“Selamat Datang di Dunia Na Willa” Visinema Studios Luncurkan Official Trailer & Poster, Hadirkan Perayaan Terbesar untuk Keluarga di Lebaran 2026
Jakarta, 13 Februari 2026 — Menyambut Lebaran 2026, Visinema Studios resmi merilis official trailer dan poster film Na Willa,
sebuah film live action keluarga
yang mengajak penonton kembali melihat dunia dari sudut pandang anak-anak
dengan rasa ingin tahu yang jujur, imajinasi yang hidup, dan keajaiban yang
lahir dari hal-hal sederhana.
Lebaran menjadi momen pulang, berkumpul, dan merayakan keluarga. Tahun ini, Visinema Studios menghadirkan Na Willa sebagai sebuah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran. Sebuah ajakan untuk #JadiAnakAnak kembali, melepaskan sejenak peran orang dewasa, dan mengingat bagaimana dunia pernah terasa begitu besar, penuh warna, dan penuh keajaiban.
Lahir dari kreator film JUMBO yang sukses
menyentuh hati jutaan penonton Indonesia, Na Willa menjadi
debut film live action dari Ryan
Adriandhy, sekaligus kolaborasi kreatif dengan penulis
Reda Gaudiamo, yang novelnya menjadi dasar cerita film ini. Dengan pendekatan storytelling yang khas dan penuh empati, Na
Willa menghadirkan perspektif anak yang jarang diangkat dalam sinema keluarga
Indonesia.
Official poster Na Willa memperlihatkan dunia
imajinasi yang lahir dari mata seorang anak perempuan yang hidup di Indonesia
era 1960-an. Sementara itu, official trailer mengajak penonton masuk ke
pengalaman menjadi anak-anak kembali, saat ketidaktahuan bukan kelemahan,
melainkan pintu menuju petualangan.
Diproduseri oleh Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari,
serta diproduseri eksekutif oleh Herry B. Salim, Na Willa menegaskan komitmen Visinema Studios dalam menghadirkan produksi film keluarga bernilai tinggi, baik
dari sisi cerita, visual, maupun pengalaman menonton lintas generasi.
“Na Willa merupakan bentuk komitmen Visinema
Studios yang mengajak kita mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi
anak-anak. Ajakan untuk masuk dan merasakan sebuah dunia yang dibangun dengan
imajinasi, kejujuran, dan keberanian anak-anak,” ujar Anggia Kharisma, Produser Na Willa sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios.
“Untuk penonton dewasa, film ini seperti
perjalanan menelusuri memori masa kecil, tentang keluarga, tentang rumah, dan
tentang hal-hal sederhana yang dulu terasa begitu berarti. Sementara untuk
anak-anak, ini adalah ruang untuk bermain, berimajinasi, bernyanyi, dan
merayakan rasa ingin tahu mereka.”
Lebih lanjut, Anggia menegaskan bahwa Na
Willa dirancang sebagai tontonan yang aman dan hangat untuk semua kalangan.
“Na Willa adalah film yang paling aman untuk
semua orang, untuk anak-anak, untuk keluarga, dan juga untuk siapa pun yang
ingin kembali merasakan hangatnya keluarga dan masa kanak-kanak,” tambah Anggia.
Disutradarai sekaligus ditulis oleh Ryan Adriandhy, film ini menghadirkan dunia
anak tanpa menggurui.
“Sebagai orang dewasa, kita sering lupa
bagaimana dulu kita memandang dunia,” ujar Ryan.
“Lewat Na Willa, saya ingin mengajak penonton
melihat dunia dari mata anak-anak, mata yang jujur, penuh rasa penasaran, dan
selalu menemukan keajaiban dari apa pun yang dihadirkan dunia.”
Kolaborasi dengan penulis Reda Gaudiamo menjadi fondasi penting dalam
membangun semesta cerita Na Willa yang hangat dan reflektif.
“Sejak awal, Na Willa selalu berbicara
tentang keluarga dan proses saling belajar. Bukan hanya anak yang belajar
memahami dunia, tapi juga orang tua yang belajar memahami cara berpikir
anak-anak. Film ini menghadirkan nilai tentang tanggung jawab, rasa hormat, dan
menerima perbedaan dengan cara yang lembut dan membumi,” ungkap Reda.
Official Trailer Na Willa menghadirkan
potongan masa kecil yang begitu dekat dengan keseharian: memanggil teman dari
balik pagar, berlari di lapangan sambil menerbangkan layangan, hingga meneguk
minuman orange cruz yang “nyekrusss” di siang hari. Warna-warna yang ceria,
tawa lepas, serta kebebasan berimajinasi menjadi napas utama film ini,
mengingatkan bahwa kebahagiaan lahir dari hal-hal yang sederhana.
Seperti karya Visinema Studios lainnya, musik
kembali menjadi bagian penting dari film. Original soundtrack
berjudul “Sikilku Iso Muni” yang diciptakan Laleilmanino hadir sebagai lagu yang tidak
hanya nyaman didengar, tetapi juga dinyanyikan dan dirasakan bersama.
