Langsung ke konten utama

Romantisnya Endy Arfian Membimbing Steffi Zamora Menuju Perubahan Hidup yang Lebih Baik di Film Pengin Hijrah

 Film Pengin Hijrah tayang mulai 30 Oktober 2025 di bioskop Indonesia




Jakarta, 18 Oktober 2025 — Endy Arfian tampil menjadi idola baru dalam film drama romansa religi berjudul Pengin Hijrah persembahan Sinemata Buana Kreasindo. Di film Pengin Hijrah, Endy Arfian memerankan Omar, laki-laki blasteran Uzbekistan-Indonesia yang dipertemukan dengan Alina (Steffi Zamora), selebgram yang tengah mengalami krisis pencarian jatidiri. 

 

Endy menampilkan sosok Omar sebagai karakter yang memiliki jiwa penuh kesabaran dan romantis. Meski dalam kehadiran awalnya ia begitu dibenci dan dihindari oleh Alina, namun justru sosok Omar yang penuh pengertian adalah yang dibutuhkannya. 





 

Kehadiran Endy sebagai Omar pun sangat kontras dengan Joe (Daffa Wardhana), mantan pacar Alina yang membuat kehidupan Alina serba berantakan. Mulai dari dicabutnya beasiswa kuliahnya hingga menjauhkan Alina dari kebaikan. Perbedaan inilah yang membuat Endy terlihat begitu green flag dan sosok yang sesuai untuk Alina yang tengah berupaya memperbaiki kehidupannya menjadi lebih baik.

 

Film Pengin Hijrah menampilkan perjalanan hijrah Alina bukan sekadar sebagai perubahan penampilan fisik dan lahiriah, namun juga menggambarkan perjalanan perubahan batin yang lebih mendalam. Tak sendiri, perjalanan Alina mendekatkan diri pada Allah dan mencari ketenangan spiritual juga turut dibantu oleh Omar. Dari momen perbincangan asing di kantin dan taman kampus hingga perjalanan yang penuh keajaiban dan emosional ke Uzbekistan. 





 

Disutradarai oleh Jastis Arimba, Pengin Hijrah mampu menjadi film yang membuat kita mengerti tentang makna hijrah sebagai proses personal yang jujur, tanpa menggurui. Film ini juga sesuai untuk penonton muda yang sedang mencari arah, belajar memaafkan diri, dan menemukan makna hijrah lewat cinta dan persahabatan.

 

“Pesan yang paling penting yang ingin disampaikan dari film Pengin Hijrah adalah kami berusaha ingin memberitahu bahwa ketika kamu sedang berusaha untuk lebih baik, jadilah lebih baik dengan sendirinya tanpa harus menilai diri kamu lebih baik dari orang lain. Jadi sebagai anak muda juga jangan mudah untuk memberikan judgement,” ujar sutradara film Pengin Hijrah Jastis Arimba.

 

 

 

Film Pengin Hijrah dibintangi oleh Endy Arfian, Steffi Zamora, Daffa Wardhana, Nadzira Shafa, pendatang baru Sita Permata Sari, Donny Alamsyah, dan Karina Suwandi. Film ini diproduseri oleh Arismuda Irawan dan Rendy Gunawan, dengan Budi Yulianto dan Avesina Soebli sebagai produser eksekutif. 



Rendy Gunawan

 

“Selain menghibur karena ceritanya yang kuat dengan genre drama romance dan unsur religinya, film ini diharapkan ketika penonton keluar dari bioskop bisa membawa pelajaran, dan mereka yang sedang berproses menjadi lebih baik lagi tidak menganggap diri mereka lebih baik dari orang lain,” ujar produser Rendy Gunawan.

 

Bagi Endy, membintangi drama romantis memiliki tantangan tersendiri. Sebab, genre ini cukup jarang didapatnya. Terlebih, drama romantis yang memiliki latar religi. 

 

Namun, memerankan Omar baginya adalah proses yang menyenangkan. Sebab, dari karakter tersebut Endy juga belajar tentang sebuah arti ketulusan dan kesabaran, serta penerimaan kekurangan baik yang dimiliki sendiri maupun orang lain.



Endy Arfian

 

“Di film ini Omar berfungsi untuk membantu Alina bisa berubah lebih baik lagi. Namun, yang membuat Alina bisa menerima Omar karena dia juga sosok laki-laki memiliki pemikiran terbuka. Kisah perjalanan hijrah orang bisa beragam, termasuk Alina. Di sini saya belajar untuk memahami dan menerima, bukannya menghakimi,” ujar Endy Arfian.

 

Bagi Steffi Zamora, ini adalah film drama romance dengan latar religi pertamanya. Meski sempat diliputi ketakutan tentang ekspektasi pada awal menerima proyek ini, Steffi justru belajar dari karakter Alina yang diperankannya. 



Steffi Zamora

 

“Perjalanan hijrah Alina di film ini menurutku bisa relate dengan banyak anak muda. Perjalanan hijrah itu tidak semenakutkan itu. Hijrah juga bukan berarti berubah dari fisik termasuk pakaiannya saja, melainkan dari dalam kita untuk menjadi lebih baik,” ujar Steffi Zamora. 

 

Sementara itu, Daffa Wardhana yang memerankan Joe, karakter yang memantik perubahan besar dalam hidup Alina mengungkapkan pada dasarnya Joe memiliki ambisi yang besar dan punya mimpi bersama Alina. 



Daffa Wardhana

 

“Namun cara Joe itu salah. Bisa dibilang Joe itu ada sisi toxic positivity-nya. Meski punya ambisi dan mimpi untuk Alina, tetapi malah jadi hal yang kurang baik. Pada akhirnya dari karakter Joe kita juga bisa belajar tentang perjalanan spiritual dan hati, ada proses untuk berubah,” ungkap Daffa Wardhana.

 

Di film ini, ada tiga OST utama yakni Ingin Hijrah dan Arah Bersamamu yang dibawakan oleh Nadzira Shafa yang juga bermain di film ini, serta lagu Menjadi Kisahku yang dibawakan oleh Thia Ryna. Ketiga lagu ini juga akan menambah sisi emosional ceritanya menjadi lebih dalam. Serta merangkum perjalanan karakter utamanya, Alina dan Omar. Ketiga lagu yang menjadi OST film Pengin Hijrah dirilis di bawah bendera Royal Prima Musikindo (RPM) dan sudah bisa didengarkan di seluruh platform streaming digital.

 

Tonton film Pengin Hijrah di bioskop Indonesia mulai 30 Oktober 2025. Ikuti informasi terbaru film drama religi Pengin Hijrah persembahan Sinemata Buana Kreasindo di akun Instagram @penginhijrah.film dan @multibuanakreasindo.


 

***



Sinopsis

 

ALINA (Steffi Zamora), seorang selebgram populer yang tengah menghadapi berbagai masalah dalam hidupnya. Kematian sahabatnya semakin membuatnya terpuruk. Pertemuannya dengan Omar (Endy Arfian), mahasiswa semester akhir, menghidupkan harapan cintanya. Omar pula yang mendorongnya menjadi pribadi yang lebih baik. Namun, di saat arah hidupnya mulai berubah, Alina malah kehilangan arah ‘hijrahnya’.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...