Jakarta, 22 Januari 2026 – Film terbaru dari Starvision akan tayang di Bioskop untuk menyambut Lebaran 2026, SENIN HARGA NAIK, karya Sutradara Dinna Jasanti, yang sebelumnya menghadirkan drama kehangatan keluarga melalui Film DUA HATI BIRU (2024). Kolaborasi terbaru dengan Produser Chand Parwez Servia menjadi persembahan merayakan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, setelah tahun lalu Film KOMANG yang meraih box office.
Film SENIN HARGA NAIK menceritakan tentang Mutia (Nadya Arina) yang karirnya terlalu dikontrol oleh ibunya, Retno (Meriam Bellina), hingga pergi dari rumah untuk membuktikan bisa sukses secara mandiri. Tiga tahun berlalu, promosi karir Mutia di perusahaan properti tersandung proyek penggusuran Mercusuar, toko roti legendaris milik Retno. Tidak ada pilihan lain, Mutia harus kembali ke rumah, dan berusaha melunakkan hati ibunya agar mau menjual Mercusuar.
Melalui Official Trailer Film SENIN HARGA NAIK, ditampilkan perjuangan
Mutia dalam meraih kesuksesannya, sekaligus memperlihatkan kesedihan Ibu yang
harus menerima kenyataan, bahwa tiga anaknya sudah tumbuh dewasa, dan kontrol
yang berangkat dari kasih sayangnya justru membuat anak-anaknya semakin jauh.
Disampaikan penuh kehangatan, dalam balutan komedi yang menghibur, untuk
kemudian hadirkan keharuan ketika lagu-lagu, “Saat Kau Telah Mengerti”
dari Virgoun, “Selaras”
dari Kunto Aji & Nadin Amizah, dan “Jika Nanti” dari Raissa Anggiani mengiringi kisah keluarga Retno.
Film SENIN HARGA NAIK didukung para pemain yang tampil piawai memerankan karakternya di Film
dalam sentuhan apik Dinna Jasanti, di antaranya: Nadya Arina, Meriam Bellina,
Andri Mashadi, Nayla Purnama, Givina, Adam Xavier, Brandon Salim, Nungki
Kusumastuti, Hamish Daud, Aci Resti, Arif Alfiansyah, Razan Zu, Rianti
Cartwright, Restu Sinaga, Annisa Hertami, Dayu Wijanto, Reynavenzka, Hifdzi
Khoir, Devy Anastasia, Lolox, Inyonk, Violeta Ekanjani, , Chika Waode, Maryam
Lin, Jordan Omar, Mikhaila Zeline, Ashraf Dirgham, dan lain-lain.
Chand Parwez Servia selaku produser
menyampaikan, “Hari Lebaran adalah perayaan kumpul
keluarga, dan Film SENIN HARGA NAIK adalah
tontonan yang hangat menyampaikan kasih sayang beda sudut pandang antara ibu
dan anak-anaknya. Eksekusi cerdas Dinna Jasanti, berhasil menghanyutkan emosi
karena cerita yang dekat dengan keseharian. Ada kehangatan, keharuan, dan nilai
reflektif kekeluargaan seputar makna bertumbuh untuk pembuktian diri.”
“Hubungan Ibu dan anak adalah pokok dari cerita
Film SENIN HARGA NAIK di
mana ego dan cara pandang yang berbeda membuat hubungan keduanya berjarak. Tapi
di belakang semua usaha seorang Ibu yang keras kepala dalam menlindungi dan
kegigihan anak yang berupaya untuk membuktikan kesuksesannya, ada rasa cinta
yang sangat mendalam dan saling merindu. Kasih sayang ini akan selalu membawa
kita cari jalan pulang.”,
Dinna Jasanti selaku Sutradara menambahkan.
Nadya Arina
menyampaikan “Film SENIN HARGA NAIK ini
sangat berarti bagi kami, saya jatuh cinta dengan karakter Mutia, tentang
pembuktiannya, cinta, dan pengkhianatannya yang dipadukan menjadi satu cerita.