Film ini memperkenalkan Luisa Adreena sebagai Na Willa, bersama
jajaran pemeran anak berbakat lainnya: Freya Mikhayla (Farida), Azamy Syauqi
(Dul), dan Arsenio Rafisqy (Bud). Deretan pemeran dewasa seperti Junior Liem,
Irma Rihi, Melissa Karim, Ira Wibowo, Putri Ayudya, Nayla Purnama, Agla
Artalidia, hingga Ratna Riantiarno turut memperkaya cerita.
Bagi Luisa Adreena, Na Willa adalah
pengalaman yang penuh kehangatan. “Di
film ini aku banyak bermain dan berimajinasi. Mak sama Pak selalu ngajarin
dengan sabar. Rasanya kayak main, tapi juga belajar.” cerita Luisa Adreena.
Dalam kesempatan yang sama, Visinema Studios
juga mengumumkan bahwa film Na Willa akan menjadi pembuka
dari Na Willa Universe, sebuah semesta cerita yang
akan tumbuh dan menemani keluarga dan masyarakat Indonesia.
Na Willa akan tayang serentak di bioskop
seluruh Indonesia pada Lebaran 2026, sebagai sebuah perayaan hangat untuk semua orang, sebuah ajakan untuk
pulang, berkumpul, dan kembali #JadiAnakAnak.
***
Sinopsis
Film Na Willa adalah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran
Kisah tentang Na Willa, gadis enam tahun
penuh imajinasi, percaya gang kecil tempat tinggalnya adalah dunia penuh
keajaiban. Tapi ketika teman-temannya mulai bersekolah dan dunianya berubah, Na
Willa belajar bahwa bertumbuh berarti merelakan tanpa kehilangan rasa ingin
tahu dan imajinasinya.
Na Willa mengajak kita melihat kembali dunia
dari sudut pandang anak-anak: penuh imajinasi, keajaiban, dan rasa ingin tahu.
Film ini membawa keajaiban dalam dunia
sederhana yang dibuat untuk semua, untuk anak-anak, orang tua, dan siapa pun
yang rindu akan hangatnya keluarga dan masa kecil.
Catatan Produksi:
Judul Film : Na Willa
Genre | : Drama, Keluarga |
Sutradara | : Ryan Adriandhy |
Produser Eksekutif | : Herry B. Salim, Angga Dwimas Sasongko, Antonny Liem |
Produser | : Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari |
Ko-Produser | : Mia A. Santosa |
Produser Lini | : Tersi Eva Ranti |
Asisten Sutradara | : Mizam Fadilah Ananda |
Unit Manajer Produksi | : K. Dwi Prasetya |
Sinematografer | : Yadi Sugandi |
Desainer Produksi | : Sri Rini Handayani |
Penata Busana | : Astrid Rosiana Ishak |
Penata Rias | : Notje M. Tatipata |
Penata Suara | : Siti Asifa Nasution |
Penyunting | : Teguh Raharjo |
Komposer | : Ofel Obaja |
Pemeran | : Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, Putri Ayudya. |
TENTANG VISINEMA GROUP
Didirikan pada tahun 2008 oleh
sineas Indonesia, Angga Dwimas Sasongko, Visinema Group (Visinema) memiliki
visi untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk storytelling
di Indonesia dengan ekosistem storytelling yang
komprehensif. Visinema berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan dan
melahirkan konten, cerita, serta film yang menarik untuk dapat dinikmati oleh
para pecinta film dan publik di berbagai saluran dan platform.
Visinema memiliki Visinema Pictures
yang menghasilkan film-film layar lebar yang menghadirkan cerita-cerita yang
menarik dan impactful serta memberikan pengalaman sinematik terbaik bagi
para pecinta film; Visinema Studios yang fokus menghadirkan produksi-produksi
berkualitas untuk anak dan keluarga, serta animasi dan puppet
show; Visinema Content yang melahirkan konten berkualitas yang
dapat dinikmati di platform streaming; dan
Skriptura yang memberikan layanan script development dan scriptwriting.
Visinema sudah melahirkan sejumlah
portofolio IP (Intellectual Property) yang telah dinikmati oleh publik,
diantaranya adalah Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Filosofi Kopi, Surat Dari
Praha, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Keluarga Cemara, Generasi 90an:
Melankolia, Nussa, Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di Jakarta, Heartbreak Motel,
JUMBO, dan sejumlah IP box office lainnya
yang telah ditayangkan di layar bioskop, Nussa Official Series dan Domikado
yang dapat dinikmati di kanal YouTube, serta Pertunjukkan Panggung Musikal
Keluarga Cemara yang telah mendapatkan sambutan hangat dari publik. Visinema
semakin memperkuat posisinya dalam industri film dan kreatif Indonesia untuk
menjadi center of excellence dalam setiap bentuk karya yang
dihasilkan.








Komentar
Posting Komentar