segala hal dengan bukti logika. Namun,
di sisi lain, dari pengalamannya tinggal di rumah barunya, ia selalu mendapat
teror dari sosok-sosok yang tak pernah ia pahami sebelumnya.
“Ada masa lalu kelam yang dilalui Najwa, yang
belum pernah ia ungkapkan ke anaknya. Masa lalu yang rasanya ingin dikubur. Apa
yang menjadi fokus Najwa adalah membahagiakan anaknya, termasuk dengan pindah
ke tempat baru yang lebih baik. Karakter Najwa sangat beresonansi dengan banyak
perempuan mengenai apa yang dilaluinya, serta pengorbanan yang dilakukan, demi
anaknya. Film ini, selain berisi kengerian horor yang diciptakan Mas Kinoi,
juga memberikan kritik sosial yang akan menjadi topik diskusi melalui tema
kanibalisme, yang melibatkan kelompok kaya dan mereka yang kurang beruntung di
dunia ini,” jelas Raihaanun.
Film horor Labinak: Mereka Ada di Sini akan menampilkan teror psikologis tentang kanibalisme yang menjadi cerminan kehidupan sosial saat ini. Tayang mulai 21 Agustus 2025 di bioskop Indonesia. Ikuti informasi terbaru film horor Labinak: Mereka Ada di Sini persembahan Anami Films, di akun Instagram resmi @anamifilms_official.






Komentar
Posting Komentar