Langsung ke konten utama

Viral dengan Lagu “Dawai”, Fadhilah Intan Kembali dalam Air Mata di Ujung Sajadah 2, Membawakan Original Soundtrack “Pura-Pura Bahagia” untuk Mereka yang Memendam Luka


 


Jakarta, 19 September 2025 – Sukses besar dengan official soundtrack yang dibawakan dalam film Air Mata di Ujung Sajadah, “Dawai,” Fadhillah Intan kembali lagi untuk membawakan lagu baru berjudul “Pura-Pura Bahagia” untuk Air Mata di Ujung Sajadah 2 (AMDUS 2). Beehave Pictures telah resmi merilis video musik resmi untuk lagu yang menyentuh hati ini pada 19 September 2025.




Video musik “Pura-Pura Bahagia” menunjukkan Fadhilah yang menyanyikan lirik lagu ini dengan sepenuh hati, bersama dengan berbagai potongan adegan dari film Air Mata di Ujung Sajadah 2 yang tak kalah menyayat hati. Fadhilah berkomentar mengenai lagu baru yang diciptakan untuk film ini. “Kadang, lagu itu bisa menjadi tempat untuk kita mencurahkan sesuatu. Lewat lagu ini aku mau berkata kalau setiap orang punya luka masing-masing, dan banyak dari kita yang menutupi luka-luka tersebut. Semoga lagu ini bisa mengajarkan kita untuk bisa lebih jujur tentang perasaan kita sendiri.”

“Pura-Pura Bahagia” merupakan salah satu dari jejeran OST yang impresif dari Air Mata di Ujung Sajadah 2. Selain Fadhilah Intan, Andmesh juga menyumbangkan suaranya untuk film ini melalui lagu “Bukan Lagi Rumahmu,” Farel Prayoga melalui lagu “Cinta Untuk Mama,” dan duo Keke Adiba–Yogie Nandes dengan lagu “Bintang-Bintang.”




Melanjutkan kisah dari film pertama, Air Mata di Ujung Sajadah menjanjikan jawaban dari berbagai pertanyaan yang belum terjawab pada cerita sebelumnya. Penonton akan kembali menyaksikan drama keluarga Aqilla (Titi Kamal), yang telah merelakan anak kandungnya Baskara (Faqih Alaydrus) untuk diasuh oleh Yumna (Citra Kirana).

Namun setelah sebuah tragedi menyerang keluarga Yumna dan bapak angkat Baskara, Arif, meninggal dunia, Aqilla memutuskan untuk berangkat ke Solo untuk memberi dukungan kepada keluarga ini, dan mencari cara untuk tetap menjadi bagian dari hidup Baskara. Film ini juga dibintangi oleh Daffa Wardhana, Jenny Rachman, dan Mbok Tun, dengan Key Mangunsong yang kembali duduk di bangku sutradara.

Resapi keharuan video musik “Pura-Pura Bahagia” di kanal YouTube Beehave Musics. Official OST dari Fadhilah Intan ini juga sudah dapat dinikmati di Spotify, Apple Music, dan YouTube Music bersama dengan OST Air Mata di Ujung Sajadah 2 lainnya.

Ikuti lanjutan dari kisah Aqilla, Yumna, dan Baskara dalam Air Mata di Ujung Sajadah 2, tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2025. Untuk informasi lebih lanjut, ikuti sosial media resmi @beehavepictures dan @airmatadiujungsajadahfilm.






***


TENTANG BEEHAVE PICTURES

Beeehave Pictures merupakan rumah produksi kreatif yang didirikan pada tahun 2019, sebagai bagian dari Beehave Corporation.

Berdasar semangat kolaborasi, Beehave Pictures berkomitmen untuk menghadirkan produk audio visual yang inspiratif dan sesuai dengan tujuan produksi serta target audiensnya.



PRODUCTION NOTES - AIR MATA DI UJUNG SAJADAH 2

 Title Film                    :  AIR MATA DI UJUNG SAJADAH 2

Production House    :  Beehave Pictures
Genre                          :  Drama
Duration                     :  112 menit
Color                            :  Color
Production year        :  2025
Release                        :  23 Oktober 2025
Producer                     :  Ronny Irawan
Line Producer            :  Age A. Maulana
Script Writer              :  Eginina Oey, Henovia Rosalinda,
                                         Key Mangunsong, Ronny Irawan
Director                       :  Key Mangunsong
Director of Photography :  Ipung Rachmat Syaiful, ICS.
Editor                           :  Kelvin Nugroho
Art Director                :  Antoinette Louise S.
Wardrobe                   :  Evitri Gultom
Make Up                     :  Dian Anggraini
Casting                        :  Donis Pratama
Visual Effect               :  Capluk
Sound Recordist        :  Madunazka
Sound Designer         :  Crossfade
Music                           :  Andi Rianto
Cast                              :  Titi Kamal, Citra Kirana, Faqih
                                         Alaydrus, Jenny Rachman,        
                                         Daffa Wardhana, Mbok Tun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...