Trailer dan Poster Utama Film Komedi Horor “Pesugihan Sate Gagak” Resmi
Dirilis Demit
Ketagihan Sate Siap Viralkan Bioskop!”
Jakarta, 15 Oktober 2025 — Apa
jadinya kalau pesugihan malah bikin tawa, bukan ketakutan? Rumah produksi Cahaya Pictures berafiliasi dengan BASE Entertainment resmi merilis trailer dan poster utama film komedi horor
terbaru mereka, Pesugihan Sate Gagak,
yang siap tayang di bioskop mulai 13
November 2025.
Trailer berdurasi dua menit lebih ini
langsung mencuri perhatian lewat kekacauan absurd Trio Gagak — tiga sahabat miskin yang nekat jualan sate gagak untuk
para demit. Sementara poster utamanya menampilkan tiga wajah ketakutan yang
dibayangi sosok misterius, lengkap dengan tagline besar: “Awas Ketagihan!”
Film ini mengisahkan Anto (Ardit Erwandha), Dimas
(Yono Bakrie), dan Indra (Benidictus
Siregar) yang capek miskin dan bosan hidup susah. Demi jalan pintas menuju
kaya, mereka malah mencoba ritual pesugihan yang mereka anggap paling minim
risiko: jualan sate daging gagak untuk pelanggan dari dunia lain alias
Pesugihan Sate Gagak!
Nuugro Agung, penulis cerita Pesugihan Sate Gagak, mengungkap bahwa
ide film ini berangkat dari kisah nyata tentang ritual pesugihan yang memang
pernah terjadi di sekitar lingkungannya.
“Ide cerita film ini
dari aku. Tentang pesugihan sate gagak pakai burung gagak, bukan tumbal
manusia. Cuma kalau satenya enak dan setannya suka, akan ketagihan, akan nagih
terus-terusan,” jelas Agung.
Cerita yang ditulis Agung kemudian
diterjemahkan ke dalam film oleh Etienne Caesar dan Dono Pradana yang duduk di
bangku sutradara. Dari sisi penyutradaraan, Pesugihan Sate Gagak diolah dengan
pendekatan komedi yang bisa diterima oleh banyak orang. Sutradara Etienne
Caesar menuturkan bahwa sejak awal ia ingin menciptakan film yang tidak hanya
lucu dan menyeramkan, tetapi juga dapat dinikmati oleh banyak kalangan.
“Buat saya pribadi, statement-nya adalah horor ini harus bisa dinikmati oleh berbagai
macam kalangan. Jadi, bagaimana caranya supaya semua orang bisa menikmati film
ini. Kalau dulu, zaman saya kecil, kita sering ditakut-takuti lewat film horor.
Tapi sekarang, saya ingin menghadirkan film komedi-horor yang bisa jadi hiburan
dan bisa dinikmati semua orang,” ujar sutradara, Etienne Caesar.
Trio Gagak: Komika Absurd yang Kompak dan Kocak
Unsur hiburan tidak terlepas dari
kekompakan Trio Gagak yang terlihat di dalam trailer. Tiga karakter utama ini
menampilkan kelucuan yang mengalir natural. Improvisasi dan celetukan mereka
selama syuting bahkan banyak dipertahankan oleh para sutradara.
“Kami membebaskan pemain untuk
berimprovisasi. Saking ngawur dan absurd, saya yakin jokes-nya gak cuma bikin
penonton ketawa, tapi juga mengumpat sisa-sisa kesal”, ujar Dono soal chemistry dan kelakuan Trio Gagak dan
pemain lain di film ini.
Komedi di Pesugihan Sate Gagak ini liar, tapi juga menawarkan sesuatu yang baru. Bukan sekadar banyolan, tapi menawarkan komedi situasi yang berbeda — lebih segar, lebih berani, dan banyak kejutan.
Film Dekat dengan Kehidupan Masyarakat
Aoura Lovenson, produser Cahaya Pictures, menyebut Pesugihan Sate Gagak bukan sekedar hiburan semata melainkan sebagai
bentuk lanjutan dari semangat Cahaya Pictures dalam membuat film yang dekat
dengan penonton.