Semua pemain di karya ini memberikan energi yang luar biasa, mencurahkan
perasaan sayangnya untuk Film istimewa ini, hingga proses syutingnya berjalan sangat menyenangkan.”
“Film SENIN HARGA NAIK mengajak kita untuk melihat bagaimana setiap karakter mempunyai cara
masing-masing dalam menunjukkan kasih sayang untuk keluarganya. Perbedaan
tersebut menjadi seru untuk kita simak, sekaligus menjadi refleksi romantika
komunikasi dalam keluarga, dan disajikan dengan hangat, seru, menghibur, dan
haru selayaknya kehidupan kita sehari-hari.” Ungkap Meriam Bellina.
Nantikan Film SENIN HARGA NAIK akan tayang di Bioskop mulai 18 Maret 2026 untuk merayakan Lebaran di Bioskop!
Sinopsis
Pertengkaran Mutia dengan Ibunya, Retno,
membuatnya pergi dari rumah untuk membuktikan dirinya bisa sukses secara
mandiri. Tiga tahun berlalu, promosi karir Mutia di perusahaan properti
tersandung proyek penggusuran Mercusuar, toko roti legendaris milik Retno. Tidak ada pilihan lain, Mutia kembali ke
rumah, dan bekerja sama dengan kakak dan adiknya untuk melunakkan hati ibunya
agar mau menjual Mercusuar.
Pemain & Tim Produksi
Nadya
Arina Mutia Soejono
Meriam
Bellina Retno Wulandari
Andri
Mashadi Amal Soejono
Nayla
Purnama Tasya Soejono
Givina
Taris
Adam
Xavier Alviero 6th
Brandon
Salim Nando Hidayat
Nungki
Kusumastuti Ida Ariati
Hamish
Daud Maruli Zubizarreta
Aci
Resti Rani
Arif Alfiansyah Karmanto
Razan Zu
Patria Perkasa
Rianti
Cartwright Retno Muda
Restu
Sinaga Bimo
Annisa
Hertami Ida Muda
Dayu
Wijanto Irene Candrawati
Reynavenzka Sabrina Hapsari
Hifdzi
Khoir Legal 1
Devy Anastasia Vlogger
Lolox
Sales Cluster 1
Inyonk
Legal 2
Violeta
Ekanjani Legal 3
Chika
Waode Sales Cluster 2
Maryam
Lin Mutia Kecil
Jordan
Omar Amal Kecil
Mikhaila
Zeline Tasya Kecil
Ashraf
Dirgham Alviero 3th
Produksi
Starvision
Legacy Pictures
Produser
Chand Parwez Servia
Riza
Mithu Nisar
Sutradara Dinna Jasanti
Produser
Eksekutif Reza Servia
Amrit Dido Servia
Raza Servia
Lisbeth Simarmata
Produser
Lini Sara Kessing
Penulis
Skenario Rino Sarjono
Pengarah
Artistik Okie Yoga Pratama
Penata
Kamera Amalia Ts, ICS
Penyunting
Gambar Hendra Adhi Susanto
|
Penata Suara |
Aditya Trisnawan |
|
Perekam Suara |
Yusuf Patawari |
|
Penata Musik |
Hariopati Rinanto |
|
Penata Warna |
Chressandy Rorimpandey |
|
Penata VFX & Grafis |
In My Room |
|
Penata Rias |
Nathasa Agnes |
|
Penata Busana |
Angela Suri Nasution |
|
Penata Peran |
Arief Havidz Erik Arifin |
|
Perancang Poster |
Alvin Hariz |
|
OST |
Saat Kau
Telah Mengerti - Virgoun Selaras - Kunto
Aji & Nadin Amizah Jika Nanti - Raissa Anggiani |
Tentang Starvision
Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.
Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, Sekawan Limo, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna- meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.

Komentar
Posting Komentar