Langsung ke konten utama

Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota Indonesia, Tiket Jakarta Sold Out dan Sejumlah Kota Hampir Habis

 Film Na Willa akan tayang lebih dulu  pada Minggu, 15 Maret 2026 di 22 kota




Jakarta, 11 Maret 2026 — Setelah mendapat sambutan hangat dan respons positif dari rangkaian special screening bersama para orang tua, anak-anak, hingga para sinefil, film terbaru persembahan Visinema Studios, Na Willa, akan tayang lebih dulu di 22 kota di Indonesia pada Minggu, 15 Maret 2026. Program Nonton Duluan Na Willa menjadi cara Visinema untuk mengajak keluarga Indonesia merayakan kegembiraan Lebaran lebih awal sekaligus berkenalan dengan dunia Na Willa sebelum filmnya resmi tayang.

 

Antusiasme penonton terhadap Na Willa terlihat sangat tinggi. Hingga saat ini tiket program Nonton Duluan di Jakarta telah sold out, sementara penjualan di Bandung dan Depok juga hampir habis.

Para penonton yang telah menyaksikan film ini juga memberikan respons yang sangat positif. Banyak yang merekomendasikan Na Willa sebagai film yang menghadirkan rasa bahagia, fun, hidup, dan hangat untuk ditonton bersama keluarga. Sebagai film keluarga, Na Willa tidak hanya ditujukan untuk anak-anak, tetapi juga menghadirkan kedalaman emosional yang dapat dirasakan oleh penonton dari berbagai usia.

“Masuk dunia Na Willa, best banget sih. Hatiku penuh banget, kayak dipeluk. Sepanjang nonton senyum,” kata reviewer film @cinemuach usai special screening film Na Willa.

 

“Bagian parenting-nya relate banget, meski set-nya itu di tahun ‘60-an tapi masih sangat terasa buat orang-orang yang nonton dan hidup di masa sekarang,” kata akun review film @WatchmendID.

 

Bukan cuma menghibur anak-anak, namun masuk ke dunia Na Willa juga terbukti sangat menyenangkan bagi penonton yang sudah dewasa. Sutradara film Na Willa Ryan Adriandhy pun mengungkapkan perasaan bahagianya saat film Na Willa mendapat respons positif dari penonton yang sudah lebih dulu menonton.

 

“Teman-teman yang berkesempatan nonton film Na Willa duluan lewat undangan exclusive screening telah mengutarakan ulasan dan perasaan mereka atas film kami. Dan hati kami tidak bisa lebih hangat lagi. Terima kasih banyak. Mari ikut masuki dunia Na Willa yang akan membuatmu merasa jadi anak-anak lagi,” ujar sutradara Ryan Adriandhy.

 

“Harapannya, Na Willa menjadi film keluarga yang juga menjadi film Lebaran yang dipilih oleh seluruh keluarga Indonesia,” tambah Ryan.

 

Berikut adalah daftar bioskop di 22 kota di Indonesia yang akan menjadi lokasi Nonton Duluan Film Na Willa:

 

1.      Bandung (CGV BEC)

2.     Banjarmasin (Studio XXI)

3.     Bekasi (KCM Jati Asih)

4.     Bogor (Cibinong City XXI)

5.     Cirebon (CSB XXI)

6.     Denpasar (Level 21 XXI)

7.     Depok (CGV Dmall)

8.     Jakarta (Blok M XXI)

9.     Kupang (Transmart Kupang XXI)

10.  Lampung (Malkartini XXI)

11.   Makassar (Panakkukang XXI)

12.  Malang (Cinepolis Malang Town Square)

13.  Medan (Cinepolis Plaza Medan Fair)

14.  Padang (CGV Raya Padang)

15. Pekanbaru (Cinepolis Living World Pekanbaru)

16.  Pontianak (Ayani XXI)

17.  Purwokerto (Rajawali Cinema)

18.  Semarang (Cinepolis Java Supermall)

19.  Solo (Solo Paragon XXI)

20. Surabaya (Tunjungan XXI)

21.  Tangerang (Tang City XXI)

22. Yogyakarta (Jwalk Mall)

 









Dijual secara terbatas, pembelian tiket Nonton Duluan Na Willa sudah bisa dibeli mulai Senin, 9 Maret 2026. Pembelian tiket bisa melalui aplikasi M-Tix, CGV, Cinepolis, dan KCMTix. Serta website CGV, bioskopkcm.com, dan rajawalicinema.bigtix.io/en. Penonton juga bisa membeli tiket langsung di bioskop untuk menonton di Cinepolis, KCM, dan Rajawali Cinema.