“Film-film Cahaya selalu dekat dan relevan dengan masyarakat. Ceritanya
sederhana, tapi bisa bikin ketawa dan hangat. Pesugihan Sate Gagak juga
berangkat dari kegelisahan banyak orang: rasa capek miskin, pengen hidup lebih
baik. Tapi semua dibungkus dengan tawa,” jelas Aoura.
Tayang di Bioskop 13 November 2025
Film Pesugihan Sate Gagak dibintangi oleh Ardit Erwandha, Yono Bakrie,
Benidictus Siregar, Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu, dan Firza Valaza, serta diproduksi oleh Cahaya Pictures dengan dukungan penuh
dari PK Films, Arendi, Anami Films, Laspro Media Sinema, dan IFI Sinema.
Poster dan trailer resmi film Pesugihan Sate Gagak sudah bisa disaksikan di sosial media resmi Cahaya Pictures mulai hari ini.
SINOPSIS PESUGIHAN SATE GAGAK
Hidup susah, utang menumpuk, dan cinta
terancam gagal — tiga sahabat Anto
(Ardit Erwand ha), Dimas (Yono
Bakrie), dan Indra (Benidictus
Siregar) alias Trio Gagak resmi
capek miskin!
Anto butuh mahar puluhan juta demi menikahi
kekasihnya Andini (Yoriko Angeline),
Dimas ingin menolong usaha ibunya, dan Indra terjerat pinjol sampai leher.
Dalam keputusasaan itu, mereka menemukan buku mantra pesugihan kuno peninggalan
kakek Indra. Dari situ lahir ide paling gila: coba pesugihan tanpa tumbal — cukup jual sate dari daging burung gagak ke
demit!
Awalnya mereka nekat mencoba jalan pintas
agar bisa keluar dari lilitan hidup — dan tiba-tiba, pembeli pertama mereka
datang... bukan dari dunia manusia! Genderuwo, pocong, sampai kuntilanak antre
dan rela bayar mahal untuk sate gagak mereka.
Trio Gagak mendadak kaya raya: utang lunas,
hidup mapan, bahkan cinta Anto dan Andini sempat terasa bahagia. Tapi
kebahagiaan itu tak berlangsung lama — rahasia pesugihan yang disembunyikan,
perlahan menghancurkan semuanya. Tawa mereka berubah jadi ketakutan saat para
demit tak berhenti datang dan terus menagih sate — lapar, rakus, dan tak
terkendali!
Apakah mereka akan lanjutkan pesugihan demi
kekayaan, atau kabur sebelum dimakan keserakahan?
INFORMASI FILM
Judul: Pesugihan Sate Gagak
Genre: Komedi Horor
Sutradara: Etienne Caesar & Dono
Pradana
Penulis: Nuugro Agung
Produser: Aoura Lovenson Chandra, Fauzar
Nurdin
Pemeran: Ardit Erwandha, Yono Bakrie,
Benidictus Siregar, Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu,
Firza Valaza
Produksi: Cahaya Pictures
Rilis bioskop: 13 November 2025
AKUN MEDIA SOSIAL
Instagram: @filmsategagak | @cahayapictures_id
TikTok: @cahayapicturesid
Hashtag: #AwasKetagihan #SateGagakBikinKayaMendadak #PesugihanSateGagak
CAHAYA PICTURES
Cahaya Pictures dikenal lewat film-film yang dekat dengan kehidupan
masyarakat — sederhana, menghibur, dan menyentuh hati. Setelah 1 Imam 2 Makmum, Cahaya kembali
menghadirkan kisah segar lewat Pesugihan
Sate Gagak, film komedi horor absurd yang bisa bikin ketawa di tengah hidup
yang penuh tekanan.
PK FILMS
PK Films merupakan manifestasi strategis terbaru
dari PK Entertainment Group, sebuah nama yang telah mengukir jejak gemilang
selama satu dekade terakhir dalam membangun dan mengembangkan industri kreatif
(konser, hiburan, dan event) di Indonesia. Dengan pengalaman panjang dalam
menghadirkan hiburan berkualitas tinggi, PK Films hadir sebagai langkah
strategis untuk turut serta mengembangkan ekosistem perfilman Indonesia.
Film "Agen +62" merupakan salah satu
karya yang telah diluncurkan oleh PK Films, bukti nyata dedikasi kami untuk
menghadirkan karya bagi para penikmat film di Indonesia dan dunia.
