Langsung ke konten utama

Film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa  Jadi Satu-Satunya Film Luna Maya di Tahun 2026

 



Jakarta, 12 Februari 2026 — Setelah tahun 2025 Luna Maya cukup sibuk berseliweran membintangi berbagai karakter di layar lebar, tahun ini menjadi tahun yang berbeda baginya. Luna Maya hanya akan bermain di satu judul film sepanjang tahun ini, yakni film horor terbaru persembahan Soraya Intercine Films,  SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa.

 

Ini adalah ketiga kalinya Luna memerankan karakter dari IP horor terbesar Indonesia, Suzzanna, dan memerankan karakter bernama Suzzanna, dan untuk pertama kalinya ia tak memerankan sosok hantu. Di film ini, ia akan beradu peran dengan aktor Pemenang 6 Piala Citra FFI, Reza Rahadian.

 

“Di film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa ini bisa dibilang aku lebih senang. Karena enggak jadi hantu, enggak jadi sundel bolong. Di sini Suzzanna berperan sebagai manusia full dari awal sampai akhir. Jadi itu yang membedakan dari film-film Suzzanna sebelumnya,” ujar Luna Maya.

 

Dalam memerankan Suzzanna, Luna menegaskan tantangannya adalah bagaimana menghidupkan Suzzanna sebagai karakter. Ia mencoba menampilkan marwah dari almarhum Suzzanna saat berakting.

 

“Bunda (Suzzanna) itu punya ciri khas sekali bagaimana beliau berakting, dialognya, penekanan intonasinya, dan pelafalan konsonan huruf tertentu. Itu yang selalu diingat-ingat. Aku juga lebih banyak mendengarkan kembali bagaimana beliau berbicara dan berdialog dalam klip-klip yang aku tonton,” ungkap Luna.

 

Luna pun berharap film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa bisa mendapat sambutan yang tinggi dari penonton Indonesia saat filmnya tayang pada momen Lebaran tahun ini.

 

“Di tahun 2026 ini, SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa jadi satu-satunya film saya. Jadi sampai sekarang, belum ada rencana apa-apa. Makanya jangan sampai enggak ditonton,” tambah Luna.

 

“Mudah-mudahan SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa bisa menjadi film Lebaran yang paling dinantikan dan bisa membawa seluruh keluarga untuk datang ke bioskop bersama-sama dengan orang tersayang,” tutup Luna.

 

Selain Luna Maya dan Reza Rahadian,film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa juga dibintangi oleh  suami almarhum Suzzanna Clift Sangra, Nai Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Andi/Rif, Budi Bima, Aziz Gagap, Ence Bagus, Sabar Bokir, Petrix Gembul, dan Piet Pagau.

Sebelumnya, universe Suzzanna dari Soraya Intercine Films telah meraih kesuksesan. Di antaranya, film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) meraih sukses blockbuster dengan raihan 3 juta lebih penonton. Selanjutnya, Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023) juga meraih sukses blockbuster dengan raihan 2 juta lebih penonton.

 

Tonton film  SUZZANNA: SANTET Dosa Di Atas Dosa pada Lebaran 2026 di bioskop Indonesia! Ikuti informasi terbaru tentang film SUZZANNA: SANTET Dosa Di     Atas    Dosa       melalui akun     Instagram         resmi @sorayaintercinefilms   dan @filmsuzzanna.official. 


 

***


Sinopsis

 

Suzzanna (Luna Maya) dicintai oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang kejam. Namun, karena haus kekuasaan, Bisman malah menyantet ayah Suzzanna hingga tewas. Dendam atas kematian sang ayah pun mendorong Suzzanna mempelajari ilmu Santet. Ketika balas dendam, Suzzanna menyadari kekuatan Bisman jauh lebih besar dari yang ia duga. Di tengah perjalanan, ia jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), pria taat agama yang tak mengetahui rahasianya. Hingga akhirnya, Suzzanna dihadapkan pada pilihan: meneruskan dendam, atau mempertaruhkan segalanya demi cinta!


 

Catatan Produksi:


Judul Film  : SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa
Produksi     : Soraya Intercine Films
Sutradara   : Azhar Kinoi Lubis
Penulis    : Ferry Lesmana, Jujur Prananto & Sunil Soraya
Produser     : Sunil Soraya
Genre           : Horor-Aksi
Pemain        : Luna Maya, Reza Rahadian, Clift 
                        Sangra, Nai Djenar Maesa Ayu, Adi 
                        Bing Slamet, El Manik, 
                        Yatti Surachman, Iwa K, Nunung,   
                        Andi/Rif, Budi Bima, Aziz Gagap, Ence
                        Bagus, Sabar Bokir,  Petrix Gembul,
                        dan Piet Pagau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...