 

Tonton petualangan yang penuh imajinasi, keajaiban, dan kehangatan yang akan membawa kita pulang menjadi anak-anak pada Lebaran bersama film Na Willa pada Lebaran 2026 di bioskop Indonesia! Dan Nonton Duluan Film Na Willa, Minggu, 15 Maret 2026.

 

***


Sinopsis

 

Film Na Willa adalah perayaan terbesar untuk keluarga saat Lebaran


Kisah tentang Na Willa, gadis enam tahun penuh imajinasi, percaya gang kecil tempat tinggalnya adalah dunia penuh keajaiban. Tapi ketika teman-temannya mulai bersekolah dan dunianya berubah, Na Willa belajar bahwa bertumbuh berarti merelakan tanpa kehilangan rasa ingin tahu dan imajinasinya.

 

Na Willa mengajak kita melihat kembali dunia dari sudut pandang anak-anak: penuh imajinasi, keajaiban, dan rasa ingin tahu.

 

Film ini membawa keajaiban dalam dunia sederhana yang dibuat untuk semua, untuk anak-anak, orang tua, dan siapa pun yang rindu akan hangatnya keluarga dan masa kecil.


Catatan Produksi:


Judul Film                  

: Na Willa

Genre                          

: Drama, Keluarga

Sutradara                   

: Ryan Adriandhy

Produser Eksekutif 

: Herry B. Salim, Angga Dwimas Sasongko, Antonny Liem

Produser                     

: Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari

Ko-Produser              

: Mia A. Santosa

Produser Lini             

: Tersi Eva Ranti

Asisten Sutradara     

: Mizam Fadilah Ananda

Unit Manajer Produksi

: K. Dwi Prasetya

Sinematografer          

: Yadi Sugandi

Desainer Produksi 

: Sri Rini Handayani

Penata Busana           

: Astrid Rosiana Ishak

Penata Rias                

: Notje M. Tatipata

Penata Suara              

: Siti Asifa Nasution

Penyunting                 

: Teguh Raharjo

Komposer                   

: Ofel Obaja 

Pemeran                     

: Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi,  

  Arsenio Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira  

  Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla 

  Artalidia, Putri Ayudya dan Ratna Riantiarno.

 


TENTANG VISINEMA GROUP

Didirikan pada tahun 2008 oleh sineas Indonesia, Angga Dwimas Sasongko, Visinema Group (Visinema) memiliki visi untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk storytelling di Indonesia dengan ekosistem storytelling yang komprehensif. Visinema berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan dan melahirkan konten, cerita, serta film yang menarik untuk dapat dinikmati oleh para pecinta film dan publik di berbagai saluran dan platform. 

 

Visinema memiliki Visinema Pictures yang menghasilkan film-film layar lebar yang menghadirkan cerita-cerita yang menarik dan impactful serta memberikan pengalaman sinematik terbaik bagi para pecinta film; BION Studios yang menghadirkan cerita-cerita hyperlocal dan trending di masyarakat; Visinema Studios yang fokus menghadirkan konten berkualitas untuk anak dan keluarga, serta animasi dan puppet show; Visinema Content yang melahirkan konten berkualitas yang dapat dinikmati di platform streaming; dan Skriptura yang memberikan layanan script development dan scriptwriting. 

 

Visinema sudah melahirkan sejumlah portofolio IP (Intellectual Property) yang telah dinikmati oleh publik, diantaranya adalah Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Keluarga Cemara, Generasi 90an: Melankolia, Nussa, Mencuri Raden Saleh, 13 Bom di Jakarta, Heartbreak Motel dan sejumlah IP box office lainnya yang telah ditayangkan di layar bioskop, Nussa Official Series dan Domikado yang dapat dinikmati di kanal YouTube, serta Pertunjukkan Panggung Musikal Keluarga Cemara yang telah mendapatkan sambutan hangat dari publik. Visinema semakin memperkuat posisinya dalam industri film dan kreatif Indonesia untuk menjadi center of excellence dalam setiap bentuk karya yang dihasilkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...