Langsung ke konten utama

Naysilla Mirdad dan Dimas Anggara Menjadi Pasangan Gemas yang Menghadapi Bunda Corla di Film “Mertua Ngeri Kali”


 


Jakarta, 21 November 2025 — Film terbaru dari rumah produksi Im-a-gin-e, Mertua Ngeri Kali, akan hadir di bioskop Indonesia mulai 11 Desember 2025. Selain menjadi debut akting yang sangat dinanti dari Bunda Corla, film ini juga mempertemukan Naysilla Mirdad dan Dimas Anggara sebagai pasangan muda yang harus bertahan di tengah “serangan” sang mertua.

Dua aktor ini menjadi jantung emosional cerita, menghadirkan hubungan yang hangat, manis, tapi juga penuh kepasrahan. Mari kenalan lebih dekat dengan pasangan ini.


Andara: Istri Karir yang Selalu Jadi “Korban”

Andara (Naysilla Mirdad) adalah potret perempuan muda masa kini: mandiri, fokus, dan berdedikasi pada pekerjaannya sebagai penulis skenario. Deadline selalu menghantui, tapi ia tetap berusaha menjaga keseimbangan antara karir dan kehidupan rumah tangga.

Sayangnya, posisinya sebagai menantu justru membuatnya kerap menjadi “sasaran tembak” Donda (Bunda Corla). Apa pun yang ia lakukan, selalu ada komentar pedas yang siap dilontarkan sang mertua. Meski begitu, Andara digambarkan sebagai sosok yang lembut dan penyayang. Ia tetap berusaha hadir untuk suaminya, anaknya, bahkan mertuanya yang keras kepala.

Karakter Andara bukan sekadar lucu untuk ditonton, namun juga begitu relatable bagi banyak perempuan yang pernah merasa tak pernah “benar” di mata mertua, meski sudah melakukan segalanya.


Raja: Suami Penengah yang Selalu Terjepit

Raja (Dimas Anggara) adalah satu-satunya anak dari Donda, dan otomatis jadi kesayangannya. Sejak kepergian sang ayah, ia merasa bertanggung jawab menjaga ibunya, sekaligus mendukung Andara yang tengah membangun karier.

Ketika Donda dan Andara bertengkar, Raja selalu berada di tengah-tengah, mencoba menjadi jembatan yang menenangkan. Dalam film ini, Raja adalah cerminan para suami yang sayang ibu, sayang istri, tapi bingung harus berpihak ke siapa.


 

Bersama Mereka Menghadapi “Mertua Ngeri Kali”

Lewat dinamika Raja dan Andara, film ini mengeksplorasi tantangan pasangan muda: tuntutan karier, tekanan keluarga besar, hingga benturan nilai antar generasi. Meski kerap dihantam drama dan ocehan tanpa henti, Raja dan Andara tetap memilih bertahan bersama, sebuah gambaran manis bahwa rumah tangga tidak selalu mudah, tapi bisa dikuatkan dengan kerja sama dan cinta.

Selain pasangan gemas ini dan Bunda Corla sebagai pusat kekacauan, Mertua Ngeri Kali juga dibintangi oleh Gita Bhebhita, Sophie Navita, Siti Fauziah, Farrell Rafisqy, dan Bonar Manalu.

Saksikan hubungan manis dan penuh kepasrahan Raja dan Andara dalam Mertua Ngeri Kali, tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Desember 2025. Ikuti update terbaru di Instagram @mertuangerikali.film dan @im_a_gin_e.

 

***


TENTANG IM-A-GIN-E

Im-a-gin-e adalah rumah produksi terkemuka di Indonesia yang dibangun di atas semangat, imajinasi, dan kekuatan bercerita. Sejak berdiri pada tahun 2013, Im-a-gin-e telah menjadi rumah bagi para pemimpi, penulis, pembuat film, dan kreator yang memiliki keyakinan sama — bahwa kisah yang hebat mampu menggerakkan hati dan mengubah budaya.

 

Studio ini berada di balik berbagai karya populer dan pemenang penghargaan seperti Tetangga Masa Gitu?, OK-JEK, Di Balik Kubikal, Ustad Milenial, Catatan Si Boy, Patriot, dan Single & Hopefully Happy, serta proyek sinematik terbaru seperti Still Single.

Dikenal dengan ide-ide berani dan gaya penceritaan sinematiknya, Im-a-gin-e terus menjembatani kreativitas Indonesia dengan selera global — menghadirkan karya-karya yang autentik, emosional, dan berkarakter kuat.


Melalui Mertua Ngeri Kali, Im-a-gin-e sekali lagi memadukan drama yang hangat dengan komedi tajam, menciptakan film yang menggambarkan keluarga, cinta, dan kekacauan dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh Im-a-gin-e.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...