Film Terbaru Rachel Amanda dan Iqbaal Ramadhan dari Sutradara Edwin, Monster Pabrik Rambut World Premiere di Hadapan Hampir 2000 Penonton dan Mendapatkan Respons Positif di Berlinale 2026
Film Monster Pabrik Rambut tayang di bioskop Indonesia tahun ini
Berlin, 17 Februari 2026 — Film terbaru rumah produksi Palari Films yang disutradarai Edwin, Monster Pabrik Rambut baru saja melakukan world premiere (penayangan perdana) di Berlin
International Film Festival (Berlinale) 2026. Tayang di program Berlinale
Special Midnight, world premiere Monster Pabrik Rambut berlangsung pada Sabtu,
14 Februari 2026 di Uber Eats Music Hall, Berlin, Jerman.
World premiere
juga turut dihadiri oleh sutradara Edwin, duo produser Meiske Taurisia dan
Muhammad Zaidy, serta jajaran pemeran Rachel Amanda, Iqbaal Ramadhan, Sal
Priadi, Luqman Hakim (Kak Kev) dan Aryani Willems.
Film Monster Pabrik
Rambut pun mendapat sambutan yang meriah di hadapan
hampir 2000 penonton! Sekaligus menggugah dan mengguncang penonton Berlinale,
saat film ini menghadirkan visual yang menyeramkan mulai dari teror ‘hantu’
hingga matinya satu per satu para buruh di pabrik rambut.
“Di film Monster Pabrik
Rambut saya mencoba mengeksplorasi berbagai gabungan
genre mulai dari horor, body-horror, dark comedy,
hingga fantasi. Melalui pendekatan film genre, saya ingin mengajak penonton
untuk berefleksi terhadap situasi yang terjadi saat ini, ketika hal seperti workaholic menjadi sebuah pujian, alih-alih
menjadi hal yang perlu kita kritisi,” ujar penulis dan
sutradara Edwin.
Cineuropa dalam
ulasannya menyebutkan, unsur kekerasan yang kocak sekaligus sadis yang ada di
film ini saja sudah cukup menjamin film ini mendapat tempat di berbagai
festival film genre internasional bergengsi. Namun, ada hal lain yang juga
ditawarkan film ini, selain unsur sadis dan horornya.
“Sisi yang lebih tenang dan sedih mengangkat
film ini lebih dari sekadar hiburan belaka. Ini seperti gaya Ken Loach namun
dengan kesurupan iblis dan mata yang dicungkil. Film genre terbaik selalu
menyembunyikan sesuatu yang lebih dari sekadar hantu masa lalu dan menyajikan
lebih dari sekadar adegan jumpscares,” tulis Cineuropa.
“Senang sekali Monster Pabrik
Rambut mendapat respons positif dari audiens
internasional di Berlinale. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk perjalanan
film ini dan mendapat respons positif juga saat tayang di Indonesia,” tambah pemeran Iqbaal Ramadhan.
Sebelumnya, para kru dan pemeran Monster Pabrik Rambut juga menghadiri Opening
Gala Berlinale ke-76 yang berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026. Sementara
itu, film Monster Pabrik Rambut masih akan tayang di Berlinale sebanyak lima kali hingga 22 Februari
2026 di berbagai lokasi berlangsungnya festival.
Program Berlinale Special Midnight merupakan
program khusus di Berlinale yang mengkurasi karya-karya inovatif dan beragam
dari berbagai dunia, termasuk film-film genre.
Film ini ditulis Edwin bersama Eka Kurniawan
dan Daishi Matsunaga. Diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy, Monster Pabrik Rambut menjadi ko-produksi
internasional antara Indonesia (Palari Films dan Beacon Film), Singapura
(Giraffe Pictures), Jepang (Hassaku Lab), Jerman (In Good Company), dan Prancis
(Apsara Films).
Sebelumnya, film panjang kedua Edwin, Kebun Binatang (Postcards from the
Zoo, 2012) berkompetisi di program utama (Main
Competition) Berlinale ke-62. Film
Aruna & Lidahnya (2018) juga pernah ditayangkan di Berlinale dalam program Culinary
Cinema. Film pendeknya, Trip to the Wound (2007) juga turut ditayangkan di Berlinale 2009.
Film Monster Pabrik
Rambut (Sleep No More) segera tayang di bioskop Indonesia tahun 2026! Ikuti terus
perkembangan terbaru tentang film horor fantasi Monster Pabrik
Rambut (Sleep No More) persembahan Palari Films melalui akun Instagram resmi
@palarifilms.
***
Tentang Palari Films
Palari Films adalah perusahaan produksi film
yang didirikan pada tahun 2016 di Jakarta, dipimpin oleh produser Meiske
Taurisia dan Muhammad Zaidy. Palari Films menandai terobosan baru dalam
perfilman Indonesia dengan memenangkan Golden Leopard, penghargaan tertinggi di
Festival Film Locarno ke-74 dengan film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar
Tuntas”.
Beberapa film yang pernah diproduksi Palari
Films adalah “Kabut Berduri” (Netflix Original Indonesia, 2024) mendapatkan 12
nominasi Piala Citra 2024 dan berhasil menduduki peringkat 2 dalam Daftar
Global Netflix Top 10 Film Non-English pada periode dua pekan tayang.
Sebelumnya “Dear David” (2023), omnibus “Piknik Pesona” (2022), “Ali &
Ratu-Ratu Queens” (2021), “Aruna & Lidahnya” (2018), “Posesif” (2017).
Palari Films berusaha untuk selalu menghasilkan karya-karya yang unik dan
berkualitas.





Komentar
Posting Komentar