Langsung ke konten utama

Lebih dari 100,000 Penonton Sudah Menghadapi Bunda Corla di Bioskop, Film “Mertua Ngeri Kali” Disambut Hangat Penonton Indonesia


 


Jakarta, 15 Desember 2025 — Film komedi keluarga Mertua Ngeri Kali, produksi rumah produksi Im-a-gin-e, mencatatkan capaian manis dengan meraih lebih dari 100.000 penonton hanya dalam tiga hari penayangan di bioskop Indonesia.

Sejak hari pertama tayang, film yang menjadi debut layar lebar Bunda Corla ini mendapat sambutan hangat dari penonton yang memenuhi studio dan ramai membagikan reaksi positif mereka di media sosial.

Antusiasme ini menegaskan bahwa Mertua Ngeri Kali berhasil menyentuh penonton lewat cerita keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sebuah kisah keluarga penuh tawa, kekacauan, sekaligus emosi yang terasa nyata.


Pujian yang Terus Mengalir: Kocak dan Relateable!

Respon positif juga datang dari berbagai publik figur yang telah menyaksikan film ini. Banyak yang memuji keberhasilan Bunda Corla dalam menghadirkan karakter Donda dengan “khas bunda” yang kuat.

Tak hanya mengundang gelak tawa, film Mertua Ngeri Kali juga sukses menyajikan drama komedi yang hangat dan penuh emosi. Seperti yang diungkapkan Ririn Dwi Ariyanti, film ini “lucu, sangat menghibur, menguras emosi dan terasa dekat dengan dinamika kehidupan rumah tangga sehari-hari.”

Musisi Sammy Simorangkir mengungkapkan kesannya, “Menyenangkan karena relate dengan suku saya di Sumatera Utara, lucunya dapet dari script yang lucu banget. Harus ada yang ke-2!”

Tiba-Tiba Sinema juga membagikan pujiannya untuk Bunda Corla setelah menonton film Mertua Ngeri Kali, “Wah, Bunda Corla kayak nggak acting! Emang dia apa adanya, seru banget!”


OST “Borhat Ahu” karya Viky Sianipar Resmi Dirilis

Tak hanya lewat ceritanya, kekuatan Mertua Ngeri Kali juga diperkuat oleh original soundtrack yang baru saja dirilis di Spotify. Lagu berjudul “Borhat Ahu” digarap oleh Viky Sianipar, musisi dan komposer yang sebelumnya sukses lewat soundtrack Ngeri-Ngeri Sedap, yang berhasil masuk nominasi Festival Film Indonesia 2022.

Melalui “Borhat Ahu”, Viky Sianipar kembali menghadirkan nuansa Batak yang kental dengan aransemen yang hangat, emosional, dan sarat makna keluarga.


Sedang Tayang di Bioskop Indonesia!

Dengan raihan lebih dari 100.000 penonton dan respons positif yang terus mengalir, Mertua Ngeri Kali terbukti sebagai komedi keluarga yang mampu menghibur sekaligus menyentuh, dan sebuah tontonan yang sayang bila dilewati di akhir tahun ini.

Penasaran dengan aksi kocak Bunda Corla di Mertua Ngeri Kali? Jangan sampai ketinggalan kehebohan Mertua Ngeri Kali yang sedang tayang di bioskop kesayanganmu! Ikuti terus akun sosial media @mertuangerikali.film dan @im_a_gin_e untuk info terbaru!


***


TENTANG IM-A-GIN-E

Im-a-gin-e adalah rumah produksi terkemuka di Indonesia yang dibangun di atas semangat, imajinasi, dan kekuatan bercerita. Sejak berdiri pada 2013, Im-a-gin-e menjadi ruang bagi para pemimpi, penulis, pembuat film, dan kreator yang percaya bahwa sebuah kisah hebat mampu menggerakkan hati dan mengubah budaya.

Selama lebih dari satu dekade, Im-a-gin-e berada di balik berbagai karya populer dan peraih penghargaan seperti Tetangga Masa Gitu?, OK-JEK, Di Balik Kubikal, Ustad Milenial, Catatan Si Boy, Patriot, Single & Hopefully Happy, hingga proyek sinematik terbaru Still Single. Dikenal dengan ide-ide berani dan gaya penceritaan yang sinematik, Im-a-gin-e terus menjembatani kreativitas Indonesia dengan selera global melalui karya-karya yang autentik, emosional, dan berkarakter kuat.

Melalui Mertua Ngeri Kali, Im-a-gin-e kembali memadukan drama yang hangat dengan komedi yang tajam, menghadirkan kisah tentang keluarga, cinta, dan kekacauan dengan sentuhan khas yang hanya dimiliki Im-a-gin-e.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...