Langsung ke konten utama

WASIAT WARISAN: Drama Keluarga Penuh Haru tentang Tiga Saudara Mempertahankan Warisan Orang Tua

 Dibintangi Derby Romero, Sarah Sechan, dan Astrid Tiar, Tayang di Bioskop Mulai 4 Desember 2025




Jakarta, 27 November 2025 Wasiat Warisan produksi PIM Pictures siap hadir menyapa penonton di bioskop mulai 4 Desember 2025. Film ini mengangkat kisah tiga saudara yang harus melanjutkan bisnis hotel peninggalan orang tua mereka di tepi Danau Toba, sekaligus menghadapi kenyataan bahwa warisan tersebut ternyata diiringi utang yang selama ini tidak mereka ketahui.

Derby Romero, Sarah Sechan, dan Astrid Tiar  berperan sebagai tiga kakak beradik dari keluarga Batak asal Pulau Samosir. Ketiganya terlibat dalam konflik besar keluarga ketika harus memutuskan masa depan hotel peninggalan orang tua mereka.

Togar (Derby Romero), anak bungsu sekaligus satu-satunya laki-laki, mendapat perhatian lebih dari kedua orang tuanya sehingga ia terbiasa hidup nyaman di perantauan. Sebaliknya, Tarida (Sarah Sechan) sebagai anak pertama memikul banyak tanggung jawab dalam mengelola hotel setelah kepergian orang tua mereka, Mamak Dame (Rita Matu Mona) dan Bapak Gogom (Hamzah Siregar). Ketika Tarida meminta Togar pulang untuk membantu, perbedaan pandangan antar saudara pun memuncak dan menyingkap dinamika khas dalam keluarga; dari tuntutan terhadap anak sulung, posisi anak tengah yang sering terabaikan, hingga privilese anak bungsu.

Selain tiga pemeran utama, Wasiat Warisan turut menampilkan Femila Sinukaban, Bang Tigor, Jenda Munthe, Vito Sinaga, Oppung Medan, Jemimah Cita, Dorman Manik, Dharti Manulang, dan Diknal sebagai karakter-karakter pendukung.

Film ini disutradarai dan diproduseri oleh Agustinus Sitorus, yang juga menulis naskahnya bersama Rhido Brado. Ide cerita dikembangkan dari riset PIM Pictures mengenai konflik warisan yang kerap terjadi di kawasan Danau Toba. Keistimewaan lain dari film ini adalah keterlibatan banyaknya talenta asli asal Sumatera Utara, yang kian menambahkan keotentikan unsur budayanya. Kelancaran produksi film tak luput dari dukungan penuh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BOPDT).



Wasiat Warisan menitikberatkan tentang bagaimana sebuah keluarga  menyelesaikan  konflik, terutama ketika ada faktor utang yang terlibat.”  jelas Agustinus.

“Bagi saya, keluarga adalah tempat kita kembali, apa pun yang terjadi. Lewat Wasiat Warisan, saya diingatkan bahwa warisan terbesar bukanlah harta, melainkan nilai-nilai tentang tanggung jawab, kebersamaan, dan keberanian untuk saling merawat. Pulang bukan hanya soal tempat, tetapi tentang siapa yang menunggu kita di sana,” ucap Derby.

Wasiat Warisan mulai tayang di jaringan bioskop pada 4 Desember 2025. Selain bisa mengakses Advance Ticket Sales (ATS), di hari pertama penayangan penonton bisa menikmati berbagai promo menarik yang ditawarkan! Informasi lengkap mengenai penjualan tiket dan promo tersedia di media sosial resmi film.

Pantau terus akun Instagram dan TikTok Wasiat Warisan @film_wasiatwarisan  dan PIM PICTURES (@pimpictures_) untuk mendapatkan kabar terbaru tentang film kami!


TENTANG PIM PICTURES

PIM PICTURES atau PARIBAN INDO MEDIA adalah production house (PH) yang berkreasi dan melakukan proses kreatif pada pembuatan video, TVC dan film yang perusahaan kreatif ini berbasis di Jakarta, Indonesia dengan fokus memproduksi hal yang berhubungan dengan konten kreatif.

PIM PICTURES didirikan oleh Agustinus Sitorus pada tahun 2018 setelah tertarik pada industri perfilman melalui investasinya di film Filosofi Kopi dari Visinema, Perjalanan PIM Pictures dimulai dengan produksi film pertama mereka, “Pariban: Idola dari Tanah Jawa” pada tahun 2019. Di tahun-tahun berikutnya, PIM Pictures memproduksi berbagai film seperti “Perjamuan Iblis” (2023), “Anak Kolong” (2024), “Anak Medan” (2025), “Negerii Para Ketua” (2025). dan debut film layar lebar Agustinus sebagai sutradara, “Harta Tahta Boru Ni Rajai” (2024).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...