PK Films terus menjalin kolaborasi strategis
dengan talenta paling cemerlang dan rumah produksi terkemuka di tanah air, demi
mendorong kemajuan industri film nasional ke tingkat global.
Proyek mendatang kami, "Sate Gagak",
sebuah kolaborasi seru dengan BASE Entertainment!
Bersiaplah untuk pengalaman komedi yang santai
dan segar yang akan memukau penonton.
ARENDI CIPTA INTERNASIONAL
Arendi berdedikasi untuk menciptakan seni
pertunjukan dan pengalaman edutainment yang dinamis. Sejak awal berdirinya,
ARENDI telah berkembang menjadi salah satu lembaga seni dengan pertumbuhan
tercepat di Jakarta, yang berdedikasi pada misi memberikan pengalaman seni
pertunjukan tingkat tertinggi – pendidikan dan pelatihan seni pertunjukan
terbaik di Indonesia. Arendi melibatkan siswa dengan seni pertunjukan dan
komunitas kreatif lokal dan internasional. Arendi baru-baru ini mengikuti
kompetisi internasional ternama seperti Asia Pacific Arts Festival, untuk
mewakili Indonesia dan membawa pulang Distinction Award, Gold Awards, dan
Silver Awards. Memberdayakan siswa melalui serangkaian program pelatihan
terkonsentrasi, lokakarya interaktif, program kompetisi, kelas master dan acara
musik khusus lainnya.
ANAMI FILMS
Anami Films adalah perusahaan hiburan dan media
di bawah naungan KNS Group. Portofolio Anami mencakup beragam produksi film dan
konten streaming, baik untuk pasar domestik maupun internasional.
Sejak berdiri, Anami Films konsisten
menghadirkan karya-karya berkualitas melalui kolaborasi dengan talenta kreatif
dan mitra strategis, menjangkau berbagai genre mulai dari drama, komedi,
animasi keluarga, hingga horor. Komitmen Anami adalah menjadi kekuatan kreatif
yang memperkaya industri hiburan Indonesia dan memperluas jangkauan karya lokal
ke panggung global.
LASPRO MEDIA SINEMA
Laspro Media Sinema adalah perusahaan penyewaan
peralatan film dan televisi terbesar dan terlengkap di Indonesia. Sejak
berdiri, Laspro telah menjadi mitra utama bagi rumah produksi, stasiun
televisi, dan sineas-sineas terkemuka di Tanah Air dalam merealisasikan
karya-karya visual berkualitas tinggi.
Dengan dukungan teknologi terkini dan tim teknis
profesional berpengalaman, Laspro menyediakan beragam peralatan produksi—mulai
dari kamera sinema digital, lensa sinematik, pencahayaan profesional, grip
& rigging, hingga sistem audio dan monitoring mutakhir. Komitmen kami
adalah menghadirkan solusi teknis yang andal, fleksibel, dan berkualitas
tinggi, serta memberikan solusi cepat untuk semua kebutuhan produksi—mulai dari
skala kecil hingga megaproduksi layar lebar.
Mengusung tagline "High Quality, Fast Solution",
Laspro
selalu mengutamakan pelayanan unggulan dan efisiensi untuk mendukung kesuksesan
setiap proyek produksi.
Kami bangga telah menjadi bagian dari ratusan
produksi film, serial, dokumenter, iklan, hingga tayangan live TV berskala
nasional maupun internasional.
IFI SINEMA
IFI Sinema telah berkecimpung dalam industri
sejak tahun 2007 melalui film-film produksinya berjudul ‘Coklat Stroberi’
(2007), ‘Radit dan Jani dan ‘3 Doa dan 3 Cinta (2008), ‘Coblos Cinta’ (2008),
‘Serigala Terakhir’ (2009), ‘Lovely Man’ (2012), ‘Mika’ (2013),‘Pertaruhan’
(2017), ‘My Generation’ (2018), ‘Menunggu Pagi’ (2019), ‘Seperti Hujan yang
Jatuh di atas Bumi’ (2020), ‘Akad’ (2021); ‘Mohon Doa Restu’ (2024); saat ini
IFI Sinema juga berperan aktif dalam pembiayaan film nasional





Komentar
Posting Komentar