Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Siap Syuting! Sebuah Religi-Drama Inspiratif tentang Perempuan yang Menemukan Kekuatan dan Kemandirian Dibintangi oleh Revalina S. Temat, Gunawan, Megan Domani, dan Alex Abbad
Jakarta, 19 September 2025 — Rumah produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment mengumumkan
proyek terbaru mereka berjudul Tuhan,
Benarkah Kau Mendengarku?, yang tengah bersiap memasuki tahap produksi dan
syuting. Film ini dibintangi oleh Revalina
S. Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, Annisa Kaila, Sheila Kusnadi, Venly
Arauna, Dhawiya Zaida, Risma Nilawati, Daniella Sya, Alex Abbad, Roy Sungkono,
dan penampilan spesial Ustazah
Shofwatunnida.
Tuhan,
Benarkah Kau Mendengarku? mengisahkan perjalanan
seorang perempuan yang menemukan kekuatan melalui doa di titik terendah
hidupnya. Film ini menyoroti makna kemandirian dan perjalanan spiritual yang
inspiratif.
Ketika mantan suaminya, Satrio (Gunawan),
terkena stroke dan terlilit utang, Sarah (Revalina S. Temat) terpaksa berbagi
atap dengan Satrio dan istri barunya demi menyelamatkan mereka dari ancaman,
meski ditentang oleh anaknya.
Film ini disutradarai oleh Jay Sukmo, yang sebelumnya sukses
dengan serial Culture Shock (2025),
menduduki Top 1 Netflix Indonesia selama delapan minggu. Robert Ronny dan Prima
Taufik, yang juga bekerja sama dengan Jay Sukmo di Culture Shock, akan memproduseri film ini dengan Andi Boediman sebagai produser
eksekutif. Naskah ditulis oleh Utiuts,
penulis Culture Shock dan Losmen Bu Broto: The Series (2025).
“Kami mengangkat ayat Al-Qur’an, Surah
Al-Insyirah ayat 5–6, bahwa ‘Sesungguhnya
bersama kesulitan ada kemudahan.’ Film ini menyoroti perjuangan perempuan
menghadapi ujian hidup dan menemukan kekuatan melalui doa,” ujar Jay Sukmo, sutradara.
“Paragon Pictures bersama Ideosource
Entertainment selalu berkomitmen menghadirkan karya baru, menjelajahi genre
yang belum pernah kami produksi, dan selalu mencari kedekatan dengan
masyarakat. Film ini menyoroti sosok-sosok perempuan hebat,” tambah Robert Ronny, produser.
Revalina S. Temat mengungkapkan antusiasmenya,
“Saya banyak belajar dari karakter Sarah—tentang tekanan sosial dan ujian hidup
yang mungkin tidak saya alami di dunia nyata. Dari proses reading, saya
meresapi makna ‘bersama kesulitan, ada
kemudahan.’ Terima kasih untuk setiap perempuan yang terus berjuang.”
Gunawan, yang kembali ke layar lebar setelah 2023, menambahkan, “Satrio adalah ayah penyayang sekaligus suami dengan hero complex. Saya tidak sabar syuting bersama para pemain dan kru.”
Produser eksekutif Andi Boediman menyampaikan, “Karakter Sarah menjadi representasi perempuan yang berani mandiri. Untuk menggarap genre religi-drama, kami berkolaborasi dengan Astro Shaw, Netzme, dan KMIF.”
Vicky Saputra, CEO Netzme, menambahkan, “Kami
bangga berkolaborasi dengan Paragon Pictures dalam roadshow 10 kota, untuk
mendekatkan pesan film kepada masyarakat sekaligus mendorong literasi serta
inklusi keuangan UMKM—sejalan dengan visi Netzme mendukung ekonomi kreatif.”
Ikuti informasi terbaru melalui Instagram resmi @paragonpictures.id.
Nantikan Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
segera di bioskop Indonesia!
***
TENTANG PARAGON PICTURES
Berdiri pada 2019, Paragon Pictures
berfokus pada pengembangan, produksi, pemasaran, dan distribusi film untuk
pasar Indonesia maupun global. Beberapa karya yang telah dirilis antara lain Lyora: Penantian Buah Hati, Tak Ingin Usai
Di Sini, The Most Beautiful Girl in
the World, Kuasa Gelap, Kalian Pantas Mati, Backstage, dan Losmen Bu Broto.
TENTANG IDEOSOURCE ENTERTAINMENT
Ideosource Entertainment adalah
perusahaan hiburan yang berinvestasi di industri film dan ekosistemnya. Hingga
kini, Ideosource Entertainment telah berinvestasi di 23 film layar lebar,
termasuk Qodrat, Keluarga Cemara, Gundala dan Bebas.
TENTANG ASTRO SHAW
Astro Shaw adalah anak perusahaan Astro
Malaysia Holdings sekaligus studio film terbesar di Malaysia. Perusahaan ini
telah memproduksi lebih dari 120 film dan meraih lebih dari 70 penghargaan di
festival film lokal maupun internasional. Astro Shaw memproduksi film lintas
genre dan bahasa—Melayu, Tionghoa, hingga Tamil—dengan misi membawa film
Malaysia ke panggung dunia.
TENTANG NETZME
PT Netzme Kreasi Indonesia (“Netzme”) adalah Perusahaan
Jasa Pembayaran Kategori 1 berlisensi Bank Indonesia yang fokus menyediakan
solusi pembayaran digital aman dan mudah diakses, khususnya bagi UMKM. Melalui
layanan berbasis QRIS, Netzme mendukung kebutuhan pelaku usaha sekaligus
memperluas literasi digital. Saat ini Netzme telah bermitra dengan Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta, Titipku, Mitra10, Olsera POS, LUNA POS, Atria, dan
Jakpreneur—sebagai wujud komitmen dalam membuka akses teknologi digital bagi
UMKM di seluruh Indonesia.
TENTANG KMIF
Kreasi Media Indonesia Fund (KMIF)
adalah perusahaan investasi yang berfokus pada industri media dan konten di
Indonesia. KMIF berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem media melalui
pendanaan dan dukungan strategis, sekaligus berkontribusi pada perkembangan
industri kreatif dan perekonomian nasional.
Komentar
Posting Komentar