Jakarta, 23 Agustus
2025 – Produser film serta Chief Content Officer Visinema Studios Anggia
Kharisma kembali menghadirkan karya yang sarat makna lewat film terbarunya,
Panggil Aku Ayah. Konsisten dengan visi kreatifnya, Anggia terus mengangkat isu
keluarga terutama dinamika relasi antara ayah dan anak sebagai fondasi cerita
yang relevan dengan banyak orang Indonesia.
Setelah sukses
membangun resonansi emosional melalui Nussa dan Jumbo yang menyoroti
nilai-nilai keluarga dari perspektif anak, kini Anggia menyoroti sisi lain
yakni bagaimana menjadi seorang ayah bukan hanya soal status, tetapi juga
tentang keberanian hadir secara utuh bagi anak.
Menurutnya di
Visinema Studios, cerita yang dihadirkan berangkat dari hati, punya konflik
nyata, emosinya bisa dirasakan, karakternya terasa dekat dengan masyarakat.
Panggil Aku Ayah misalnya, diharapkan bisa jadi percakapan tentang arti
keluarga sesungguhnya. Begitu juga NKCTHI yang mengajak penonton berdialog
tentang hubungan antar anggota keluarga.
“Sejak awal saya
percaya, isu keluarga adalah hal yang universal, tapi sering kali kita jarang
membicarakannya dengan jujur di ruang publik. Melalui film, saya ingin membuka
ruang dialog itu. Panggil Aku Ayah adalah refleksi tentang arti menjadi orang
tua, tentang kasih sayang, sekaligus tentang perjalanan menemukan kembali
hubungan yang sempat hilang serta bagaimana memeluk duka yang pernah ada,”
jelas Anggia Kharisma.
Sinema yang Menghidupkan Isu Kemanusiaan
Panggil Aku Ayah
tak sekadar menghadirkan drama keluarga, tapi juga menyuarakan nilai-nilai
kemanusiaan yang lebih luas. Film ini diharapkan dapat menjadi cermin sekaligus
bahan refleksi bagi para penonton tentang pentingnya peran ayah dalam
pembentukan karakter dan rasa aman anak.
Dengan visual yang
hangat, cerita yang membumi, serta karakter yang dekat dengan kehidupan
sehari-hari, Panggil Aku Ayah diyakini akan meninggalkan kesan mendalam bagi
penonton lintas generasi.
“Cerita keluarga
selalu relevan karena menyangkut pengalaman kita semua. Lewat film, saya ingin
mengingatkan bahwa hadirnya figur ayah bukan hanya penting bagi anak, tetapi
juga bagi keberlanjutan nilai-nilai di sebuah keluarga,” tambah Anggia.
Panggil Aku Ayah akan segera tayang di bioskop nasional dan diharapkan
menjadi medium untuk membuka percakapan lebih luas tentang pentingnya relasi
ayah-anak dalam keluarga Indonesia.
Ajak keluarga, sahabat, dan orang
terdekatmu untuk merasakan sendiri hangatnya cerita film Panggil Aku Ayah. Film yang bukan hanya
menghibur, tapi juga menggugah dan menyembuhkan. Ikuti terus kabar terbaru
melalui Instagram @panggilakuayahfilm dan @visinemaid.
***
|
Catatan
Produksi: |
|
|
Judul
|
: Panggil Aku
Ayah |
|
Produksi |
: Visinema
Studios & CJ ENM |
|
Durasi
|
: 120 menit |
|
Sutradara |
: Benni
Setiawan |
|
Produser |
: Anggia
Kharisma, Novia Puspa Sari, Justin Kim |
|
Genre
|
: Drama,
Komedi, Keluarga |
|
Tanggal
Tayang |
: 7 Agustus
2025 |
|
Adaptasi dari |
: Pawn
(2020), film Korea Selatan produksi CJ ENM |
|
Pemain Utama |
: Ringgo Agus
Rahman - Dedi Tissa Biani - Intan Boris Bokir - Tatang Myesha Lin - Intan Kecil Sita Nursanti - Rossa |
|
Sinopsis |
:Seorang ibu harus menitipkan anaknya sebagai jaminan utang, dua pria dewasa yang awalnya hanya ingin
menyelesaikan urusan pekerjaan justru tanpa sengaja menjadi figur ayah bagi
anak tersebut. Lewat petualangan dan kehangatan yang tumbuh, Panggil Aku Ayah
mengajak penonton menyelami arti keluarga yang dibentuk oleh kasih sayang,
bukan garis keturunan. |
TENTANG VISINEMA GROUP
Didirikan pada
tahun 2008 oleh sineas Indonesia, Angga Dwimas Sasongko, Visinema Group
(Visinema) memiliki visi untuk menjadi center of excellence
dalam setiap bentuk storytelling di Indonesia dengan ekosistem storytelling yang komprehensif. Visinema berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan
dan melahirkan konten, cerita, serta film yang menarik untuk dapat dinikmati
oleh para pecinta film dan publik di berbagai saluran dan platform.
Visinema memiliki
Visinema Pictures yang menghasilkan film-film layar lebar yang menghadirkan
cerita-cerita yang menarik dan impactful serta memberikan pengalaman sinematik terbaik bagi para pecinta film;
BION Studios yang menghadirkan cerita-cerita hyperlocal dan trending di
masyarakat; Visinema Studios yang fokus menghadirkan konten berkualitas untuk
anak dan keluarga, serta animasi dan puppet show; Visinema Content yang melahirkan konten berkualitas yang dapat
dinikmati di platform streaming;
dan Skriptura yang memberikan layanan script development dan scriptwriting.
Visinema sudah
melahirkan sejumlah portofolio IP (Intellectual Property) yang telah dinikmati oleh publik, diantaranya adalah Cahaya Dari
Timur: Beta Maluku, Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Nanti Kita Cerita Tentang
Hari Ini, Keluarga Cemara, Generasi 90an: Melankolia, Nussa, Mencuri Raden
Saleh, 13 Bom di Jakarta, Heartbreak Motel dan sejumlah IP box office lainnya yang telah ditayangkan di
layar bioskop, Nussa Official Series dan Domikado yang dapat dinikmati di kanal
YouTube, serta Pertunjukkan Panggung
Musikal Keluarga
Cemara yang telah mendapatkan sambutan hangat dari publik. Visinema semakin
memperkuat posisinya dalam industri film dan kreatif Indonesia untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk
karya yang dihasilkan.


Komentar
Posting Komentar