Langsung ke konten utama

Film Musikal Batak dari Sutradara Bene Dion Rajagukguk, Produksi Terbaru dari Imajinari, “PULANG KAMPUNG” Mengumumkan Jajaran Pemain Jelang Dimulainya Proses Shooting


 

Jakarta, 18 April 2026 - Setelah mendapat perhatian sejak diperkenalkan di JAFF Market 2025 lalu, rumah produksi Imajinari hari ini secara resmi mengumumkan film layar lebar terbarunya, PULANG KAMPUNG, sebuah film musikal Batak yang disutradarai dan ditulis oleh Bene Dion Rajagukguk. Kali ini, Bene akan menjabat posisi sutradara bersama ko-sutradara Kristo Immanuel dan akan kembali bekerjasama dengan musisi, produser, dan komposer Viky Sianipar sebagai Penata Musik.


Ernest Prakasa - Producer

 

“Saat Bene pitch idenya untuk menggarap sebuah film musikal Batak, kami langsung tertarik. Kami di Imajinari selalu ingin membuat karya-karya original dan PULANG KAMPUNG sejalan dengan visi ini. Film musikal merupakan genre baru buat kami, tapi bukan hal baru di industri film kita dan belakangan ini, apresiasi terhadap karya musikal semakin besar. Kami melihat ini akan menjadi peluang yang baik bagi kami untuk belajar dan mengeksplorasi”, ujar Ernest Prakasa, produser Imajinari.


Dipa Andika - Producer

 

Film PULANG KAMPUNG berkisah tentang DANIEL, seorang pemuda Batak kelahiran Jakarta, yang dipaksa menjadi caleg oleh orang tuanya untuk mewakili tanah kelahiran ayahnya, seorang pengacara sukses. Tapi ketika pulang kampung, ia justru jatuh cinta pada ULI, gadis lokal yang membantunya mempelajari tentang keindahan budaya tanah Batak. Setelah melewati proses casting, terpilih dua talenta muda berpotensi besar yang akan memerankan dua karakter utama film ini. Mereka adalah Axelo Nababan yang akan berperan sebagai Daniel dan Vanessa Zee sebagai Uli. Keduanya adalah jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke-13. Film PULANG KAMPUNG akan menjadi debut akting layar lebar bagi Axelo Nababan, setelah sebelumnya sempat berperan dalam sinetron, dan debut akting bagi Vanessa Zee. Selain mereka berdua, film ini juga mengumumkan penyanyi Judika yang akan ambil bagian dalam jajaran pemeran.


Bene Dion - Director

Kristo Immanuel - Co Director



 

“Axelo dan Vanessa tidak hanya menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam menyanyikan lagu-lagu Batak, tapi juga memiliki bakat dan keinginan kuat untuk mendalami dunia akting,” jelas sutradara Bene tentang alasan di balik pemilihan Axelo dan Vanessa sebagai dua pemeran utama.

 

Setelah skenario PULANG KAMPUNG rampung digarap oleh Bene Dion, film kemudian memasuki tahap persiapan di mana proses reading serta latihan koreografi tari dan rekaman lagu dilakukan. Diumumkan hari ini dalam konferensi pers bahwa film musikal PULANG KAMPUNG akan mulai memasuki tahap produksinya pada 23 April 2026 dan akan berlangsung selama 26 hari yang akan dilakukan di Sumatera Utara, yaitu sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir, serta di Jakarta.

 

“Tantangan terberat dalam film PULANG KAMPUNG ini adalah mempertahankan fokus untuk mempersiapkan semua elemen dalam jangka waktu yang sangat panjang. Kalau biasanya film saya sebelumnya dipersiapkan selama 2-3 bulan sebelum shooting, maka film ini membutuhkan waktu 6 bulan,” ucap Bene. “Film ini juga punya tim yang tidak ada di film saya yang lain, seperti vocal coach, koreografer tari, dan komposer lagu-lagu yang akan dinyanyikan dalam adegan-adegan musikal film ini.”


Viky Sianipar - Penata Musik

 

Sejumlah lagu tradisional Batak akan diaransemen ulang oleh Viky Sianipar, memadun ok kan unsur tradisional dengan sentuhan modern serta mengubahnya menjadi sebuah sajian karya yang terdengar baru dan segar. "PULANG KAMPUNG akan menjadi film musikal Batak pertama di Indonesia dan itu langsung membuat saya ingin terlibat. Film ini menghidupkan kembali lagu-lagu tradisional Batak melalui aransemen baru yang segar. Lebih dari itu, saya melihat film ini sebagai ruang lahirnya aktor-aktor baru dari Batak yang selama ini masih jarang sekali," ujarnya.


