Teror Gaib Jin yang Jatuh Cinta dengan Manusia dalam Official Trailer dan Poster Film Horor Maryam: Janji & Jiwa Yang Terikat Claresta Taufan Tampil Beda dan Menyeramkan!
Jakarta, 20 Agustus 2025—26 tahun, Maryam hidup dalam belenggu teror. Sosok tak kasat mata
mengikatnya dengan janji kelam, mengikuti setiap langkahnya, membisikkan
kata-kata yang hanya bisa ia dengar. Semakin ia mencoba lepas, semakin kuat
belenggu itu menjerat, hingga Maryam tak tahu lagi, apakah ia hidup atau
sekadar menjadi milik sosok tersebut selamanya.
Penampilan menyeramkan sekaligus berbeda
ditampilkan aktris Claresta Taufan saat memerankan Maryam, dalam film horor
terbaru persembahan VMS Studio yang bekerja sama dengan Legacy Pictures dan
Mandela Pictures, Maryam: Janji & Jiwa Yang Terikat.
Dalam official trailer, Claresta Taufan berhasil menampilkan karakter Maryam dengan
dinamika emosi dan pergulatan batin yang membuat penonton merinding. Melihat
Maryam linglung karena dicintai oleh sosok jin terkuat, membuat hidup Maryam
berada dalam ambang waras.
Sementara itu, official poster film Maryam menjadi representasi dari sebuah cinta yang tak
kasat mata antara manusia dan jin yang paling kuat. Memberikan sisi kengerian
dan misteri, serta sebuah bentuk yang berbeda dari genre horor Indonesia.
Terinspirasi dari podcast viral Lentera
Malam, film Maryam: Janji & Jiwa Yang Terikat disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, dari naskah yang ditulis oleh Lele
Laila. Film yang diproduseri Tony Ramesh dan produser eksekutif Shalu T.M.,
film akan tayang pada 18 September 2025 di seluruh jaringan bioskop Indonesia.
Film Maryam dibintangi Claresta Taufan bersama Wafda Saifan, Debo Andryos, Maryam
Supraba, Rukman Rosadi, Shaqueena Medina, Ayu Dyah Pasha, dan Rahmet
Ababil.
“Ini adalah pengalaman paling horor aku dalam
memerankan karakter. Aku sempat bertemu dengan Maryam asli dan mendengarkan
kesaksiannya bagaimana ia menghadapi teror dari sosok yang mencintainya. Aku
bener-bener harus sangat berhati-hati. Saat syuting, ada pantangan yang
diterapkan, enggak boleh panggil namanya tiga kali,” cerita Claresta Taufan yang memerankan Maryam.
“Cerita ini adalah bagian dari hidup saya dan
saya ingin orang tahu, bukan untuk menakuti, tapi untuk memahami. Terima kasih
untuk semua yang sudah mengangkat kisah ini, termasuk Claresta yang memerankan
saya,” ujar Maryam,
sosok asli yang mendapat teror dari jin yang jatuh cinta padanya.
Film ini sekaligus menjadi kolaborasi kedua
bagi Kinoi dan Lele Laila, dua kreator yang selalu sukses dengan karya-karya
horornya. Kinoi menerjemahkan naskah yang ditulis Lele dengan pendekatan yang
mendorong batas-batas kreatif untuk menciptakan bentuk horor penuh teror yang
berbeda.
“Dalam setiap menggarap horor, saya selalu
berusaha untuk menampilkan pendekatan yang berbeda dan selalu memberikan elemen
baru. Dari naskah yang ditulis Lele, dengan kisah yang dialami Maryam dan
kekuatan dari Claresta dan seluruh jajaran pemain, akan membuat Maryam sebagai horor yang atmosferik dan
ketegangan yang lebih intens dan tak terlupakan,” ujar sutradara Azhar
Kinoi Lubis.
“Kualitas akting dan pendekatan baru dari
Claresta Taufan dan Wafda Saifan bisa menjadi wajah baru horor Indonesia. Film
ini tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga kedalaman emosi dan
spiritualitas,” tambah produser Tony Ramesh.
Film Maryam: Janji &
Jiwa Yang Terikat akan menyajikan kisah teror gaib
dari jin yang jatuh cinta terhadap manusia. Cinta gaib yang menjadi kutukan
emosional dan psikologis, yang bukan hanya sekadar menampilkan horor secara
visual.
Tonton film horor Maryam: Janji & Jiwa Yang Terikat pada 18 September 2025 di di bioskop Indonesia! Ikuti terus perkembangan film horor Maryam: Janji & Jiwa Yang Terikat melalui akun Instagram @film.maryam dan @vmsstudioid.
***
TENTANG VMS STUDIO
Visual Media Studio (VMS) adalah rumah
produksi film yang berbasis di Jakarta dan didirikan pada tahun 2022. VMS hadir
dengan visi untuk menginspirasi, menghibur, dan terhubung dengan penonton, baik
di tingkat lokal maupun global. Di VMS, kami berkomitmen untuk terus mendorong
batasan kreativitas dan menciptakan kisah-kisah yang menggugah dan relevan
lintas budaya.
Proyek perdana kami, Pemandi Jenazah, menjadi tonggak awal yang
mengukuhkan posisi VMS di industri film regional. Disutradarai oleh Hadrah
Daeng Ratu dan ditulis oleh penulis skenario box office Lele Laila, film ini mencatat kesuksesan luar biasa dengan meraih 3,5
juta penonton di seluruh dunia. Film ini juga menjadi film Indonesia dengan
pendapatan tertinggi kedua di Malaysia sepanjang masa, serta menempati posisi
kedua box office
nasional di kuartal pertama 2024.
Dengan semangat untuk terus menghadirkan
cerita-cerita bermakna dan menginspirasi, VMS siap melangkah lebih jauh dan
menjangkau lebih banyak hati penonton di masa depan.


Komentar
Posting Komentar