Langsung ke konten utama

Ada Lagu Hindia everything u are, Anything You Want Reality Club hingga Dance, Habibi dari Ali di Film Dopamin, Pas Banget Wakili  Kisah Cinta Angga-Shenina di Dunia yang Semakin Gila!

 Film Dopamin sedang tayang di bioskop




Jakarta, 14 November 2025 – Tak hanya menawarkan genre yang fresh, film persembahan Starvision dan Karuna Pictures, Dopamin, rupanya juga membuat penonton terngiang-ngiang dengan OST. filmnya. Film Dopamin menggunakan lagu everything u are dari Hindia, Anything You Want dari grup band Reality Club, serta Dance, Habibi dari grup band Ali.

 

Ketiga lagu tersebut juga untuk pertama kalinya menjadi OST. dalam film layar lebar. Lagu everything u are sangat mewakili kisah pasangan Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon di film Dopamin yang memerankan Malik dan Alya, pasangan suami istri baru yang mengalami tantangan finansial. 

 

Di film Dopamin, lagu everything u are seperti menjadi sebuah pesan tentang meski lelah menghadapi beratnya tantangan hidup, selama masih ada kasih sayang dari pasangan menjadi sebuah kepercayaan dan alasan untuk bertahan hidup.

 

“Lagu everything u are sudah ada di kepala saya sejak kami syuting. Secara emosi, lagu ini memiliki energi yang kuat dan sesuai dengan mood filmnya. Lagu ini juga secara tema mampu merepresentasikan inti cerita di film ini tentang cinta, luka, dan self acceptance,” kata penulis dan sutradara film Dopamin Teddy Soeria Atmadja.

 

Salah satu yang juga spesial, lagu everything u are baru-baru ini juga meraih lima nominasi AMI (Anugerah Musik Indonesia) Awards 2025. Lagu tersebut masuk dalam nominasi Karya Produksi Terbaik Terbaik, Video Musik Terbaik, Artis Solo Alternatif Terbaik, Produser Rekaman Terbaik, dan Aransemen Vokal Terbaik.

 

Sementara itu, lagu Dance, Habibi dari grup band Ali juga memberikan nuansa fun di dalam film Dopamin. Lagu Dance, Habibi memiliki nuansa musik rock, soul, dan funk, dengan sentuhan elemen Timur Tengah. 

 

Salah satu lagu populer yang viral, Anything You Want dari grup band Reality Club juga memberikan pemaknaan yang menambah lapisan emosi di film Dopamin. Lagu ini merepresentasikan kisah romansa Malik dan Alya di film, bahwa keduanya saling memiliki satu sama lain, dalam keadaan apapun, saling bersama. Apapun kesalahan yang dimiliki, Malik dan Alya akan saling menanggungnya bersama. 

 

Dengan masuknya tiga lagu tersebut sebagai OST. film Dopamin, menjadikan film ini unik dan berbeda. Menjadikan film terasa seperti sebuah perjalanan mendebarkan namun tetap terasa menyenangkan, seperti menjadi sebuah cara menemukan bahagia di dunia yang semakin gila!

 

Tonton film Dopamin persembahan Starvision dan Karuna Pictures di Bioskop sekarang! Temukan cara bahagia di dunia yang semakin gila! Ikuti perkembangan terbaru film Dopamin melalui akun Instagram @FilmDopamin @Starvisionplus dan Tiktok @StarvisionOfficial.

 

***


 

Sinopsis

Hubungan pasutri, Malik dan Alya sedang kurang harmonis sejak Malik terkena PHK dan terjerat hutang. Mobil Malik bermasalah sepulang wawancara kerja yang gagal, hingga seorang asing mengantarnya pulang kemudian menginap di rumah mereka. Pagi hari mereka syok menemukan tamunya terbujur kaku, meninggalkan sekoper uang milyaran yang mengubah kehidupan pasangan muda ini!


Pemain dan Tim Produksi

Angga Yunanda                        Malik

Shenina Cinnamon                  Alya

Andri Mashadi                          Yari

Anjasmara                                 Arief

Teuku Rifnu Wikana               Tarigan

Totos Rasiti                                Pak Naryo

Nagra Pakusadewo                  Debt Collector

Kiki Narendra                           Polisi 

Rizky Inggar                              Ibu Warung

Verdi Solaiman                         Interviewer 

Tike Priatnakusumah             Dokter

Aida Nurmala                           Ibu di Parkiran

Willem Bevers                          Diaz Hartono

Alfian Phang                             Karyawan 


Produksi                                   Starvision

                                                   Karuna Pictures Produser                       Chand Parwez Servia

                                        Riza

                                        Mithu Nisar

Sutradara                      Teddy Soeria Atmadja

Produser Eksekutif     Reza Servia

                                        Amrit Dido Servia

                                        Raza Servia

Produser Lini              Musa Tambunan

Penulis Skenario         Teddy Soeria Atmadja Desain Produksi          Eros Eflin    

Penata Kamera            Vera Lestafa, ICS         Penyunting Gambar   Aline Jusria                 

Perekam Suara            Mangaraja Sutan Siagian 

Penata Musik               Ricky Lionardi

Penata Warna & VFX       Super 8MM Studio  Penata Rias                        Eba Sheba

Penata Busana                  Natasha Anadella

Produser Pendamping    Ruly Sjafri

Penata Peran           Arief Havidz

                                   Widhi Susila Utama A.C.I

Perancang Poster   Alvin Hariz

OST                            Everything You Are – Hindia

                                   Dance, Habibi – Ali Radio





Tentang Starvision

 

Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.

 

Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna— meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.

 

 

Tentang Karuna Pictures

 

Karuna Pictures didirikan pada tahun 2008 oleh sutradara Teddy Soeria Atmadja. Memulai kiprahnya melalui produksi iklan dan video musik, perusahaan ini kemudian memusatkan fokus pada karya film layar lebar. Sejumlah judul seperti Ruma Maida, Lovely Man, Something in The Way, dan About A Woman telah diputar di berbagai festival internasional dan memperoleh penghargaan bergengsi, termasuk Best Director dan Best Film di Tiburon International Film Festival serta Best Actor di Asian Film Awards, Hong Kong. Pada 2023, Karuna Pictures menorehkan pencapaian penting melalui Berbalas Kejam sebuah konten Original Amazon Prime yang berhasil meraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...