Langsung ke konten utama

Iqbaal Ramadhan Kejutkan Pestapora 2025 Lewat Official Teaser Film Operasi Pesta Pora Tayang 2026 di Bioskop!

Iqbaal Ramadhan jadi copet konser di film terbaru  persembahan Imajinari, Operasi Pesta Pora.



Jakarta, 18 September 2025—Rumah produksi Imajinari selalu membawa kesegaran untuk karya-karya terbarunya! Setelah membawa ide yang inovatif dan mendapat pengakuan secara kritis melalui Jatuh Cinta Seperti di Film Film, serta torehan fenomenal Agak Laen, dan pendekatan komedi getir yang fresh dalam Tinggal Meninggal, kini Imajinari menghadirkan karya terbarunya berjudul Operasi Pesta Pora! Karya terbaru itu pertama kali diperkenalkan ke penonton Pestapora 2025, yang dikejutkan dengan kehadiran official teaser Operasi Pesta Pora. Dalam teaser yang diputar di layar panggung utama Pestapora, terlihat Iqbaal Ramadhan tertangkap menjadi seorang copet konser!

 

Awalnya, penonton dibuat menebak-nebak dengan wajah sosok laki-laki yang di-blur dengan suara yang disamarkan. Sosok itu mengaku sebagai copet konser dan meminta waspada ke penonton, karena copet konser punya segudang akal untuk menggondol barang bawaan pengunjung konser, dan lihai dengan pengintaian mereka yang bisa ada di mana-mana. Kemudian terungkap sosok tersebut adalah seorang karakter yang diperankan oleh Iqbaal Ramadhan, sebagai pemeran utama di film ini.

 

Film Operasi Pesta Pora menjadi produksi terbaru dari Imajinari, bekerja sama dengan Angin Segar dan Boss Creator. 

 

“Sebuah karakter yang baru bagiku dan akan menjadi hal baru. Film Operasi Pesta Pora akan membawa cerita yang segar, lucu, dan unik untuk penonton Indonesia. Seperti yang sudah terungkap di teaser, di film ini aku akan memerankan karakter seorang copet konser. Nantikan kejutan terbaru dari film Operasi Pesta Pora,” kata Iqbaal Ramadhan.

 

Film Operasi Pesta Pora akan menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod untuk film fiksi panjang. Di bawah bendera Cerahati, ia sudah berpengalaman menyutradarai banyak iklan dan video musik sejak tahun 2006. Khemod merupakan drummer grup band Seringai, yang juga kerap dipercaya sebagai pengarah kreatif tata panggung untuk konser-konser dari banyak band dan musisi Indonesia.

 

“Senang sekali bisa mendapat kesempatan untuk menyutradarai film fiksi panjang pertama saya. Dengan membawa cerita yang unik dan ambisius, saya masih takjub dan bersyukur bahwa Imajinari mau membantu mewujudkan cerita ini ke layar lebar. Walaupun pembuatan film ini berat dan menantang, namun prosesnya sejauh ini berjalan lancar dan menyenangkan berkat dukungan jajaran pemeran, kru, serta produser yang berpengalaman. Semoga para penonton nanti bukan hanya terhibur saat menyaksikan filmnya, tapi bisa membawa sesuatu setelahnya,” kata Edy Khemod sang sutradara.

 

Sejak pertama kali merilis film pada tahun 2022, rumah produksi Imajinari kerap memberikan ruang bagi para sutradara debutan, termasuk pada kesempatan ini.

 

“Sejak Khemod menceritakan ide ini, kami langsung tertarik. Sungguh sebuah suguhan komedi yang unik dan menyegarkan, sejalan dengan komitmen Imajinari untuk selalu menyuguhkan sesuatu yang baru untuk penonton film Indonesia. Film ini dikembangkan naskahnya sejak 2023, dan akan tayang di bioskop tahun 2026 mendatang,” ucap Ernest Prakasa.

 

Ikuti informasi terbaru film Operasi Pesta Pora melalui akun Instagram @imajinari.id. Tunggu keseruan copet konser beraksi di bioskop pada tahun 2026!




 

***

 


TENTANG IMAJINARI

Imajinari adalah studio film muda di Indonesia yang menitikberatkan pada cerita yang segar dan berpijak pada visi kreatif sutradara. Rekam jejak Imajinari diantaranya adalah film mega box office “AGAK LAEN” yang meraih lebih dari 9,1 juta penonton dan “Jatuh Cinta Seperti Di Film Film” yang memenangkan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Utama Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2024.

 

Didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa Andika, Imajinari memulai debutnya melalui film “Ngeri-Ngeri Sedap” (2022), sebuah film yang kemudian menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy Awards 2023.

 


 

Tentang Angin Segar

Angin Segar terbentuk dari kegelisahan pekerja produksi iklan di bawah naungan Cerahati yang ingin lebih fokus mengerjakan projek inisiatif sendiri. Video musik dari Seringai dan The Panturas dengan pendekatan film cerita pendek, film dokumentar GELORA merupakan projek awal inisiatif tersebut. Film music scoring, audio mixing & mastering juga menjadi kendaraan kami dalam berinisiatif di industri film. Operasi Pesta Pora diharapkan menjadi langkah awal baru untuk lebih aktif berinisiatif mengembangkan cerita dan memproduksinya dalam medium film.

 

 

 

Tentang BOSS Creator

BOSS Creator adalah perusahaan musik dan festival terkemuka di Indonesia. Sejak bergabung dengan IDN pada Oktober 2023, BOSS Creator kini menjadi bagian dari ekosistem IDN. Salah satu acara unggulannya adalah Pestapora, sebuah festival musik yang menghadirkan pengalaman unik dan tak terlupakan bagi para penggemar musik Indonesia. Pestapora 2024 meraih kesuksesan luar biasa dengan penjualan tiket yang melampaui 100 ribu tiket. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...