Langsung ke konten utama

Bernadya Dibikin Terharu, Indra Jegel Jamin Nangis Nonton  Film Suka Duka Tawa, Saatnya Nangis Haru Duluan di 15 Kota!  

 Film Suka Duka Tawa akan hadir di 15 kota terlebih dahulu pada 28 Desember 2025



Jakarta, 24 Desember 2025 — Gala Premiere film Suka Duka Tawa yang digelar akhir pekan lalu meninggalkan kesan mendalam bagi para penontonnya. Sejak pemutaran perdananya, Suka Duka Tawa mendapat respons positif dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), termasuk antusiasme tinggi pada sesi mendadak screening di Depok dan nonton bareng para musisi yang menunjukkan kedekatan emosional film ini dengan penontonnya.

 

Alih-alih meratapi duka secara frontal, film karya sutradara Aco Tenriyagelli ini justru menghadirkan cara yang tidak biasa dengan menertawakan luka sebagai cara bertahan hidup. Pendekatan inilah yang membuat film Suka Duka Tawa terasa dekat dengan banyak pengalaman orang hingga membuat bahkan membuat para penontonnya tersentuh dan menangis. 




 

Salah satunya ada Bernadya, penyanyi dari lagu “Masa Sepi” yang menjadi salah satu original soundtrack film ini, mengaku tidak menyangka dirinya akan menangis saat menonton. 

 

“Filmnya, semuanya bikin aku menangis terharu, karena bahagia. Padahal aku bukan penonton film yang bisa bener-bener nangis. Aku juga skeptis sama film yang mengangkat tema tentang broken home, karena aku enggak broken home. Tapi gokil Aco, aku nangis banget,” kata Bernadya seusai menonton film Suka Duka Tawa.

 

Ia pun tidak menyangka lagunya tersebut diletakkan di salah satu adegan yang menurutnya tidak terpikir olehnya. 

 

“Filmnya udah dalem, semoga dengan adanya laguku dan lagu-lagu yang lain bisa bikin penonton jadi makin larut di dalam filmnya,” tambah Bernadya.

 

Di lain sisi, hal serupa juga diungkapkan oleh Baskara Putra atau Hindia yang menurutnya, film Suka Duka Tawa memberikan perasaan yang hangat setelah menontonnya. “Gue nonton lagi sedih, ketawa lagi, sedih, ketawa lagi. Menyenangkan, manis filmnya. Secara perasaan film ini penuh, in a good way. lucu di momen-momen yang enggak disangka,” kata Baskara Putra/Hindia.

 

Sementara itu, komika Stand Up Comedy Indra Jegel mengungkapkan film ini dijamin bakal bikin nangis. “Bolak-balik nangis, hancur! Nonton, aku yang jamin,” kata Indra Jegel seusai Gala Premiere Suka Duka Tawa. 


Tak hanya tersentuh secara emosional, Indra Jegel juga membagikan pengalamannya menonton film ini melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku film tersebut membuatnya bahagia sekaligus reflektif sebagai seorang ayah.

 

“Filmnya tentang ayah seorang komedian yang punya anak perempuan dan hubungan tidak baik, langsung mak deg jantungku. Sepanjang nonton MATA KEMENG, bahagia, sambil mikir aku gimana nanti ya sama Nane 🥹.” tulis Indra Jegel. 


Selain dari Bernadya, Hindia, dan Indra Jegel, antusiasme terhadap Suka Duka Tawa juga terlihat dari berbagai unggahan publik figur yang hadir dalam Gala Premiere dan membagikan kesan mereka melalui media sosial.


Dari rasa haru Vidi Aldiano melihat teman-temannya bermain dalam satu film, apresiasi sutradara Timo Tjahjanto terhadap debut feature Aco Tenriyagelli, hingga Gyanda Agtyani yang menyampaikan roller-coaster emosi yang ia rasakan.


“Sempoyongan kagum menonton debut feature @acotenri. Komedi berbalut keributan hidup di eksekusi sepenuh cinta dan hati.” tulis Sutradara Timo Tjahjanto.  

 

“Seneng banget lihat temen-temen ngumpul main di satu film rollercoaster ini.” tulis Vidi Aldiano

 

“Ini film lucu tapi kok aku mewek terus ya. Gimana sih maksudnya ini ???!! Semua mainnya flawless sekali ya. Keren-keren BGT AAH! Jangan lupa nonton yaa kalau sudah tayang gengs!” tulis Febby Rastanty 

 

“Selalu suka lihat acting-nya Rifnu Wikana di film apapun tapi ku bisa bilang, it’s his best performance! Marissa Anita’s performance flawless as usual. Rachel Amanda sukses bikin aku sebellllll tapi sayang sama Tawa. Enzy Storia kamu show stealer banget! Trio ABG dengan asbun-asbun nya juga laff. Lalalove this ensemble 🤣. Keren banget Aco Tenri directnya 🫶.” tulis Gyanda Agtyani. 

