Langsung ke konten utama

Menulis Lagu dan Bermain Film, Maudy Ayunda Rilis Single, “Aku yang Engkau Cari”, Original Soundtrack Film Para Perasuk Yang Akan Berkompetisi di Sundance Film Festival 2026


 

Jakarta, 20 Januari 2026 Maudy Ayunda merilis single terbaru berjudul “Aku yang Engkau Cari”, sebuah original soundtrack untuk film Para Perasuk karya sutradara Wregas Bhanuteja. Lagu ini lahir dari keterlibatan Maudy yang tidak hanya sebagai penyanyi dan penulis lagu, tetapi juga bermain dalam film Para Perasuk sebagai Laksmi. 

Ide penciptaan lagu ini muncul sejak proses syuting film Para Perasuk. Menurut Maudy, narasi dan atmosfer dunia film yang begitu khas membuatnya tergerak untuk menerjemahkan pengalaman tersebut ke dalam bentuk lagu. Setelah proses syuting rampung, Maudy menyampaikan gagasan tersebut kepada sutradara Wregas Bhanuteja dan mendapat dukungan yang positif. Kemudian, Maudy bersama produser sekaligus kolaboratornya, Lafa Pratomo, mulai mengembangkan lagu ini usai menonton versi awal film. Maudy mengaku merasa sangat terinspirasi karena proses syutingnya berhasil membuat Maudy merasa betul-betul menjadi bagian dari film ini. Energi dan karakter-karakter dalam film Para Perasuk terasa dekat dan mudah diselami. 

Secara emosional, “Aku yang Engkau Cari” ditulis dari sudut pandang Bayu, karakter utama yang diperankan oleh Angga Yunanda. Bayu adalah sosok yang rapuh tapi terus berusaha terlihat kuat. Ia haus akan pembuktian, tapi di saat yang sama juga sangat ingin dicintai. Ia merasa harus menjadi sesuatu bagi orang lain, namun dalam proses itu, ia perlahan kehilangan dirinya sendiri. 

“Saat menulis lagu ini, aku membayangkan kerinduan yang tak pernah selesai itu: kerinduan akan penerimaan, akan pelukan, akan rasa bahwa ia cukup apa adanya. Bahwa mungkin, yang ia cari di luar selama ini, sebenarnya adalah dirinya sendiri, atau kehadiran seseorang yang mampu melihat dan memeluk dirinya seutuhnya,” jelas Maudy 

Lagu ini ditulis oleh Maudy Ayunda bersama Lafa Pratomo, yang juga bertindak sebagai produser dan arranger. Proses pengerjaannya berlangsung sekitar satu bulan, dengan pendekatan yang intuitif dan emosional. Mereka sepakat untuk menghadirkan lagu yang terasa seperti bisikan, tenang, menghanyutkan, namun menyimpan kegelisahan yang dalam.

Dalam konteks film, “Aku yang Engkau Cari” berperan sebagai lapisan emosional yang memperkuat narasi film Para Perasuk. Lagu ini tidak menjelaskan plot secara langsung, namun mengalir sebagai rasa yang menghadirkan emosi yang kerap tak terucap oleh karakter-karakternya, terutama Bayu.

Meski dapat berdiri sendiri sebagai single dengan tema yang universal, Maudy meyakini makna lagu ini akan terasa lebih dalam ketika didengar setelah menonton filmnya. Menurut Maudy, saat berada dalam konteks film, lagu ini seperti menemukan bayangannya. 

Film Para Perasuk akan melangsungkan world premiere di Sundance Film Festival pada 22 Januari - 1 Februari 2026 di Park City dan Salt Lake City, Amerika Serikat. Para Perasuk merupakan satu dari sepuluh film internasional yang akan berkompetisi dalam kategori World Cinema Dramatic Competition. Pencapaian ini menandai kehadiran kuat sinema Indonesia di salah satu ajang festival film paling prestisius di dunia. Bagi Maudy, keterlibatan dalam proyek ini menjadi pengalaman yang sangat bermakna. “Aku merasa sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari karya Indonesia yang mendapat pengakuan di panggung internasional. Rasanya membuktikan bahwa cerita dari kita bisa menyentuh siapa saja, di mana saja,” tuturnya.

Melalui “Aku yang Engkau Cari”, Maudy Ayunda berharap pendengar dan penonton film Para Perasuk dapat merasa lebih dekat dengan pergulatan batin yang diangkat dalam film ini.  Sebuah lagu yang menemani mereka yang masih berada dalam proses mencari, baik dirinya sendiri maupun orang lain. “Aku berharap mereka bisa merasa terlihat. Lagu ini bicara soal keinginan untuk menjadi cukup: untuk dilihat, dimengerti, dan dicari,” ujar Maudy. Maudy menambahkan, “Mungkin kamu nggak harus jadi apa-apa: karena bisa jadi, hanya kamulah yang selama ini kamu cari.”

Single terbaru karya Maudy Ayunda, “Aku yang Engkau Cari”, sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform mulai 19 Januari 2026. Lagu ini akan membawa pendengar menelusuri perjalanan batin tentang pencarian jati diri, ambisi, serta kerinduan akan penerimaan dan ketulusan yang menjadi inti dari lagu tersebut. Lirik video “Aku yang Engkau Cari” juga telah dirilis dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube Trinity Optima Production melalui tautan berikut, https://youtu.be/OCIrdFxXGFs 

***

Trinity Optima Production (TOP)

Trinity Optima Production (TOP) atau @trinityoptima adalah pionir label musik yang mencakup manajemen artis di Indonesia di bawah naungan Trinity Entertainment Group (TEG). Mengusung misi “Nurturing STARS to Inspire Happiness”, TOP telah berhasil mengorbitkan berbagai talenta berbakat di Indonesia di bidang musik dan hiburan seperti Maudy Ayunda, Afgan, Armand Maulana, Ungu, Sherina, Lesti dan Naura Ayu. TOP berfokus kepada A&R (Artist & Repertoire) yakni menggali bakat dan brand positioning talent, perencanaan peluang dan penampilan, pemasaran, sampai pengelolaan komersial brand untuk klien internal maupun eksternal TOP. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...