Axelo Nababan - Cast


Vanessa Zee - Cast


Judika - Cast

Film musikal PULANG KAMPUNG adalah produksi Imajinari, disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk dan ko-sutradara Kristo Immanuel, penulisan skenario oleh Bene Dion Rajagukguk, dari produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika. Dibintangi oleh Axelo Nababan, Vanessa Zee, dan Judika.



Ikuti terus perjalanan film musikal PULANG KAMPUNG melalui akun-akun media sosial resminya.

 

Akun Resmi:

      Instagram: @imajinari.id

      TikTok: @imajinari.id

      YouTube: Imajinari

 

***

 

Tentang Imajinari

Imajinari adalah studio film muda di Indonesia yang menitikberatkan pada cerita yang segar dan berpijak pada visi kreatif sutradara. Rekam jejak Imajinari diantaranya adalah film “AGAK LAEN: MENYALA PANTIKU!” yang menjadi film terlaris sepanjang masa di Indonesia dengan perolehan lebih dari 11 juta penonton, film mega box office “AGAK LAEN” yang meraih lebih dari 9,1 juta penonton, serta  “Jatuh Cinta Seperti Di Film Film” yang memenangkan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Utama Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia tahun 2024.

 

Didirikan oleh duo Ernest Prakasa & Dipa Andika, Imajinari memulai debutnya melalui film “Ngeri-Ngeri Sedap” (2022), sebuah film yang kemudian menjadi Official Selection Indonesia untuk Academy Awards 2023.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA

PELUNCURAN FILM PANGGUNG TERLARANG & SLIDE FILM TERBARU BINTANG CAHAYA SINEMA Bintang Cahaya Sinema berkolaborasi dengan Komunitas Bogor Bamora dan Pictlock Cinema Jakarta, 11 April 2026 - Bintang Cahaya Sinema mempertegas langkah strategisnya dalam membangun industri film Indonesia yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Press Conference film "Panggung Terlarang". Momentum ini tidak hanya menjadi peluncuran karya, tetapi juga pemaparan komprehensif atas arah kreatif, peta proyek, serta strategi ekspansi global perusahaan melalui partisipasi di Marché du Festival de Cannes. Di mana tahun ini adalah tahun ke-3 Bintang Cahaya Sinema membuka booth di Marché du Festival de Cannes. Sebagai rumah produksi yang berorientasi pada pembangunan intellectual property (IP) jangka panjang, Bintang Cahaya Sinema mengembangkan portofolio proyek secara terstruktur mengintegrasikan kekuatan narasi, relevansi sosial, serta potensi komersial lintas platform dalam satu kerang...

“SUAMIKU LUKAKU” RILIS TRAILER, ANGKAT KISAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG KERAP TERSEMBUNYI DI BALIK CITRA KELUARGA HARMONIS

Original Soundtrack oleh Kris Dayanti berjudul “Aku Bangkit” hadir sebagai penguat emosi cerita Jakarta, 1 Mei 2026 – Rumah produksi SinemArt resmi merilis trailer perdana film terbarunya, SUAMIKU LUKAKU , sebuah film drama yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap tersembunyi di balik citra keluarga yang tampak harmonis. Kisah yang diangkat dalam SUAMIKU LUKAKU pun terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, menjadikannya cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat. Melalui trailer ini, penonton diperlihatkan dinamika hubungan Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong) yang dipenuhi kekerasan, baik fisik yang meninggalkan luka terlihat maupun kekerasan verbal yang menghadirkan luka batin mendalam. Dalam trailernya, Irfan digambarkan sebagai sosok yang dipandang sebagai pemuka agama di lingkungan sekitarnya, mengikuti jejak ayahnya, sehingga citra yang dibangun di hadapan publik berbanding terbalik dengan realitas...

​"Teror Tak Kasat Mata: 'Asrama Putri' Siap Hantui Bioskop Mulai 19 Februari 2026"

  Industri film horor tanah air kembali memacu adrenalin lewat sebuah karya terbaru yang diangkat dari kisah nyata. Jakarta, 14 Februari 2026 - Berlatar disebuah di sebuah kampus ternama di Bogor, film 'Asrama Putri' siap mengungkap misteri kelam di balik jeritan tengah malam para mahasiswi. Diperankan oleh Samuel Rizal dan Dea Annisa, film garapan sutradara Wishnu Kuncoro ini menjanjikan horor psikologis tanpa mengandalkan jump scare semata. Akankah misteri masa lalu yang melibatkan dendam arwah bernama Sally ini terungkap? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Bagi kamu pecinta horor yang merindukan ketegangan atmosferik, film 'Asrama Putri' resmi merilis jadwal tayangnya pada 19 Februari 2026 mendatang. Bukan sekadar horor biasa, film produksi Puras Production ini disebut-sebut mengangkat isu sosial dan realitas kampus yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Dea Annisa dan Mawar Butterfly, mari kita bedah sinopsi...