 


Nonton Duluan di 15 Kota pada 28 Desember 2025

 

Setelah sukses melakukan world premiere di JAFF20, Gala Premiere, dan Nobar Musisi, film Suka Duka Tawa kini juga akan hadir lebih dulu dalam Nonton Duluan di 15 Kota. Film Suka Duka Tawa akan tayang lebih dulu pada Minggu, 28 Desember 2025 di 15 kota, sebelum tayang serentak di bioskop mulai 8 Januari 2026.




 

Daftar kota yang menjadi tujuan Nonton Duluan Suka Duka Tawa adalah Jakarta (Hollywood XXI), Bogor (Mall BTM XXI), Solo (Grand XXI), Tangerang (CBD Ciledug XXI), Surabaya (Grand City XXI), Makassar (Panakkukang XXI), Lampung (MalKartini XXI), Bandung (CGV BEC Mall), Depok (CGV DMall), Cirebon (CGV Grace City Mall), Yogyakarta (Cinepolis Lippo Plaza Mall), Malang (Cinepolis Malang Town Square), Semarang (Cinepolis Java SuperMall), Bekasi (KCM Jati Asih), dan Purwokerto (Rajawali Cinema).

 

Tiket Nonton Duluan Film Suka Duka Tawa di 15 Kota dapat dibeli melalui bit.ly/nontonduluansdt dengan kuota terbatas.

 

“Film ini adalah drama tentang duka dan kehilangan. Yang membuat berbeda, film ini tidak dengan cara diratapi, tapi diceritakan melalui tawa yang jujur,” kata produser eksekutif Ajeng Parameswari.

 

“Berharap film Suka Duka Tawa bertemu dengan penonton sebanyak-banyaknya, bisa menebarkan cinta dan menumbuhkan harapan-harapan baru,” kata penulis dan sutradara Aco Tenriyagelli.

 

Film Suka Duka Tawa merupakan debut penyutradaraan Aco Tenriyagelli, yang sebelumnya sukses dengan banyak film pendek, serial, dan video musik. Aco menulis naskahnya bersama Indriani Agustina, serta diproduseri oleh Tersi Eva Ranti dan Ajish Dibyo.

 

Suka Duka Tawa dibintangi oleh Rachel Amanda, Teuku Rifnu Wikana, Marissa Anita, Bintang Emon, Gilang Bhaskara, Arif Brata, Enzy Storia, Myesha Lin, Nazira C. Noer, Mang Saswi, dan Abdel Achrian.

 

Tonton film Suka Duka Tawa di bioskop mulai 8 Januari 2026 di bioskop Indonesia. Ikuti perkembangan terbaru dari film Suka Duka Tawa persembahan BION Studios dan Spasi Moving Image melalui akun-akun media sosial resmi.

 

 

***


 

TENTANG BION STUDIOS

 

BION Studios merupakan salah satu unit bisnis dari Visinema Group (Visinema) yang berfokus untuk memproduksi konten yang memiliki cerita segar dari sudut pandang baru. Studio ini memiliki misi untuk menangkap ide-ide segar yang tumbuh dari cerita dan tren yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. BION Studios memberikan ruang bagi cerita-cerita yang mungkin belum terdengar namun memiliki potensi besar untuk menggugah hati penonton.


BION Studios berkomitmen untuk memproduksi konten yang mengangkat cerita dari masyarakat untuk masyarakat sehingga penonton merasa lebih terhubung dengan apa yang mereka tonton.


Catatan Produksi

 

Judul 

 

: Suka Duka Tawa

Produksi

 

: BION Studios & Spasi Moving Image

Sutradara

 

: Aco Tenriyagelli

Penulis:

 

: Aco Tenriyagelli, Indriani Agustina

Produser

 

: Tersi Eva Ranti, Ajish Dibyo

Genre 

 

: Drama, Komedi, Keluarga

Pemain

 


 

: Rachel Amanda, Teuku Rifnu Wikana, Marissa Anita,    Bintang Emon, Gilang Bhaskara, Arif Brata, Enzy Storia, Myesha Lin, Nazira C. Noer, Mang Saswi, Abdel Achrian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...