Langsung ke konten utama

Film Suka Duka Tawa Merilis Official Teaser Trailer! Lebih dari Sekadar Film Komedi: Mengolah Luka Menjadi Tawa Dibintangi Rachel Amanda, Marissa Anita,  Teuku Rifnu Wikana, dan Bintang Emon

 Film Suka Duka Tawa akan menjadi closing film JAFF 20 pada 6 Desember 2025 




Jakarta, 7 November 2025 — Siapa sangka, Rachel Amanda bakal berdiri  di panggung Stand Up Comedy? Dalam official teaser trailer film terbaru Suka Duka Tawa garapan Aco Tenriyagelli yang dirilis oleh rumah produksi BION Studios dan Spasi Moving Image, aktris muda ini tampil beda. Berperan menjadi  Tawa, seorang Stand Up Comedian yang tengah merintis karier, Rachel Amanda menunjukkan kebolehannya dalam open mic. Setelah mendapat reaksi yang kurang antusias dari penonton, Tawa pun kemudian mengubah strateginya dalam menghibur orang di atas panggung.

 

Tawa kemudian membawa kisah personal dalam hidupnya. Ia yang punya luka dan trauma masa kecil ditinggal sang Ayah, Keset (Teuku Rifnu Wikana), dan hanya dibesarkan oleh sang Ibu (Marissa Anita), sukses membuat penonton menertawakan luka dalam hidup Tawa.

 

Dalam official teaser trailer Suka Duka Tawa, penonton diperkenalkan pada Tawa, seorang komika yang tumbuh di keluarga komedian. Ayahnya, Keset, adalah pelawak yang kerap tampil di televisi — dan perbedaan dua generasi inilah yang dieksplorasi Aco dalam film ini. Teaser juga menampilkan dukungan kawan-kawan Tawa, baik di panggung stand-up maupun dalam kehidupan pribadinya. Dibintangi oleh Enzy Storia, Bintang Emon, Arif Brata, dan Gilang Bhaskara, dinamika pertemanan mereka menghadirkan energi yang segar dan akan menjadi tontonan menarik bagi penonton film Indonesia.

 

“Film Suka Duka Tawa menjadi karya yang sangat personal bagi Aco karena menjadi debut layar lebarnya sebagai sutradara. BION Studios sejak awal percaya dengan ide dan cerita yang dibawanya dan bagi kami kisah ini adalah cerita yang relevan tentang relasi ayah dan anak perempuan. Kami memberikan ruang yang begitu luas untuk Aco mengeksplorasi kebebasan kreatifnya di film ini sehingga akan menjadi karya yang terasa lucu namun juga menyentuh,” ujar produser film Suka Duka Tawa Tersi Eva Ranti.

 

Official teaser trailer trailer Suka Duka Tawa juga menampilkan para bintang lain, yang turut diramaikan oleh jajaran Stand Up Comedian ternama Indonesia. Selain Amanda, Marissa Anita, dan Teuku Rifnu Wikana, film ini dibintangi oleh trio podcast Stand Up Comedy ABG: Bintang Emon, Arif Brata, dan Gilang Bhaskara. Film ini juga dibintangi oleh Enzy Storia, Myesha Lin, Nazira C. Noer, Mang Saswi, dan Abdel Achrian.

 

Dalam teaser, penonton juga akan melihat penampilan-penampilan spesial mulai dari Pandji Pragiwaksono hingga juara kompetisi Stand Up Comedy Virzha Logika. Sebelumnya, dalam video pengumuman judul Suka Duka Tawa, juga muncul penampilan dari Presiden Stand Up Comedy Indonesia Adjis Doa Ibu.



Official Teaser Poster

 

“Saya selalu tertarik dengan relasi manusia, terutama relasi orangtua dan anak. Cerita film ini berpusat pada keluarga Tawa. Tawa ditinggalkan ayahnya sejak kecil, dan kemudian ayahnya kembali saat Tawa tumbuh dewasa, Tawa berusaha mengobati duka dan lukanya dengan komedi untuk menjadi sesuatu yang lebih bermakna,” ujar sutradara film Suka Duka Tawa Aco Tenriyagelli. 

 

“Film ini membawa keresahan saya tentang sulitnya komunikasi antara orangtua dan anak yang berbeda generasi. Ada kecanggungan antara anak dan orangtuanya, dan perasaan itu saya rasa sangat universal untuk dialami oleh banyak orang,” tambah Aco.

 

Film Suka Duka Tawa juga akan menjadi film penutup JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival), sebuah festival film internasional yang telah menjadi salah satu festival film terbesar di Indonesia, yang tahun ini memasuki edisi ke-20 tahun. Film Suka Duka Tawa akan tayang sebagai closing film JAFF 20 pada 6 Desember 2025 pukul 20:30 WIB di XXI Empire, Yogyakarta.

 

“JAFF sudah menjadi ruang saya tumbuh sebagai filmmaker. Film pendek pertama dan series pertama saya diputar di JAFF, saya juga banyak bertemu dengan senior juga mentor-mentor yang saya kagumi di festival ini, jadi sungguh sebuah kehormatan untuk bisa memutar film pertama saya sebagai penutup JAFF 2025. Setelah menontonnya di JAFF 20, saya berharap penonton bisa memiliki harapan baru dengan hidupnya. Film ini berbicara banyak tentang luka dan menertawakan luka, harapannya penonton bisa keluar dari bioskop lalu berani memikul juga menerima luka mereka sebagai proses bertumbuh dan terus kembali menjalani hidup dalam tawa,” tambah Aco.

 

“Karakter Tawa sebenarnya menggambarkan perjalanan dari kehidupan yang kita lalui. Frasa suka duka tawa, yang menjadi judul film ini sendiri adalah sesuatu yang dialami oleh orang di berbagai fase kehidupan. Di film ini, Tawa menebus kedukaannya dengan tertawa. Ketika hidup tidak menyenangkan baginya, ditertawakan saja,” kata Amanda.

 

Ikuti perkembangan terbaru dari film Suka Duka Tawa persembahan BION Studios dan Spasi Moving Image yang akan tayang segera di jaringan bioskop seluruh Indonesia.



Official Teaser Trailer


 

 

TENTANG BION STUDIOS

 

BION Studios merupakan salah satu unit bisnis dari Visinema Group (Visinema) yang berfokus untuk memproduksi konten yang memiliki cerita segar dari sudut pandang baru. Studio ini memiliki misi untuk menangkap ide-ide segar yang tumbuh dari cerita dan tren yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. BION Studios memberikan ruang bagi cerita-cerita yang mungkin belum terdengar namun memiliki potensi besar untuk menggugah hati penonton.

 

BION Studios berkomitmen untuk memproduksi konten yang mengangkat cerita dari masyarakat untuk masyarakat sehingga penonton merasa lebih terhubung dengan apa yang mereka tonton.


 

Catatan Produksi

 

Judul 

            : Suka Duka Tawa

Produksi

            : BION Studios & Spasi Moving Image

Sutradara

            : Aco Tenriyagelli

Penulis:

            : Indriani Agustina

Produser

            : Tersi Eva Ranti, Ajish Dibyo

Genre 

            : Drama, Komedi, Keluarga

Pemain

 

            : Rachel Amanda, Teuku Rifnu Wikana, Marissa Anita,    Bintang Emon, Gilang Bhaskara, Arif Brata, Enzy Storia,

  Myesha Lin, Nazira C. Noer, Mang Saswi, Abdel Achrian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...