Langsung ke konten utama

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? Persembahan Rumah Produksi Five Elements Pictures dan Disutradarai Kuntz Agus, Tayang di Bioskop Nasional Mulai 9 April 2026

 Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? diadaptasi dari buku mega best-seller karya Khoirul Trian




Jakarta, 3 April 2026 - Sutradara Kuntz Agus kembali melahirkan sebuah film drama keluarga mengharukan berjudul Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Film ini merupakan film layar lebar perdana produksi Five Elements Pictures bekerjasama dengan Kults Creative, diproduseri oleh Soemijato Muin dan Ody Mulya Hidayat dengan penulis skenario Oka Aurora dan Kuntz Agus. Adaptasi dari dari buku mega best-seller berjudul sama karya Khoirul Trian ini siap menyapa penonton di bioskop tanah air mulai 9 April 2026.

 

Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? berkisah tentang DIRA (Mawar de Jongh) dan DARIN (Rey Bong) yang seiring mereka tumbuh dewasa, menyadari bahwa peran ayah mereka, YUDI (Dwi Sasono), yang dulu selalu ada untuk mereka, kini semakin menjauh. Film ini adalah tentang mereka yang mencoba menemukan arah baru demi belajar melangkah sendiri. Melalui kisah Dira dan Darin, film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? akan membawa penonton dalam perjalanan mencari jawaban untuk setiap hati yang kehilangan kompasnya.


Dwi Sasono

Unique Priscilla

Buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? yang ditulis Khoirul Trian memberi dampak yang besar bagi pembacanya. Kesuksesannya memperlihatkan bahwa ada begitu banyak keresahan terhadap sosok Ayah yang selama ini terpendam, yang ketika dibicarakan ternyata menyentuh dan menggerakkan banyak sekali hati. “Keresahan ini yang membuat kami merasa buku ini punya potensi besar untuk divisualisasikan dalam format film layar lebar. Dan menurut kami, Kuntz Agus adalah sutradara paling tepat saat ini yang mampu menghadirkan luapan-luapan emosi hangat dan haru untuk memberi suara kepada sosok ayah yang selama ini masih kurang kita dengarkan,” ujar Soemijato Muin, produser Five Elements Pictures.


Mawar de Jongh

Azamy Syauqi

Proses pengembangan naskah film ini termasuk yang cukup panjang dan hal ini harus dilalui demi mencapai hasil yang terbaik. “Investasi waktu yang kami berikan untuk proses penulisan skenarionya cukup besar dan menurut kami layak dan perlu dilakukan agar kami bisa memberikan yang terbaik. Begitu pula untuk proses casting. Dengan cermat kami pertimbangkan agar suara dan pesan dari cerita ini tersampaikan dengan baik,” ujar produser Ody Mulya Hidayat. “Dan kami senang sekali dengan hasilnya, ensemble aktor yang terpilih telah memberikan kekuatan acting terbaiknya untuk menghidupkan karakter-karakter dalam film ini,” lanjutnya. Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? dibintangi oleh Mawar de Jongh, Rey Bong, Dwi Sasono, Unique Priscilla, Baskara Mahendra, Kiara Mckenna, Dinda Kanyadewi, dan Azami Syauqi.




“Sebuah kehormatan bagi saya saat dipercaya untuk menggarap adaptasi buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Dari tahap pengembangan naskah, persiapan sampai proses produksi dan paska produksi, saya merasakan bentuk kolaborasi yang menyenangkan bersama Five Elements Pictures, di mana saya diberi ruang kreatif yang luas untuk berkarya,” tutur sutradara Kuntz Agus. “Film ini adalah ungkapan hati, tidak hanya dari seorang anak kepada ayahnya, namun juga sebaliknya. Ia menjadi sebuah representasi pengalaman nyata bagi banyak keluarga. Semoga film ini dapat membuka ruang untuk saling mendengarkan, memahami, dan memaafkan dalam keluarga.”

 

Diproduksi oleh Five Elements Pictures dan Kults Creative serta didukung oleh IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures, film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? akan tayang di bioskop seluruh tanah air mulai 9 April 2026. Ikuti terus perkembangan film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? melalui akun-akun resmi media sosialnya.


 

SINOPSIS

Kenangan masa kecil DIRA (Mawar de Jongh) dan DARIN (Rey Bong) bersama ayah dan ibunya, YUDI (Dwi Sasono) dan LIA (Unique Priscilla), manis dan sederhana, namun di bawahnya tersimpan kekosongan yang menunggu pemicu. Seiring mereka tumbuh besar, Yudi kian menjadi sosok ayah yang hadir secara fisik, namun absen emosi. Saat sebuah kecelakaan fatal menimpa Lia yang selama ini menjadi pencari nafkah utama, kekosongan itu meledak dan membuka pintu pada kerapuhan yang selama ini disembunyikan: hutang yang menumpuk, ketidakpastian, dan kebenaran yang tidak lagi bisa ditutup dengan senyum. Kondisi ini memaksa Dira dewasa lebih cepat, namun ia tidak punya arah. Ini adalah kisah perjalanan mencari jawaban untuk setiap hati yang kehilangan kompasnya.


 

INFORMASI FILM

Director                            : Kuntz Agus

Script Writers                  : Oka Aurora

                                            Kuntz Agus

Producer                          : Ody Mulya Hidayat

Producer Creative           : Soemijato Muin

 

Director of Photography: Fahrul Tri Hikmawan

Art Director                     : JB Adhi Nugroho

Music Director                : Ricky Lionardi

Editor                                : Gregorius Arya Dhipayana

Wardrobe & Stylist          : Hagai Pakan

Make Up & Hair Do         : Astrid Sambudiono

 

CAST

Mawar de Jongh               sebagai Dira

Rey Bong                           sebagai Darin

Dwi Sasono                       sebagai Yudi

Unique Priscilla                sebagai Lia

Baskara Mahendra          sebagai Bumi

Kiara Mckenna                 sebagai Nesya

Dinda Kanyadewi             sebagai Anita

Azami Syauqi                   sebagai Damar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...