Langsung ke konten utama

VMS Studio Terbang Tinggi di Tahun 2026! Deretan Cerita Inovatif dari Penerbangan Terakhir hingga Terlibat Co-Produksi Laut Bercerita Bintang Papan Atas Bersatu: Jerome Kurnia, Nadya Arina, Aghniny Haque

 Film-film baru bertabur bintang papan atas Indonesia



Jakarta, 15 Desember 2025 Setelah tiga hari berjumpa dan lebih dekat dengan masyarakat Indonesia melalui JAFF Market 2025, rumah produksi VMS Studio akan semakin menjanjikan pada tahun 2026! Melalui deretan film-film dengan cerita inovatif hingga ko-produksi film yang amat ditunggu, Laut Bercerita.


Di JAFF Market 2025, VMS Studio menjadi salah satu rumah produksi sorotan. Lewat desain booth replika pesawat dan menghadirkan pengalaman berada di dalam kokpit pesawat, menjadi yang paling mencolok dan mencuri perhatian. Desain kokpit pesawat tersebut menjadi daya tarik tersendiri dari para pelaku industri perfilman, sehingga banyak dari mereka ikut masuk ke dalam merasakan pengalaman menjadi pilot.


Nama-nama seperti Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, tokoh nasional Tom Lembong, Arya Saloka, Putri Marino, Caitlin Halderman, Acha Septriasa, Claresta Taufan, Donny Damara, Dennis Adhiswara, Bayu Skak, sampai Nayla Purnama turut ikut dalam keseruan ruang kokpit VMS Studio di JAFF Market 2025 yang terinspirasi dari film mendatang Penerbangan Terakhir.


Booth VMS Studio juga menjadi salah satu yang banyak dikunjungi publik lewat berbagai program talkshow bersama jajaran bintang dan kopi gratis!



Penerbangan Terakhir hingga Laut Bercerita


Di JAFF Market 2025, VMS Studio memperkenalkan judul-judul terbaru yang akan dirilis dan diproduksi pada tahun 2026. Dimulai dengan film skandal penerbangan terbesar, Penerbangan Terakhir pada 15 Januari 2026 di bioskop Indonesia, diikuti film Hope yang merupakan adaptasi film Korea Selatan, Keluarga Suami Adalah Hama yang diadaptasi dari film pendek di platform Noice, dan horor Jurit Malam.




Jerome Kurnia, Nadya Arina, dan Aghniny Haque juga turut bertemu dengan masyarakat, memperkenalkan film Penerbangan Terakhir dan berbagai pengalaman mereka selama proses syuting.


Dari judul-judul yang telah diumumkan, VMS Studio juga menggandeng deretan sutradara yang telah dikenal melalui kualitas karyanya dan brilian di genrenya, serta memberikan ruang pada generasi baru.


Benni Setiawan menyutradarai Penerbangan Terakhir dan Hope, Anggy Umbara akan menyutradarai Keluarga Suami Adalah Hama. Sementara sutradara muda Kevin Rahardjo yang mendapat pujian kritis melalui film debutnya, akan menyutradarai horor Jurit Malam.





Tak kalah seru, produser VMS Studio, Tony Ramesh juga turut ambil bagian sebagai co-produser untuk salah satu film yang paling dinantikan pada tahun depan, Laut Bercerita, yang merupakan adaptasi dari novel laris karya Leila Chudori berjudul sama.


Film Penerbangan Terakhir dan Laut Bercerita juga sama-sama masuk dalam daftar Hot Picks oleh media internasional Variety.

 

“Tujuan kami di VMS Studio adalah menghadirkan cerita-cerita yang menginspirasi penontonnya. Melalui berbagai judul dari beragam genre yang telah kami umumkan di JAFF Market 2025, kami ingin menegaskan komitmen kami di industri perfilman  Indonesia, untuk memperkaya keragaman cerita di layar, yang beresonansi dengan penonton dan masyarakat Indonesia,” ujar produser Tony Ramesh.

 

Ikuti informasi terbaru tentang film-film persembahan VMS Studio melalui akun media sosial resmi. Saksikan film Penerbangan Terakhir mulai 15 Januari 2026 di bioskop Indonesia!

 

***


 

TENTANG VMS STUDIO

 

Visual Media Studio (VMS) adalah rumah produksi film yang berbasis di Jakarta dan didirikan pada tahun 2022. VMS hadir dengan visi untuk menginspirasi, menghibur, dan terhubung dengan penonton, baik di tingkat lokal maupun global. Di VMS, kami berkomitmen untuk terus mendorong batasan kreativitas dan menciptakan kisah-kisah yang menggugah dan relevan lintas budaya.

 

Proyek perdana kami, Pemandi Jenazah, menjadi tonggak awal yang mengukuhkan posisi VMS di industri film regional. Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan ditulis oleh penulis skenario box office Lele Laila, film ini mencatat kesuksesan luar biasa dengan meraih 3,5 juta penonton di seluruh dunia. Film ini juga menjadi film Indonesia dengan pendapatan tertinggi kedua di Malaysia sepanjang masa, serta menempati posisi kedua box office nasional di kuartal pertama 2024.

 

Dengan semangat untuk terus menghadirkan cerita-cerita bermakna dan menginspirasi, VMS siap melangkah lebih jauh dan menjangkau lebih banyak hati penonton di masa depan.

 




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...